Sehat

Kesalahan Saat Berbuka Puasa yang Bisa Ganggu Kesehatan

Oleh: Katarina Erlita Rabu 25 Feb 2026, 21:03 WIB
Ilustrasi Buka Puasa. (Sumber: Unsplash/Abdullah Arif)

AYOJAKARTA.COM - Waktu berbuka puasa menjadi momen yang paling ditunggu setelah seharian menahan lapar dan haus.

Berbuka bukan hanya soal menghilangkan rasa lapar, tetapi juga kesempatan untuk mengembalikan energi dan memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.

Sayangnya, masih banyak orang yang melakukan kesalahan saat berbuka puasa. Jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan ini dapat mengganggu kesehatan.

Selama berpuasa, tubuh berada dalam kondisi kosong selama belasan jam. Sistem pencernaan pun beristirahat cukup lama.

Oleh karena itu, cara dan pilihan makanan saat berbuka sangat menentukan kondisi tubuh setelahnya. Berikut beberapa kesalahan saat berbuka puasa yang sebaiknya dihindari.

1. Makan Berlebihan Saat Berbuka

Kesalahan paling umum adalah makan dalam porsi besar sekaligus. Rasa lapar yang menumpuk sering membuat seseorang “balas dendam” dengan makan berlebihan.

Padahal, kebiasaan ini dapat membebani sistem pencernaan dan menyebabkan perut kembung, begah, hingga nyeri lambung.

Idealnya, berbukalah dengan porsi kecil terlebih dahulu, lalu lanjutkan makan utama setelah tubuh beradaptasi.

2. Langsung Mengonsumsi Makanan Berat

Perut yang kosong terlalu lama akan “kaget” jika langsung menerima makanan berat seperti nasi dan lauk lengkap.

Hal ini bisa memicu gangguan pencernaan. Sebaiknya, awali berbuka dengan makanan ringan dan mudah dicerna, seperti kurma, buah, atau sup hangat, sebelum mengonsumsi makanan utama.

3. Terlalu Banyak Makanan Manis

Makanan dan minuman manis memang menggoda saat berbuka karena bisa mengembalikan energi dengan cepat.

Namun, konsumsi gula berlebihan dapat menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis.

Dampaknya, tubuh mudah lemas kembali dan berisiko bagi penderita diabetes. Pilih sumber gula alami seperti buah atau kurma agar energi dilepaskan lebih stabil.

4. Kurang Minum Air Putih

Banyak orang lebih memilih minuman manis atau es saat berbuka, sehingga asupan air putih menjadi kurang.

Padahal, tubuh membutuhkan cairan yang cukup setelah seharian berpuasa. Kurang minum air putih dapat menyebabkan dehidrasi dan mengganggu fungsi tubuh. Pastikan air putih tetap menjadi pilihan utama saat berbuka.

5. Mengonsumsi Kafein Saat Berbuka

Minuman berkafein seperti kopi sebaiknya dihindari saat berbuka. Kafein bersifat diuretik yang dapat meningkatkan pengeluaran cairan tubuh, sehingga risiko haus dan dehidrasi meningkat.

Selain itu, kafein dapat mengganggu kualitas tidur dan membuat tubuh kurang siap untuk sahur.

6. Makan Terlalu Cepat

Makan dengan terburu-buru tanpa mengunyah dengan baik juga termasuk kesalahan.

Kebiasaan ini dapat memperburuk pencernaan dan membuat seseorang makan lebih banyak tanpa sadar. Makan perlahan membantu tubuh mengenali rasa kenyang dengan lebih baik.

Dengan menghindari kesalahan-kesalahan tersebut, berbuka puasa bisa menjadi momen yang menyehatkan.

Pola berbuka yang tepat akan membantu tubuh pulih secara optimal, menjaga pencernaan tetap sehat, dan membuat puasa terasa lebih nyaman hingga akhir Ramadan.***

Reporter Katarina Erlita
Editor Katarina Erlita