Metropolitan

Terlalu Bertele-tele Kamarudin Simanjutak Kecewa, Ayah Brigadir J Menyerah?

Oleh: Christy Ayu Saputri Rabu 21 Sep 2022, 17:48 WIB
Kamaruddin Simanjuntak Beberkan Motif Pembunuhan Brigadir J: Putri Candrawathi Ancam Ferdy Sambo

AYOJAKARTA.COM- Kasus pembunuhan Brigadir J tak kunjung usai, banyak skenario sebagai upaya menutupi motif dalam kasus tersebut membuat penyelidikan kian jauh menemui titik terang.

Kuasa hukum dari Brigadir J, Kamarudin Simanjuntak masih berupaya mendapatkan keadilan.

Hingga Kamarudin Simanjuntak sendiri memberikan statement “Saya betul-betul minta maaf, saya sudah berjuang dengan mengorbankan segalanya, baik pikiran, materi, maupun waktu. Saya membiayai semua ini tetapi bukan bermaksud mengungkit-ungkit itu,” dilansir Ayojakarta.com dari Tiktok @tingmanroe, Senin 19 September 2022.

Kemudian dalam video tersebut Kamarudin juga menyampaikan bahwa Bapak Samuel sebagai ayah dari Brigadir J mengungkapkan sudah menyerah, ia bahkan lelah untuk mengikuti perkembangan kasus disisi lain anaknya pun juga tidak dapat kembali.

Baca Juga: Meghan Markle Ingin Perbaiki Hubungan, Kirim Pesan Minta Bertemu Raja Charles

yang selanjutnya membuat Kamarudin meminta maaf karena belum dapat menuntaskan kasus nasional yang melibatkan pembunuhan Brigadir J kepada masyarakat dan khususnya keluarga Brigadir J.

Hal tersebut membuat Kamarudin semakin kecewa dengan perkembangan kasus yang dinilai lambat, ia juga beranggapan kasus ini hanya berputar-putar tidak mengalami kemajuan.

Meskipun tersangka dalam pembunuhan Brigadir J telah ditetapkan oleh kepolisian dan sebagian dalam penahanan yakni lima tersangka utama Ferdy Sambo, Bripka RR, Bharada E, dan Kuat Maruf, terkecuali Putri Candrawati belum ditahan.

Baca Juga: Tahu Kasus Ferdy Sambo Bakal Tak Temui Titik Terang, Irma Hutabarat Sebut Alasan: Oknum Gerombolan

Berbeda, dengan Putri Candrawati yang tidak lain adalah istri Ferdy Sambo yang hingga kini belum ditahan.

Alasan dibeberkan kepada publik oleh kepolisian yakni untuk tidak menahan Putri Candrawati dengan alasan kemanusiaan sebab dirinya adalah ibu dari anak berusia 2,5 tahun.

Walaupun telah banyak kritikan terhadap keputusan kepolisian yang hingga kini tidak menahan Putri Candrawati, hingga membuat banyak skenario melibatkan beberapa pihak seperti Komnas HAM, dan Kak Seto sebagai pemerhati anak.

Tidak membuat kepolisian mengambil putusan yang berbeda. Hal tersebut membuat banyak pihak termasuk Kamarudin Simanjuntak dan Keluarga Brigadir J sebagai korban merasa tidak adil.

Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Ferdy Sambo Bisa Menikahi Si Cantik Tanpa Sepengetahuan Putri Candrawathi

Putri Candrawati pun masih terkesan dan kekeh terhadap tuduhan pelecehan yang dialaminya dari Brigadir J makin membuat situasi memanas. Karena tudingan tersebut diyakini tidak benar dan diyakini sebagai skenario Ferdy Sambo.

Meskipun para terdakwa seperti Bharada E dan Bripka RR telah mengungkapkan bahwa tidak adanya tindakan pelecehan dalam peristiwa tersebut, bahkan setelah melalui uji kebohongan dengan hasil jujur, tidak membuat Putri Candrawati berubah pernyataan.

Kemudian, kasus semakin menjadi rancu dengan hasil uji kebohongan Putri Candrawati dinyatakan jujur dan pernyataannya Pro Justitia dengan tetap mendukung adanya peristiwa pelecehan tersebut.

Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Bongkar Kebohongan Ferdy Sambo hingga Singgung Soal Kekuatan 'Amplop'

Dengan demikian melihat lambatnya kasus ini berjalan membuat Kamarudin sempat menyatakan "Apabila saya jadi penyidik, setengah hari saya garasi kan selesai, tidak, sampai 1 minggu sudah tahap 1 hingga tahap 2" Ungkapnya yang dikutip Ayojakarta.com dari Teras Gorontalo.com.

Ia juga menganggap presiden sudah membiarkan polri terjebak dalam lumpur sehingga tidak bisa keluar dimana tersangka harusnya lebih dari 30 menurut nya.

Dalam sebuah Video yang diunggah dalam kanal TikTok bersama aktivis sosial Irma Hutabarat menegaskan bahwa dirinya tidak akan menyerah dalam menuntaskan kasus tersebut.***

Reporter Christy Ayu Saputri
Editor Dian Naren