AYOJAKARTA.COM---Kuasa Hukum dari Richard Eliezer yaitu Ronny Talapessy mengaku merasa was-was bahkan pernah beberapa kali mendapat teror.
Ronny Talapessy menandatangi perjanjian untuk menjadi Kuasa Hukum Richard Eliezer pada 10 Agustus 2022 lalu.
Kini klien dari Ronny Talapessy ini mendapat status justice collaborator yang mengharuskan Richard untuk melawan atasannya sendiri yaitu Ferdy Sambo di jalur hukum.
Baca Juga: Sambo Menangis, 28 Tahun Karirnya di Polri Hancur: Sampai Bintang Bhayangkara Sudah Saya Dapatkan
Lawan dari Richard Eliezer tidak main-main, ia pernah memiliki jabatan yang tinggi di kepolisian yaitu Kadiv Propam Polri.
Jabatan, relasi, dan harta yang dimiliki oleh Ferdy Sambo sempat membuat masyarakat ragu akan adanya keputusan hukum yang adil.
Ternyata keresahan ini pernah dirasakan oleh Ronny Talapessy, ia mengaku was-was saat masa awal-awal mendampingi Richard Eliezer.
“Ketika menangani awal kasus ini ya tentunya kita was-was juga. Apalagi situasinya kan waktu itu belum seperti sekarang,” ujar Ronny Talapessy.
Pada awal proses hukum berjalan, Ronny sangat berhati-hati dalam bertemu dan berkomunikasi dengan orang sekitar.
“Sekarang kita sudah lihat bahwa persidangan fakta sudah terbuka, tetapi dulu saya memang sangat hati-hati terutama dalam bertemu orang, saya harus komunikasi sama siapa” kata Kuasa Hukum Richard Eliezer.
Baca Juga: Nominalnya Wow! THR dari Ferdy Sambo untuk Kuat Maruf Capai Puluhan Juta, Pantas Mau Kongkalikong
Ronny Talapessy mengaku bahwa diriya sempat beberapa kali mendapatkan teror dari telepon orang yang tidak dikenalnya dengan meminta bertemu dengan tujuan tertentu.
“Ketika ada yang bertelpon sama saya, saya tidak kenal secara personal lebih baik saya hindari. Karena memang ada telepon-telepon yang masuk kemudian ngajak ketemuan,” ungkap Ronny.
Tidak hanya berhati-hati dalam menentukan komunikasi dan pertemuan saja, tingkat was-was yang dirasakan oleh Ronny membawanya untuk berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan dan minuman juga.
“Saya makan, minum juga hati-hati. Karena Richard ini kan saya dampingi kan dia berharap pada tim penasehat hukum,” kata Ronny.
Pada saat awal proses hukum, Ronny mendampingi Richard berdua dengan rekannya dan juga timnya. Tapi dia sendirilah yang turun langsung untuk mendalami kasus pembunuhan Yosua ini.
“Kalau awal pendampingan saya berdua, tetapi ada tim juga tapi yang intens untuk pendampingan itu saya turun langsung. Saya harus mendalami kasus ini kan saya harus mempelajari kasus ini dari awal,” ujar Ronny.
Baca Juga: Momen Tak Berdaya Ferdy Sambo di Sela Sidang, Kebingungan dan Dicueki Gara-gara Hal Ini
Namun sekarang Ronny merasa lebih tenang karena dalam persidangan yang telah berlangsung sudah mengungkap fakta-fakta yang menguntungkan kliennya. Ia ditemani oleh tim kuasa hukum yang berjumlah 10 orang.
“Kalau sekarang tim persidangan itu kita ada 10 orang,” kata Ronny, dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Zulfan Lindan Unpacking Indonesia (11/1/2023).***

Share this article
Terungkap pengakuan kuasa hukum Ronny talapessy terkait teror yang dialami selama mendampingi proses hukum Richard Eliezer