AYOJAKARTA.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap bahwa saat ini institusinya telah memiliki total 1.179 satuan pelayanan pemenuhan gisi (SPPG) program makan bergizi gratis (MBG).
Selain itu, Polri juga memiliki 18 gudang ketahanan pangan Polri yang tersebar di seluruh Indonesia.
Listyo menargetkan ke depan institusinya bisa membangun 1.500 SPPG di seluruh Indonesia tahun 2026.
"Tahun 2026, Polri menargetkan untuk melanjutkan pembangunan hingga mencapai 1.500 SPPG di seluruh Indonesia. Namun, kalau ada arahan lebih lanjut dari Bapak Presiden kami menyesuaikan," ujar Listyo.
Baca Juga: Optimalisasi Perbaikan Jalan Rusak, Pemprov DKI Jakarta Berencana Rekrut 200 Petugas PJLP
Hal tersebut, disampaikan Sigit dihadapan Presiden Prabowo Subianto yang juga hadir dalam peresmian SPPG Polri dan gudang ketahanan pangan di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2).
Dalam pidatonya, Listyo mengatakan bahwa pembangunan SPPG ini bertujuan memperluas pemenuhan gizi masyarakat lewat program MBG.
Ia mengatakan dari jumlah tersebut, ada 411 SPPG yang telah beroperasi.
Sedangkan 162 SPPG lainnya kini dalam proses persiapan operasional.
Di sisi lain, Presiden Prabowo meminta agar menu MBG bisa disajikan dalam kondisi hangat.
Baca Juga: Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta, Pramono: Siapkan 661 Bus hingga 26.500 Kuota!
Hal ini ia sampaikan saat memantau tim pemorsian memasukkan makanan ke dalam tray atau ompreng.
"Bagaimana caranya ya, penyajiannya hangat," kata Prabowo dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Kepala SPPG Polri Palmerah pun menyatakan pihaknya bisa menyanggupi.
"Penyajian hangat, siap, bisa," tutur Kepala SPPG Polri Palmerah.
Baca Juga: Tak Ada Korban Jiwa, Pengendara Motor Mengantuk hingga Tabrak Bus Transjakarta
Lebih lanjut, Kepala SPPG Polri Palmerah menjelaskan, menu yang dipersiapkan pagi tadi adalah selat solo yang merupakan menu khas Solo, Jawa Tengah.
Prabowo pun dengan detail melihat apa saja yang dimasukkan ke dalam tray bahkan sempat mencicipi menu yang akan disajikan itu.***