News

Di BAP Putri Candrawathi Ngaku Diperkosa Brigadir J, Susi ART Ferdy Sambo dengar Suara Desahan dari Kamar

Oleh: Redaksi Sabtu 24 Sep 2022, 06:30 WIB
Terkuak Adegan Ranjang Putri Candrawathi dan Brigadir J

AYOJAKARTA.COM - Motif pembunuhan terhadap Brigadir J oleh Ferdy Sambo hingga kini masih jadi misteri.

Awalnya, istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi mengaku bahwa Brigadir J telah melakukan pelecehan terhadap dirinya.

Hal itulah yang diduga jadi motif Ferdy Sambo membunuh Brigadir J.

Baca Juga: Punya 3 Video Bukti Kedekatan Putri Candrawathi dan Kuat Maruf, Bharada E Siap Ungkap di Pengadilan

Bahkan sampai pada BAP, Putri Candrawathi kekeh dengan pengakuannya yang telah dilecehkan oleh Brigadir J.

Kini akhirnya terungkap adegan ranjang Putri Candrawathi dan Brigadir J.

Dalam BAP, Putri Candrawathi mengatakan bahwa Brigadir J sempat menyentuk bagian sensitifnya.

Baca Juga: Listyo Sigit Akhirnya Buka Suara, Ternyata Ini Alasan Putri Candrawathi Tidak Dipenjara: Utamanya Bukan Anak

Bahkan, disebut bahwa Putri Candrawathi menikmati hal tersebut.

Padahal, dalam SP3 Putri Candrawathi menyebut dirinya diperkosa Brigadir J.

Dikutip AyoJakarta.com dari berita Teras Gorontalo dengan judul "Akhirnya Terungkap Brigadir J Meraba Paha hingga Payudara Putri Candrawathi, Istri Ferdy Sambo Menikmati?".

Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Bongkar Sosok Penyuap Istana yang Bantu Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Siapa?

Johnson Panjaitan telah membongkar SP3 laporan istri Ferdy Sambo, hingga terjadi pembunuhan Brigadir J di rumah dinasnya Duren Tiga.

Dalam laporan Putri Candrawathi dijelaskan soal pelecehan seksual hingga Brigadir J mengancam menggunakan senjata api atau pistol.

Disamping itu, terpisah Susi dalam BAPnya mendengar suara desahan dari kamar Putri Candrwathi.

Baca Juga: Buktikan Perselingkuhan Putri Candrawathi dan Kuat Maruf, Sosok Ini Usulkan Anak Balita Ferdy Sambo Dites DNA

Dalam isi SP3 laporan Putri Candrawathi soal pelecehan seksual yang dialaminya.

Isi SP3 laporan Putri Candrawathi juga mengungkapkan detail adegan kamar istri Ferdy Sambo itu dengan Brigadir J.

Tak hanya itu, Putri Candrawathi dalam SP3 tersebut mengaku bahwa dirinya diancam Brigadir J.

Baca Juga: Teka-teki Isu Perselingkuhan Putri Candrawathi dan Kuat Maruf, Sosok Wanita Ini Sarankan Tes DNA

Brigadir J pun disebut meraba bagian intim Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo.

SP3 laporan dari istri Ferdy Sambo itu dibongkar oleh Johnson Panjaitan.

Berikut Isi SP3 Laporan Putry Candrawatri yang dibacakan J.Panjaitan, yang dikutip melalui Youtube TvOnews 6 September 2022.

Baca Juga: Ferdy Sambo Menikah Lagi dengan Si Cantik? Diduga Putri Candrawathi Selingkuh 

Johnson Panjaitan pun kembali membongkar SP3 laporan istri Ferdy Sambo, hingga terjadi pembunuhan Brigadir J di rumah dinasnya Duren Tiga.

Dalam kejadian yang ada di Magelang terdapat lima orang yang terlibat diantaranya Brigadir J, Putri Candrawathi, Kuat Maruf, Bharada E dan Susi.

Komnas HAM pun secara terbuka menyebut mendiang Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J sempat menggendong Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo di Magelang, Jawa Tengah.

Baca Juga: 2 Indikasi Ini Memperkuat Isu Perselingkuhan Putri Candrawathi dengan Om Kuat, Begini Hubungannya

Sebelumnya, ada Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi, secara resmi menghentikan laporan dugaan pelecehan seksual Putri Candrawathi di Duren Tiga.

