AYOJAKARTA.COM - Sepak terjang Dokter Tifa di dunia Twitter memang selalu disorot oleh para pengguna sosial media.
Beberapa Tweet yang kontroversial sering ia cuitkan yang kemudian mengundang jari-jari netizen untuk mengomentarinya.
Salah satunya adalah cuitan yang ia tuliskan pada 16 Desember 2022 lalu mengenai perkiraan gempa dan tsunami.
"Perkiraan Gempa dan Tsunami besar terjadi antara 20 Desember 2022 sd 23 Januari 2023.
Titik kejadian belum diketahui krn ada 18 titik potensi, sesuai BMKG. Semua daerah siaga.
Dan berdoa semoga Allah swt melindungi kita semua dari marabahaya & malapetaka. Perkuat IRON DOME," cuit akun @DokterTifa.
Baca Juga: Gempa Megathrust dan Tsunami: Mau Percaya Hard Gumay, Dokter Tifa atau Penjelasan BMKG!
Setelah unggahan tersebut menjadi buah bibir di kalangan masyarakat, Dokter Tifa pun kemudian menghapus cuitan tersebut.
Dokter Tifa pun kemudian memberikan klarifikasinya melalui cuitannya terkait prediksi gempa dan tsunami besar.
Dalam cuitannya ia mengatakan bahwa takut jika akun miliknya terkena suspend atau ditangguhkan.
"Saya tidak akan infokan apapun tentang, gempa, covid, vaksin, daripada kena suspend, untuk gempa, selalu siaga, untuk covid, akan terus ada sampai 2041, jaga imunitas.
Untuk vaksin, bakal ada segala macam yang jadi mandatory bukan cuma vaksin COVID.
So, jaga diri semua secara mandiri. Stay safe all," cuit DokterTifa.
Baca Juga: Dokter Tifa Cemooh Teknologi BMKG hingga Prediksi Gempa dan Tsunami Sendiri
Beberapa hari berselang lagi-lagi Dokter Tifa menuliskan sebuah cuitan yang berhubungan dengan bencana alam.
Namun berbeda dengan cuitan sebelumnya kini ia menuliskan kritikan mengenai teknologi yang digunakan untuk memprediksi gempa bumi.
"Dunia menuju Metaverse. Artificial Intelligence akan lampaui kecerdasan manusia. Technology on going to Singularity.
Tetapi, Prediksi terjadinya Gempa masih belum bisa dilakukan.
Seakan teknologi gempa ketinggalan dua abad dibanding teknologi lain.
Buat saya, ini tanda tanya besar," Tulis @DokterTifa(20/12/2022).
Baca Juga: Kritisi Proyek Ambisius IKN Jokowi, Dokter Tifa: Uang Tidak Punya
Melihat cuitan tersebut netizen pun langsung beramai-ramai mengomentari cuitan tersebut.
"Masalah Agama saya percaya Ulama, Masalah Teknologi saya percaya ahli IT, Masalah Gempa saya percaya ahli Geologi, Masalah kesehatan saya mestinya percaya dokter, tapi kalo dokternya seperti anda, saya malah jadi ragu," cuit akun @AgungArifYH.
Hal senada disampaikan oleh warganet dengan akun Twitter @rmpsnperang, "Karena anda bukan ahli pada bidang itu maka sampai kapanpun anda ga akan pernah paham."
Lain lagi dengan penguna Twitter @yp_supri," La bagaimana ndak ketinggalan, yang katanya dokter ngurusnya kayak gini, nyinyir terus, bagaimana mau ndak ketinggalan."***