AYOJAKARTA.COM - Kehadiran seorang anak pasti selalu jadi hal paling dinantikan oleh pasangan yang sudah menikah.
Memiliki anak merupakan sebuah anugerah dan kebahagiaan terbesar dalam sebuah keluarga.
Namun ternyata tidak semua pasangan beruntung dan langsung bisa memiliki anak setelah menikah.
Baca Juga: Gus Baha Murid Moen Mengungkapkan Tidak Baik Simpan Uang dengan Berlebihan
Beberapa pasangan harus bersabar untuk dapat diberi kepercayaan oleh Allah dengan dikaruniai seorang anak.
Bahkan ada juga beberapa pasangan yang harus ikhlas menerima takdir untuk tidak bisa mendapat momongan karena berbagai sebab seperti kesehatan misalnya.
Sehingga banyak juga pasangan yang memutuskan untuk mengadopsi atau mengangkat anak.
Baca Juga: Gus Baha Murid Mbah Moen Jelaskan Bahayanya Manusia yang Tak Bisa Berdamai dengan Diri Sendiri
Namun ternyata dalam Islam, memutuskan untuk mengadopsi anak angkat ada hukumnya.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun Tiktok @rejjal_mahrum pada (6/10/22), Kyai Haji Ahmad Bahauddin Nursalim menuturkan mengenai larangan dalam Islam perihal anak angkat.
Kyai Haji Ahmad Bahauddin Nursalim atau lebih kerap disapa Gus Baha merupakan murid dari kayai kharismatik Maimoen Zubair.
Baca Juga: Gus Baha Ungkap Mbah Moen Pernah Iri dengan yang Orang 'Bodoh', Apa Maksudnya?
Maimoen Zubair atau lebih dikenal dengan Mbah Moen saat ini telah wafat, namun syiar agamanya masih banyak diteruskan oleh keturunan dan juga murid-muridnya salah satunya ialah Gus Baha.
Gus Baha murid Mbah Moen dalam suatu kesempatan menjelaskan tentang larangan Islam untuk mengangkat anak.
“Kenapa anak angkat dilarang oleh Islam? Kalau mau baik, baik saja tapi gak perlu ada anak angkat” ujar Gus Baha.
Baca Juga: Gus Baha, Dai NU Paling Populer di Media Sosial, Ini Daftar 10 Besarnya
Murid Mbah Moen tersebut kemudian menjabarkan alasannya, “Karena apa? Sekali perempuan ini tadi ditulis misalnya binti Fakhulwahid itu nanti di KUA itu dikira itu walinya padahal hakikatnya tidak walinya”
Lebih lanjut Gus Baha menegaskan, “Maka ketika ini menikahkan, nikahnya sah nggak? Gak kan karena dinikahkan oleh orang yang hakikatnya tidak walinya”
Selain karena perkara tersebut, Gus Baha juga menceritakan kisah nyata perihal anak angkat.
Baca Juga: Ini Berkah Baca Al Fatihah Kata Gus Baha, Surat yang Dulu Bikin Iblis Masuk ICU
“Sisi ekstrim kedua adalah ini nyata pernah terjadi
Anak itu kuliah terus pacaran, ternyata pacaran sama kakak kandungnya” cerita Gus Baha.
Murid Mbah Moen tersebut kemudian melanjutkan ceritanya, “Jadi itu ceritanya ada anak di Bojonegoro yang dianak angkat oleh orang Jakarta singkat cerita sama-sama dewasa kuliah, sampai pacaran sampai mau kawin”
“Nah pas mau kawin itu yang ngelamar adalah pakdenya, pakdenya Bojonegoro datang ke Jakarta” imbuh Gus Baha.
Kemudian Gus Baha menjelaskan perihal larangan dalam Islam soal mengangkat anak agar tidak terjadi salah kaprah.
“Di sini kelihatan betapa hebatnya Islam ketika bener-bener melarang anak angkat dengan makna menasabkan” jelas Gus Baha.
“Kalau dengan makna kasih sayang gakpapa tapi kalau dengan makna menasabkan gak boleh” pungkas murid Mbah Moen tersebut. ***