Sehat

Wajib Tahu! Begini Tanda-Tanda dan Keluhan Seseorang akan Mengalami Serangan Jantung, Jangan Sampai Diabaikan!

Oleh: Sulistiyaningsih Kamis 02 Feb 2023, 16:17 WIB
Ilustrasi tanda-tanda dan keluhan seseorang akan mengalami serangan jantung.

AYOJAKARTA.COM – Penyakit jantung menjadi salah satu penyakit yang paling mematikan di dunia.

Penyakit ini tidak pandang bulu bisa menyerang siapa saja baik itu wanita ataupun pria.

Banyak yang tidak tahu kapan serangan jantung akan terjadi, kadang juga terjadi secara mendadak. Apalagi serangan pertama bahkan bisa fatal dan mematikan.

Baca Juga: Heboh Ivan Gunawan Meninggal Dunia karena Penyakit Jantung yang Dideritanya, Benarkah?

Orang yang terkena serangan jantung sering kali tidak menyadari dan tidak menyangka akan terkena serangan jantung tersebut.

Maka dari itu mungkin saja ada tanda-tanda yang sebenarnya terlewatkan dan tidak menyadari keluhan tersebut.

Lantas bagaimana tanda-tanda dan keluhan seseorang akan mengalami serangan jantung?

Baca Juga: Resep Dokter Zaidul Akbar untuk Kesehatan Jantung dan Hilangkan Plak Darah, Cukup Pakai Ramuan Herbal Ini!

Tanda-Tanda dan Keluhan Seseorang akan Mengalami Serangan Jantung

Dikutip AyoJakarta.com melalui YouTube SKWAD Health, beberapa tanda seseorang akan mengalami serangan jantung yakni sebagai berikut.

1. Muncul Keringat Dingin Tanpa Alasan yang Jelas

Keringat dingin ini bisa muncul baik siang maupun malam hari dan bisa disertai dengan rasa nyeri pada dada dengan durasi yang sebentar.

Baca Juga: 5 Aktivitas Ini Bisa Tekan Penyakit Jantung dan Kanker Payudara Sekaligus: Nomor 3 Perempuan Sering Malas Nih!

2. Batuk yang Tidak Kunjung Sembuh

Batuk memang menjadi penyakit yang umum menyerang disaat kondisi daya tahan tubuh cukup lemah.

Akan tetapi berbeda jika batuk berlangsung dalam jangka waktu yang lama dan menghasilkan dahak dengan warna putih atau merah muda bisa jadi tanda gagal jantung.

Kondisi tersebut bisa terjadi saat jantung tidak dapat bekerja sehingga darah bocor dan kembali ke paru-paru.

3. Nyeri pada Dada

Merupakan gejala awal jantung koroner yang paling umum dialami. Gejala nyeri ini bisa berbeda-beda dirasakan setiap orang.

Beberapa orang merasakan seperti tertimpa sesuatu yang berat, sementara yang lain mungkin merasakan dada seperti terbakar.

Nyeri dada bisa terjadi ketika otot jantung tidak mendapatkan cukup oksigen.

Baca Juga: Perlu Diperhatikan! Kenali Ciri-ciri Penyakit Jantung Anda, Inilah Gejala dan Penyebabnya

4. Mudah Lelah

Rasa lelah seringkali merupakan hal yang normal terjadi setelah selesai melakukan aktivitas fisik yang berat.

Tetapi bila rasa lelah itu muncul secara tiba-tiba tanpa alasan yang jelas dan rasanya lebih parah dari rasa lelah yang biasanya maka bisa jadi merupakan gejala awal penyakit jantung.

5. Nafas Sering Tersengal-sengal

Nafas tersenggal-senggal merupakan hal yang normal terjadi setelah selesai melakukan aktivitas fisik yang berat misalnya berolahraga.

Namun jika nafas tersenggal-senggal terjadi setelah melakukan aktivitas fisik yang ringan bisa jadi merupakan gejala awal penyakit jantung.

Baca Juga: Hati-Hati! Ternyata Serangan Jantung Mematikan Sering Terjadi di Pagi Hari, Simak Penjelesannya di Sini

6. Detak Jantung Tidak Beraturan

Detak jantung yang sesekali terasa tidak normal misalnya datangnya detak jantung terasa lebih lambat atau tiba-tiba detak jantung yang menyelip diantara dua detak jantung normal.

Perlu diwaspadai jika gejala ini terlalu sering dirasakan tanpa sebab yang jelas.

7. Pembengkakan di Area Kaki

Hal ini bisa menjadi gejala awal penyakit jantung, karena kondisi ini terjadi ketika jantung tidak memompa darah dengan optimal sehingga aliran darah ke tubuh dan aliran darah balik ke jantung menjadi terhambat.

Pada tahap awal, darah yang tertahan di kaki dapat menyebabkan penumpukan cairan yang umumnya terlihat jelas di punggung kaki dan di pergelangan kaki.

Harus diwaspadai bila mengalami beberapa gejala atau tanda tersebut. Segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat serta menghindari kemungkinan gejala lanjutan yang lebih serius.***

Reporter Sulistiyaningsih
Editor Tedi Rukmana