AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta berencana merekrut 200 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PJLP).
Perekrutan PJLP ini dilakukan guna mengoptimalkan perbaikan jalan rusak di sejumlah wilayah Ibu Kota.
Langkah ini diambil untuk mempercepat penanganan jalan berlubang dan kerusakan aspal yang kerap dikeluhkan warga.
Kondisi ini tentunya membahayakan pengendara jalan dan bisa menyebabkan kecelakaan.
Baca Juga: Tak Ada Korban Jiwa, Pengendara Motor Mengantuk hingga Tabrak Bus Transjakarta
Terlebih dalam kondisi cuaca ekstrem hujan deras saat ini.
Dengan penambahan tenaga ini diharapkan bisa memperkuat penanganan infrastruktur kota.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa jumlah personel PJLP Dinas Bina Marga saat ini belum ideal.
Pramono mengatakan bahwa saat ini Bina Marga hanya memiliki kurang lebih 750 PJLP.
Terkait rencana ini, Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono buka suara.
Mujiyono mengatakan bahwa proses rekrutmen petugas PJLP ini menjadi aspek yang sangat krusial.
Seleksi harus dilakukan secara terbuka, objektif, dan berbasis kompetensi teknis.
“Semua warga Jakarta memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk mendaftar dan bersaing secara adil,” ujar Mujiyono.
Ia juga mengatakan jika rekrutmen PJLP harus sepenuhnya diarahkan untuk memperkuat pelayanan publik dan menjaga keselamatan warga, bukan untuk kepentingan lain.
Baca Juga: Catat! 3 Lokasi Demo Jakarta Hari Ini, Warga Diimbau Hindari Kemacetan dari 3 Ruas Jalan Ini
Bukan menjadi alat konsolidasi kekuatan politik atau ruang akomodasi kepentingan tertentu.
Kendati demikian, Mujiyono menekankan meski dirinya memahami urgensi penambahan tenaga, kebijakan tersebut harus didasarkan pada perhitungan yang jelas dan terukur.***

Share this article
Perekrutan PJLP ini dilakukan guna mengoptimalkan perbaikan jalan rusak di sejumlah wilayah Ibu Kota.