Laporan itu dihentikan setelah Polri melakukan gelar perkara dan tidak menemukan bukti.

Temuan Komnas HAM terkait pelecehan seksual itu lalu mendapat tanggapan dari pihak Brigadir J.

Baca Juga: 2 Indikasi Ini Memperkuat Isu Perselingkuhan Putri Candrawathi dengan Om Kuat, Begini Hubungannya

Sebagai kuasa hukum dari keluarga Yoshua, Johnson Panjaitan menyebut, saat pihaknya melapor ke Kabarskrim Polri.

Putri Candrawathi telah membuat laporan atas dugaan pelecehan seksual Putri Candrawathi di Duren Tiga dan percobaan pembunuhan.

"Dan dengan tegas pihak Polri menyatakan tidak ada tindak pidananya," kata Panjaitan.

Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Ferdy Sambo Bisa Menikahi Si Cantik Tanpa Sepengetahuan Putri Candrawathi

Anehnya, dalam soal peristiwa di Magelang. Tidak ada laporan, tiba-tiba diungkapkan Komnas HAM. 

"Tak ada pelaporan, tiba-tiba muncul. Jika dilihat dengan sungguh-sunggu, maka berkasnya hancur," tegas Panjaitan.

Panjaitan mengatakan, pihaknya berposisi sebagai pro justitia," tambah Panjaitan.

Baca Juga: Susi Ungkap Dugaan Pelecehan, Brigadir J Keluar Kamar Putri Candrawathi dengan Pakaian Acak-acakan

Menurutnya, bahwa jika memang sungguh-sungguh yah pro justitia.

"Walau mengelak bahwa hal itu peristiwa tanggal 7, tetapi harus melihat laporan Bu Putri," kata pengacara keluarga Brigadir J itu.

Panjaitan pun mengaku, sudah memiliki SP3 laporan Putri Candrawathi.

Baca Juga: Isi BAP Susi Bocor, Sebut Putri Candrawathi Bermain Belakang? Ini yang Sebenarnya Terjadi

Berikut adalah isi SP3 Laporan Putri Candrawathi yang dibacakan J Panjaitan, yang dikutip melalui Youtube TvOnews 6 September 2022.

Pada saat hari jumat tanggal 8 Juli 2022, sekitar Pukul 17.00 di Kompleks Duren Tiga.

Bermula saat ketika korban sedang berada didalam kamar. Dalam posisi terbaring di tempat tidur.

Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Beberkan Motif Pembunuhan Brigadir J: Putri Candrawathi Ancam Ferdy Sambo

Tiba tiba pelaku (Brigadir J) masuk dan langsung memegang paha, kemaluan, serta memegang payudara korban.

Kemudian si korban (Putri Candrawathi) kaget, dan langsung berteriak tolong...tolong..tolong... 

Namun si pelaku langsung mengancam korban dengan cara menodong senjata api ke kepala korban.

Baca Juga: Akhirnya Terungkap! BAP Susi Bocor: 7 Bulan Hubungan Terlarang Putri Candrawathi dengan Ajudan

Korban yang merasa ketakutan itu, kembali berteriak dengan kalimat tolong-tolong...tolong...

Pelaku langsung keluar dari kamar korban. Akibatnya korban hingga merasa ketakutan dan menceritakan kepada suami korban.

Putri Candrawathi Ikut Menikmati

Baca Juga: Terkuak! Putri Candrawathi Lebih Percaya Brigadir J, Om Kuat Iri, Kamaruddin Simanjuntak: Dia Ingin Berkuasa

Kini Putri Candrawathi masih jadi sorotan publik setelah pengakuannya diperkosa oleh Brigadir J.

Diduga pengakuan Putri Candrawathi itulah yang membuat Ferdy Sambo menghabisi nyawa Brigadir J.

Putri Candrawathi merupakan tersangka kasus pembunuhan Brigadir J.

Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Beberkan Motif Pembunuhan Brigadir J: Putri Candrawathi Ancam Ferdy Sambo

Hingga kini Putri Candrawathi belum juga ditahan karena memiliki hak istimewa.

Bahkan Putri Candrawathi masih ngotot diperkosa oleh Brigadir J

Menurut keterangan Putri Candrawathi, Brigadir J masuk ke kamarnya lalu terjadilah pemerkosaan.

