AYOJAKARTA.COM - Richard Eliezer atau Bharada E memang selalu mencuri perhatian masyarakat sejak pertama kali kasus pembunuhan Brigadir J muncul.
Hal itu karena Richard Eliezer dinilai memiliki kejujuran yang tinggi dalam mengungkap perkara tersebut.
Tak hanya Richard Eliezer, sopir Ferdy Sambo yakni Kuat Maruf pun tak luput dari sorotan publik.
Kuat Maruf dan Richard Eliezer kerap terlihat beradu argumen ketika di persidangan.
Keduanya selalu nampak berlawanan ketika menuturkan kesaksiannya masing-masing.
Namun ada yang menarik saat jeda di persidangan.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube @yocelin0112, terekam momen ketika Bharada E memberikan sebotol air mineral kepada Kuat Maruf.
Dalam short video tersebut nampak keduanya mengenakan kemeja berwarna putih.
Awalnya Kuat Maruf sedang berjalan melewati Richard Eliezer yang sedang duduk bersebelahan dengan kuasa hukumnya.
Baca Juga: Terbaru! Inilah Keputusan Jaksa Tentang Tuntutan Terhadap Richard Eliezer: Kami Minta...
Ketika Richard Eliezer melihat bahwa Kuat Maruf berada di depannya, dia langsung memanggilnya.
Dengan wajah polos, Bharada E menyodorkan satu botol air mineral untuk sopir Ferdy Sambo itu.
Sontak sikap Richard Eliezer tersebut mendapat respon netizen.
Baca Juga: Geger! Ronny Talapessy Ungkap Was-was hingga Akui Mendapat Teror Selama Dampingi Richard Eliezer
Tak sedikit yang mengaku terharu hingga meneteskan air mata.
Warganet menilai perbuatan Richard Eliezer kepada Kuat Maruf ini menggambarkan hatinya yang baik.
"Menetes sendiri air mata ini melihat icad bersahaja hatinya tulus dan suci memiliki attitude yg sangat baik, sehat selalu icad Tuhan selalu dlm lindungimu amin," balas Avab Eheh.
Baca Juga: Ferdy Sambo Sampaikan Perasaan Bersalah pada Richard Eliezer: Karena Emosi Menutup Logika Saya
"Ya Allah baiknya hatimu Richard, meski di jahatin, dijadikan tumbal kejahatan tapi tetap baik pada mrk yg punya niat buruk padamu. May GBU Richard," ujar Indriani Granie.
"Nangis lihat Richard. Anak berhati emas. Orang2 beginilah yang dibutuhkan oleh negara terutama di tubuh institusi kepolisian," kata Nur Aidah.
"Pingin nangis, ada org yg sdh disudutkan dan dizolimi tapi masih baik dg org itu, semoga semua org bisa melihat ketulusan icad," imbuh Dwi Iriana.***