AYOJAKARTA.COM - Di momen libur Natal dan Tahun Baru (NATARU), perencanaan liburan tidak hanya soal tiket dan penginapan.
Faktor cuaca dan kenyamanan lingkungan juga perlu diperhatikan agar perjalanan tetap aman dan menyenangkan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prediksi indeks kenyamanan thermal di 11 destinasi wisata populer Indonesia untuk tanggal 29 Desember 2025.
Indeks kenyamanan thermal atau Thermal Humidity Index (THI) merupakan indikator yang menggambarkan tingkat kenyamanan manusia terhadap kondisi lingkungan.
Perhitungan indeks ini mempertimbangkan beberapa faktor penting, seperti suhu udara, kelembapan, kecepatan angin, dan intensitas sinar matahari. Satuan THI dinyatakan dalam derajat Celsius.
BMKG mengklasifikasikan indeks kenyamanan thermal ke dalam empat kategori. Dingin jika THI kurang dari 21 derajat Celsius, nyaman pada kisaran 21–24 derajat Celsius, agak nyaman pada rentang 24–27 derajat Celsius, dan tidak nyaman apabila THI melebihi 27 derajat Celsius.
Informasi ini penting bagi wisatawan untuk menyesuaikan aktivitas, pakaian, hingga durasi kunjungan.
Berdasarkan prediksi BMKG, sebagian besar destinasi wisata unggulan Indonesia berada pada kategori agak nyaman.
Labuan Bajo, Wakatobi, Kepulauan Seribu, Pulau Morotai, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Mandalika, dan Pantai Pangandaran diperkirakan memiliki THI antara 24–27 derajat Celsius.
Kondisi ini masih relatif ideal untuk wisata bahari dan aktivitas luar ruang, meski wisatawan disarankan tetap menjaga hidrasi dan menghindari paparan matahari berlebih.
Sementara itu, beberapa destinasi menawarkan kenyamanan yang lebih sejuk.
Gunung Bromo dan Candi Borobudur diprediksi berada pada kategori nyaman, sehingga cocok untuk aktivitas berjalan kaki, wisata budaya, dan eksplorasi alam.
Kondisi ini menjadi nilai tambah bagi wisatawan yang ingin menghindari cuaca panas saat liburan akhir tahun.
Berbeda dari destinasi lainnya, Danau Toba diperkirakan berada dalam kategori dingin, dengan THI di bawah 21 derajat Celsius.
Wisatawan yang berencana berkunjung ke kawasan ini disarankan membawa pakaian hangat agar tetap nyaman selama beraktivitas.
Dengan memahami prediksi indeks kenyamanan thermal dari BMKG, wisatawan dapat merencanakan liburan NATARU secara lebih matang.
Memilih destinasi sesuai preferensi suhu akan membantu menjaga kesehatan, meningkatkan kenyamanan, dan memastikan pengalaman liburan akhir tahun tetap optimal.***