Baca Juga: Alasan Putri Candrawathi Berselingkuh dengan Om Kuat: Ferdy Sambo Menikah dengan Si Cantik?

Namun pernyataan Putri Candrawathi yang mengaku dapat pelecehan seksual justru diragukan.

"Dia (Brigadir J) menjilati tangan, lalu bagian-bagian sensitif," kata Putri Candrawathi, dikutip dari tvOne News.

Selain itu, pengakuan Putri justru dinilai menunjukkan bahwa dia menikmati setiap perlakuan yang diduga dilakukan oleh Brigadir J.

Baca Juga: Apa yang Terjadi Jika Putri Candrawathi Ditahan? Irma Hutabarat: Sambo Bakal Nyanyi Lagu yang Tidak Merdu

Lantas benarkah hal itu yang didengar Susi?

Susi Dengar Suara Desahan

Sementara itu, anggota Komisi III DPR Dipo Nusantara mengatakan, narasi dugaan kekerasan seksual dalam peristiwa pembunuhan Yosua memang sulit diterima.

Baca Juga: 3 Video Kuat Maruf dan Putri Candrawathi Jadi Bukti, Bharada E Siap Buka di Pengadilan

Sebab, Polri jelas-jelas sudah mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3).

Dalam berita acara pemeriksaan (BAP) konfrontasi Putri terkait dengan narasi pelecehan seksual tersebut.

Dalam BAP itu, Putri Candrawathi menceritakan kejadian di Magelang pada 7 Juli sekitar pukul 18.00 sampai 19.30.

Baca Juga: Terungkap! Ternyata Ini Keinginan Putri Candrawathi yang Tak Mampu Dipenuhi Brigadir J, Hingga Tega Bunuh?

Saat itu Yoshua disebut masuk ke kamarnya. Putri menyebut dirinya sedang tidak enak badan.

Istri eks Kadivpropam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo tersebut menyatakan bahwa Yoshua memaksanya untuk berdiri dan menuju pintu.

”Lalu, Yosua membuka pintu kaca dan sambil jalan ke arah keluar pintu kaca,” ujar Putri dalam BAP.

Baca Juga: Pengacara Brigadir J Ikut Bongkar Permainan Putri Candrawathi Selama Ini: Canggih dan Kayak Bintang Film

Pada saat itu, Putri mengaku sengaja menyenggol keranjang tumpukan pakaian yang sudah disetrika.

Dia juga menendang-nendangkan kakinya ke pintu kaca dengan harapan ada orang yang mendengar.

”Setelah posisi saya berada di depan pintu kaca, saya tidak melihat ada orang di sekitar tangga,” tuturnya.

Baca Juga: Pengacara Brigadir J Bocorkan Bahaya Sosok Putri Candrawathi: Nyawa Komnas HAM Jadi Taruhan!

Putri lalu mengatakan bahwa, Yoshua menghempaskan tubuhnya hingga terjatuh di depan pintu kamar mandi yang posisinya berhadapan dengan pintu kaca dan berada di depan pintu kamar.

”Saya terjatuh saat itu, terduduk menyandar ke keranjang pakaian kotor dengan posisi kaki lurus,” terangnya.

Keterangan Putri dalam BAP itu bertentangan dengan saksi lain. Salah satunya, keterangan saksi Susi.

Baca Juga: Masih Bebas, Sosok Ini Ungkap Putri Candrawathi Lebih Berbahaya Dibanding Ferdy Sambo, Sederet Fakta Ini Bukti

Dalam keterangannya, Susi menyebutkan bahwa dirinya melihat Yosua masuk ke kamar Putri, lalu mendengar suara mendesah.

”Artinya, itu (keterangan Putri) bisa terbantahkan,” terangnya, dikutip Teras Gorontalo dari Voxtimor. 

Dipo menyebut keterangan Putri Candrawathi yang tertuang dalam BAP itu sangat mungkin menjadi acuan Komnas HAM dan Komnas Perempuan untuk menyimpulkan terjadinya dugaan kekerasan seksual.

”Kalau berdasar keterangan satu pihak saja, tentu belum bisa disimpulkan terjadi pelecehan,” ujar politikus PKB tersebut. *** (Siti Nurjanah/Teras Gorontalo).

Reporter Redaksi
Editor Desi Kris