AYOJAKARTA.COM - Cuaca ekstrem dengan hujan intensitas yang tinggi membuat potensi banjir di DKI Jakarta semakin tinggi.
Sebagai respons atas banjir di sejumlah titik di wilayah ibu kota, Gubernur DKI Jakarta akan mengeluarkan imbauan untuk bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH).
Bukan hanya bagi pekerja, namun kebijakan untuk pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa-siswi jika terindikasi adanya banjir seperti pekan lalu.
Baca Juga: Bocoran Galaxy Buds 4 Pro, Bakal Jadi Pesaing Tangguh AirPods?
Dikutip ayojakarta.com dari berbagai sumber, Pramono menyebutkan bahwa banjir yang terjadi di beberapa titik lokasi pekan lalu kebetulan terjadi ketika libur panjang, oleh karena itu tidak berlaku WFH.
Namun, jika terjadi indikasi hujan dengan potensi banjir di hari biasa, maka Pramono memutuskan untuk dilakukan WFH.
"Kalau kemudian ada indikasi seperti itu (hujan lebat) dan di hari biasa, saya akan memutuskan work from home," pungkasnya dalam keterangan resmi yang dikutip ayojakarta.com pada Rabu, 21 Januari 2026.
Pemprov DKI Jakarta sendiri gencar-gencarnya melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sejak Minggu, 18 Januari 2026.***