AYOJAKARTA.COM - Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menargetkan operasional pengolahan sampah di TPST Bantargebang dapat kembali normal dalam waktu sepekan setelah terjadinya insiden longsor sampah.
Pasca terjadi longsor, Minggu (8/3), Pemprov DKI bersama DLH DKI Jakarta terus melakukan percepatan untuk melakukan penanganan intensif di lapangan.
Dikutip dari akun Instagram @dinaslhdki, saat ini tim di lapangan tengah fokus membersihkan material longsoran yang ada di area Zona 4A.
Langkah ini dilakukan untuk menata kembali area terdampak agar kondisi bisa lebih aman dan stabil.
Baca Juga: Mendag Budi Santoso Pastikan Stok Pangan di Jakarta Aman, Harga Juga Stabil
"Kami menargetkan pengelolaan sampah di TPST Bantargebang dapat kembali normal dalam sepekan," ujar Kepala Dinas LH DKI Jakarta, Asep Kuswanto.
Pembersihan material longsor juga dilakukan dengan cepat.
Material longsoran yang masuk ke aliran sungai di sekitar lokasi saat ini sedang dibersihkan.
Nantinya material tersebut akan dipindah ke area penimbunan di Zona 4 kecil dan Zona 4 besar.
DLH juga menargetkan aliran sungai di sekitar lokasi bisa kembali lancar.
Langkah ini sangat penting agar tidak terjadi lagi luapan air ke badan jalan di kawasan tersebut.
Selain itu, tim juga memperbaiki infrastruktur di sekitar TPST Bantargebang.
DLH diketahui tengah memperbaiki turap kali di dua titik yang terdampak luapan air.
Perbaikan ini dilakukan untuk memastikan infrastruktur di sekitar TPST aman.
Baca Juga: Ramai Jual Beli Titik Dapur SPPG, Kepala BGN: Hati-hati dengan Berbagai Tawaran Bisnis
Meski proses pemulihan saat ini masih berlangsung, layanan pengelolaan sampah Jakarta tetap berjalan melalui beberapa zona aktif yakni Zona 1, Zona 2, dan Zona 5 dengan kapasitas sekitar 4.000 ton per hari.
Pengelolaan sampah ini juga didukung dengan fasilitas pengolahan lainnya demi menjaga stabilitas pengelolaan sampah Jakarta melalui:
- RDF Plant Bantargebang
- RDF Plant Jakarta
- PLTSa Merah Putih.
Baca Juga: Kurangi Beban TPST Bantargebang, Pemprov DKI Jakarta Dorong Masyarakat untuk Memilah Sampah!
Asep juga mengatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta berkomitmen memastikan layanan pengelolaan sampah bagi warga tetap berjalan optimal, sekaligus mempercepat pemulihan.
Hal ini dilakukan agar TPST Bantargebang bisa kembali normal secara aman dan terkendali.***