AYOJAKARTA.COM - Belakangan ini masyarakat Indonesia tengah akrab dengan guncangan gempa yang melanda hampir seluruh wilayah Indonesia.
Namun beberapa gempa bumi tersebut disebabkan tidak hanya karena aktivitas bertemunya tiga lempeng yang berada di Indonesia, namun beberapa disebabkan oleh aktivitas sesar.
Gempa bumi yang disebabkan oleh jalur patahan disebut juga dengan sesar yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Baca Juga: Waspada! Sesar Baribis, Gempa Dahsyat Ancam Jakarta dan Bekasi
Dalam sebuah cuitan pada akun Twitternya, Daryono (Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG) menjelaskan bahwa sesar merupakan rekahan atau lempeng kerak bumi yang bergeser.
Lebih lanjut, Daryono mengatakan mengenai sesar dalam wawancara team Ayojakarta.com (12/12/2022) bahwa sesar merupakan bagian dari kulit bumi yang patah.
Di Indonesia khususnya Pulau Jawa terdapat 7 sesar aktif yang sewaktu-waktu dapat menyebabkan terjadinya gempa bumi salah satunya adalah sesar cugenang penyebab gempa bumi Cianjur yang baru-baru ini teridentifikasi oleh ahli.
Dikutip AyoJakarta.com dari channel YouTube Geography Channel (21/1/2023), ada beberapa sesar aktif yang berada Pulau Jawa antara lain Cimandiri, Baribis, Lembang, Semarang, Opak, Kendeng, dan Cugenang.
1. Sesar Cimandiri
Sesar Cimandiri merupakan sesar aktif yang melintasi Padalarang hingga Pelabuhan Ratu.
Sesar Cimandiri awalnya diduga sebagai penyebab gempa bumi yang melanda Kabupaten Cianjur.
Sesar Cimandiri ini diperkirakan memiliki panjang mencapai 100 kilometer.
Baca Juga: Potensi Gempa Megathrust 8,9 Sesar Baribis, Siapkah 29 Juta Jiwa Penduduk Jakarta?
2. Sesar Baribis
Sesar Baribis merupakan sesar yang selama ini banyak dibahas oleh para ahli.
Pasalnya sesar Baribis ini diprediksi akan menyebabkan bencana besar yang melanda wilayah Megapolitan Jabodetabek yang dihuni hampir 11 persen penduduk Indonesia.
Sesar ini terletak di sebelah utara dari Cimandiri, berada disepanjang Majalengka hingga ke Subang.
Panjang sesar Baribis ini diperkirakan 100 km.
Baca Juga: Potensi Gempa Megathrust 8,9 Sesar Baribis, Siapkah 29 Juta Jiwa Penduduk Jakarta?
3. Sesar Lembang
Dikutip dari puslitbang.bmkg.go.id Sesar Lembang merupakan sesar aktif yang berlokasi memanjang dari Gunung Manglayang di sebelah timur hingga Cisarua di sebelah Barat.
Panjang sesar yang diperkirakan masih aktif ini adalah 22 kilometer.
Baca Juga: BMKG Ungkap 8 Sesar Aktif yang Mengelilingi Indonesia, Rawan Sebabkan Gempa dan Tsunami, Mana Saja?
4. Sesar Semarang
Sesar Semarang letaknya sejajar dengan sesar Kaligarang, posisinya dari arah utara hingga selatan.
Letak sesar Semarang ini berada di daerah Gajahmungkur di sebelah utara sampai Gunung Swakul di sebelah selatan.
Baca Juga: 12 Desa Ditetapkan Sebagai Zona Terlarang Akibat Sesar Cugenang, BMKG Larang Hal Berikut!
5. Sesar Opak
Dikutip dari geologi.go.id sesar Opak digambarkan oleh dosen UGM Wartono Raharjo sebagai normal yang memisahkan dataran tinggi perbukitan Wonosari dengan dataran rendah Yogyakarta yang terisi oleh endapan Merapi yang masih muda.
6. Sesar Kendeng
Dikutip dari jurnal sains ITS, Sesar Kendeng melintang sejauh kurang lebih 300 kilometer dari selatan Semarang, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur.
Penelitian terbaru yang dipublikasikan di Geophysical Research Letter mengungkap bahwa sesar Kendeng bergerak aktif dengan pergerakan 5 milimeter per tahun dan menjadi sumber gempa di wilayah Jawa Timur.
Baca Juga: 7 Alternatif Pemanfaatan Lahan di 4 Kecamatan Zona Terlarang Sesar Cugenang: RTH hingga Wisata!
7. Sesar Cugenang
Sesar Cugenang merupakan sesar baru yang menyebabkan terjadinya gempa di Kabupaten Cianjur lalu.
Sesar ini melintasi sembilan desa dan delapan desa diantaranya berada di Kecamatan Cugenang oleh karena itu disebutnya sebagai sesar Cugenang.
Demikianlah tujuh Sesar yang berada disepanjang Pulau Jawa yang dinyatakan aktif oleh para ahli.***