AYOJAKARTA.COM - Kehadiran Realme 16 Pro+ langsung menarik perhatian karena tampil berbeda dari kebanyakan ponsel di kelas harga Rp9 jutaan.
Bukan hanya soal spesifikasi, tetapi juga desainnya yang kembali melibatkan desainer Jepang terkenal Naoto Fukasawa, sosok di balik desain ikonik Realme GT Master Edition dan Realme GT2 Pro.
Tech reviewer David Brendi atau yang dikenal sebagai David GadgetIn menyebut desain ponsel ini punya karakter yang cukup kuat sehingga bisa memicu reaksi beragam dari pengguna.
“Desainnya unik. Bakal ada yang suka banget dan ada yang langsung auto skip,” ujar David dalam ulasan videonya.
Desain Beda dari Smartphone Lain
Realme memberi nama desain ponsel ini Urban Wild Design. Bagian belakangnya menggunakan material silikon organik yang ramah lingkungan dengan tekstur garis halus yang memberi sensasi seperti permukaan alami.
Menurut David GadgetIn, desain ini terasa elegan sekaligus berbeda dari smartphone kebanyakan.
“HP-nya kelihatan kalem, elegan, dan feel di tangan juga enak walaupun tebalnya 8,49 mm,” jelasnya.
Varian warna yang tersedia antara lain Master Gold dan Master Grey. Modul kameranya pun unik dengan tata letak horizontal yang membuat David teringat pada desain Google Pixel Fold.
Kamera 200 MP Jadi Daya Tarik Utama
Di sektor kamera, Realme 16 Pro+ membawa peningkatan signifikan. Ponsel ini dibekali kamera utama 200 MP dengan OIS, kamera telefoto 50 MP, serta kamera ultrawide 8 MP. Kamera depannya juga cukup tinggi, yakni 50 MP.
Realme bahkan bekerja sama dengan lembaga standar Jerman TÜV Rheinland untuk tuning warna yang disebut Luma Color.
“Hasilnya saya suka. Warna kulit tetap natural, sementara warna yang kuat tetap kelihatan kontras,” kata David.
Kamera telefoto juga cukup impresif karena masih mampu menghasilkan detail tajam bahkan saat melakukan zoom hingga 10 kali.
Namun, David GadgetIn menilai kamera ultrawide masih menjadi titik paling lemah dibanding kamera lain di perangkat ini.
Performa Cukup Kencang, Baterai Super Besar
Realme 16 Pro+ menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 7 Gen 4 dengan RAM 12 GB LPDDR5X dan penyimpanan hingga 512 GB UFS 3.1.
Skor AnTuTu mencapai sekitar 1,4 juta poin. Game populer seperti Mobile Legends: Bang Bang dapat berjalan hingga 120 FPS dengan stabil.
Namun untuk game berat seperti Genshin Impact, performa biasanya dibatasi di kisaran 40–45 FPS demi menjaga suhu perangkat.
Yang paling mencolok justru kapasitas baterainya. Realme menyematkan baterai 7.000 mAh dengan pengisian cepat 80W. “Baterainya benar-benar badak,” ujar David.
Ada Kelemahan yang Sulit Diabaikan
Meski terlihat premium, David menyoroti satu hal yang cukup mengganggu, yakni kualitas mesin getar yang terasa murah.
“Mesin getarnya kerasa sangat murah, cuma geli-geli doang. Mending langsung dimatikan saja,” katanya.
Dengan kombinasi desain unik, kamera kuat, dan baterai besar, Realme 16 Pro+ bisa menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang mencari smartphone beda dari yang lain.
Namun bagi pengguna yang mengejar performa chipset paling kencang atau fitur yang lebih lengkap, ponsel ini mungkin bukan pilihan utama.***
Share this article
Realme 16 Pro+ (Rp9 jutaan) tampil unik lewat desain Naoto Fukasawa & baterai 7.000 mAh. Unggul dengan kamera 200 MP & Snapdragon 7 Gen 4, meski vibrasi dinilai kurang solid oleh David GadgetIn.