AYOJAKARTA.COM - Pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma yang biasa dipanggil Dokter Tipa ramai diperbincangkan oleh publik.
Pasalnya ia sering membuat cuitan di Twitter mengomentari suatu hal dan menjadi bahan omongan di masyarakat. Banyak warganet yang mempertanyakan gelar dokternya.
Sebelumnya ia membuat cuitan di Twitter miliknya @DokterTifa yang sudah memiliki 65,2 ribu pengikut, pada Jumat (16/12/2022), tetapi cuitan tersebut sekarang sudah dihapusnya.
Baca Juga: Gempa Megathrust dan Tsunami: Mau Percaya Hard Gumay, Dokter Tifa atau Penjelasan BMKG!
Ia mengungkapkan akan ada gempa dan tsunami besar terjadi di antara 20 Desember 2022 sampai 23 Januari 2023 di 18 titik potensi.
Cuitan tersebut dibantah oleh Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono yang mengungkapkan bahwa para ahli gempa belum bisa memprediksi hal tersebut.
Tidak lama setelah ia meramalkan terjadinya gempa dan tsunami besar, ia membuat cuitan tentang teknologi prediksi gempa yang menurutnya masih kalah dua abad dari teknologi lainnya.
Menurutnya sekarang dunia sudah menuju metaverse dimana artificial intelligence akan melampaui kecerdasan manusia, tetapi teknologi memprediksi gempa masih ketinggalan.
Lewat akun Twitternya @DokterTifa ia membuat tweet pada Selasa (20/12/2022), mempertanyakan teknologi prediksi gempa menurutnya masih ketinggalan 2 abad dari teknologi lain,
“Dunia menuju Metaverse Artificial Intelligence akan lampaui kecerdasan manusia Technology on going to Singularity
Baca Juga: Dokter Tifa Cemooh Teknologi BMKG hingga Prediksi Gempa dan Tsunami Sendiri
Ttp, Prediksi terjadinya Gempa msh blm bisa dilakukan. Seakan teknologi gempa ketinggalan 2 abad dibanding teknologi lain.
Buat saya, ini tanda tanya besar”
Ternyata cuitan dari Dokter Tifa ini ramai dikomentari warganet. Beberapa mempertanyakan dasar dalam memberikan pendapat untuk riset terlebih dahulu.
“Sebagai akademisi sebelum berpendapat apa sudah riset dulu? teknologi gempa ketinggalan 2 abad? ukurannya apa sih? atau sedang ngigau?” tulis @aazni mengomentari tweet Dokter Tifa.
“Karena anda bukan ahli pada bidang itu maka sampai kapanpun anda ga akan pernah paham, kalopun anda mencoba setengah mati utk membahas itu percayalah bahwa itu hanya dari pikiran kosong anda tanpa dasar sains,” tulis @rmpsnperang.
“La bagaimana ndak ketinggalan, yg katanya dokter ngurusnya kayak gini, nyinyir terus, bagaimana mau ndak ketinggalan,” tulis @yp_supri. ***

Share this article
Bikin ula lagi, Dokter Tifa sebut teknologi gempa seakan ketinggalan 2 abad dibanding teknologi lainnya.