News

Bongkar Adanya Penyimpangan Kepolisian pada Kasus Ferdy Sambo, Ahli Psikologi: Kode Senyap Adalah...

Oleh: Putri Ratnasari Selasa 27 Des 2022, 12:55 WIB
Bongkar Adanya Penyimpangan Kepolisian pada Kasus Ferdy Sambo, Ahli Psikologi: Kode Senyap Adalah...

AYOJAKARTA.COM - Sudah lebih dari sebulan kasus pembunuhan Brigadir J yang diduga dilakukan Ferdy Sambo bergulir.

Kelanjutan kasus dengan terdakwa Ferdy Sambo hingga Richard Eliezer masih jadi sorotan hingga kini.

Berbagai ahli dihadirkan untuk menjelaskan soal posisi Ferdy Sambo dan Richard Eliezer.

Baca Juga: Tujuan Ferdy Sambo Pakai Seragam Dinas Saat Eksekusi Brigadir J Dibongkar Oleh Saksi Ahli, Ternyata Untuk Ini

Termasuk kini, Richard Eliezer menghadirkan saksi Reza Indragiri yang merupakan ahli psikologi.

Reza Indragiri mengungkapkan adanya penyimpangan pada kasus dengan terdakwa Ferdy Sambo ini.

"Namun tidak dapat dipungkiri, tempo-tempo ada jiwa korsa yang muncul dalam bentuk yang menyimpang," jelas ahli psikologi ini dalam sidang dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV pada Selasa (27/12/2022).

Baca Juga: Jleb! Ferdy Sambo Tuntut Richard Bertanggungjawab atas Kematian Yosua, Saksi Ahli Justru Bilang Sebaliknya

Ia juga mengaitkan pernyataannya ini dengan hal yang diungkapkan oleh ahli lain dalam persidangan tersebut.

"Sebagai sub kultur menyimpang, yaitu kode senyap atau code of silence," tutur Reza Indragiri.

Pria yang menggunakan kacamata ini kemudian menjelaskan soal kode senyap yang dimaksudkannya.

Baca Juga: Ferdy Sambo Tuntut Richard Eliezer untuk Turut Bertanggung Jawab atas Tewasnya Yosua

"Kode senyap atau code of silence adalah istilah untuk menunjukan bahwa jiwa korsa, tempo-tempo termanifestasikan dalam bentuk penyimpangan," ucapnya tegas.

Kemudian ia menjelaskan beberapa jenis penyimpangan yang dimaksud dalam hal ini.

"Menutup-nutupi kesalahan sejawat," ujar Reza Indragiri memberikan contoh.

Baca Juga: Jiwa Korsa Ferdy Sambo dan Richard Eliezer Disebut Menyimpang, Tutupi Kesalahan Sejawat Salah Satu Kepatuhan

"Contoh lain, kepatuhan, ketaatan dan tidak memberikan koreksi pada siapapun yang sudah memberikan perintah," tambahnya.

Ditegaskan kembali jika hal-hal tersebut adalah jiwa korsa yang menyimpang.

Bahkan berdasarkan riset, hal ini sudah menjadi fenomena yang umum.

"Sudah jadi fenomena di sekian banyak organisasi kepolisian," tandasnya mengakhiri.***

Reporter Putri Ratnasari
Editor Desi Kris