AYOJAKARTA.COM – Salah satu bawahan Teddy Minahasa yang terlibat dalam kasus narkoba memunculkan alasan relasi kuasa seperti yang dilakukan oleh terpidana Richard Eliezer dalam kasus pembunuhan Yosua.
Persidangan alot Teddy Minahasa masih terus berlanjut, meskipun sudah ditetapkan sebagai terdakwa dan sudah dimunculkan sejumlah barang bukti tetapi ia tetap mengelak telah melakukan penjualan narkoba.
Irjen Pol Teddy Minahasa merupakan Kapolda Sumetara Barat yang diduga melakukan penilapan sabu sitaan milik Polri dan kemudian menjualnya.
Baca Juga: Geger! Kementerian Keuangan Kembali Copot Jabatan Pejabat Pamer Harta, Kali Ini Siapa?
Setelah ditetapkan menjadi tersangka Teddy Minahasa langsung dicopot dari jabatannya. Dalam operasi penjualan sabu ini ia melibatkan mantan Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara.
Dody menuruti permintaan dari Teddy Minahasa untuk mencari pembeli sabu yang dimiliki oleh Teddy. Ia mengaku bahwa melakukan hal tersebut karena merasa takut akan jabatan dari Irjen Pol Teddy Minahasa.
“Beliau ini pendendam, Yang Mulia, saya takut. Saya hampir depresi, kemudian beliau mantan ajudan Wapres, jaringan beliau luas, jenderal tercepat, saya takut cuma AKBP,” ujar Dody pada sidang Senin (27/2/2023).
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Metro TV (2/3/2023), secara garis besar Dody hanya menjalankan apa yang disampaikan oleh Teddy Minahasa karena adanya relasi kuasa.
Asep Iwan Iriawan sebagai Pakar Hukum Pidana membenarkan jika ada relasi kuasa dalam kasus narkoba ini.
Tapi ada juga kemungkinan bahwa Teddy Minahasa dan Dody Prawiranegara merupakan sindikat pengedaran narkoba.
“Kalau relasi kuasa itu karena anak buah takut sama atasan, itu mungkin. Tapi juga mungkin juga, sekali lagi mungkin ya, awal juga sindikat ini bergerak,” ujar Asep.
Karena diketahui bahwa selama ini kerap kali ditemukan jaringan pengedaran narkoba yang justru dilakukan oleh oknum-oknum yang memiliki kuasa.
“Sering saya katakan dari dulu ya bahwa yang punya kuasa, anak buah melakukan sampai bawah, sampai bawah, mungkin. Mungkin juga karena ketakutan, atau mungkin juga karena ikut serta, melibatkan pihak luar kan,” ungkap Asep.
“Ini kan sudah sering saya katakan jaringan narkoba itu kan selalu di backing dari mulai tingkat atas sampai tingkat bawah,” lanjutnya.
Diketahui bahwa dalam kasus pembunuhan Yosua, Richard Eliezer telah melakukan penembakan tetapi dengan alasan melakukan teindakan tersebut karena ada perintah dari atasannya yaitu Ferdy Sambo.
Alasan tersebut menjadi salah satu alasan dirinya akhirnya mendapatkan vonis ringan. Namun dalam kasus narkoba Teddy Minahasa ini belum diketahui apakah Hakim akan mempertimbangkan relasi kuasa yang ada, karena persidangan masih akan terus berlanjalan.***

Share this article
Salah satu bawahan Teddy Minahasa yang terlibat dalam kasus narkoba memunculkan alasan relasi kuasa seperti RIchard eliezer?