AYOJAKARTA.COM - Kasus pembunuhan Brigadir J hingga saat ini bak bola api yang terus bergulir.
Belum ada penyelesaian jelas dalam penangan kasus pembunuhan Brigadir J ini.
Diketahui, Ferdy Sambo sebagai tersangka utama dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
Baca Juga: 3 Video Kuat Maruf dan Putri Candrawathi Jadi Bukti, Bharada E Siap Buka di Pengadilan
Di sisi lain, ada hal yang juga menjadi sorotan publik yakni soal isu perselingkuhan Putri Candrawathi dan Kuat Maruf atau Om Kuat.
Bahkan, isu perselingkuhan Putri Candrawathi dan Kuat Maruf sampai saat ini juga belum diketahui kebenarannya.
Namun, kali ini Bharada E yang juga salah satu tersangka kasus pembunuhan Brigadir J buka suara soal isu perselingkuhan Putri Candrawathi dan Kuat Maruf.
Bharada E menyebut bahwa isu kedekatan Putri Candrawathi dan Kuat Maruf yang selama ini beredar bisa dibuktikan melalui video.
Bharada E disebut memiliki tiga video sebagai bukti kedekatan Putri Candrawathi dengan Kuat Maruf.
Bahkan, ia mengaku siap menunjukkan bukti video itu saat persidangan nanti.
Baca Juga: Hasil Lie Detector: Bharada E Tembak Pertama Brigadir J, Ferdy Sambo Terakhir
Dikutip AyoJakarta.com dari berita Teras Gorontalo berjudul "Bharada E Miliki 3 Bukti Video Putri Candrawathi dan Om Kuat, Motif Pembunuhan Brigadir J Terungkap".
Bharada E mengungkapkan jika Kuat Maruf dan Putri Candrawati merupakan sosok yang paling bertanggung jawab atas meninggalnya Brigadir J.
Hal tersebut diungkap oleh Bharada E kepada pengacaranya yakni Ronny Talapessy, seperti yang dikutip Teras Gorontalo dari kanal YouTube Fakta Terbaru ID.
Bharada E merupakan salah satu tersangka kasus pembunuhan Brigadir J semakin buka-bukaan.
Bharada E pun mengakui jika Brigadir J tidak bersalah dan ia hanyalah korban atas peristiwa ini.
Bharada E mengatakan bahwa jika alat bukti yang menunjukkan kedekatan antara Kuat Maruf dan Purti Candrawathi yang ia miliki nantinya akan dibuka di pengadilan.
Baca Juga: Bharada E Teruji Jujur Berikan Keterangan soal Kasus Brigadir J, Bagaimana dengan Ferdy Sambo?
Kuat Maruf sendiri ialah sopir pribadi keluarga Ferdy Sambo, dan menjadi salah satu tersangka kasus pembunuhan Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.
Kuat Maruf saat ini selalu disebut-sebut memiliki hubungan istimewa dengan majikannya yakni Putri Candrawathi.
Dikutip Teras Gorontalo dari YouTube Remedial Script, Kuat Maruf menjadi sosok yang begitu dipercayai keluarga Ferdy Sambo.
Baca Juga: Hasil Pemeriksaan Lie Detector Bharada E, Bripka RR dan Kuat Maruf yang Dilakukan Bareskrim Polri
Kuat Maruf pun mejadi sopir pribadi Putri Candarawati dan Ferdy Sambo sejak mantan Kadiv Propam Polri ini masih menjabat sebagai Kapolres.
Kini Kuat Maruf, Putri Candrawathi, Ferdy Sambo sama- sama menjadi tersangka kasus pembunuhan Brigadir J.
Dua ajudan Ferdy Sambo yakni Bharada E dan juga Bripka RR juga ikut menjadi tersangka lantaran terlibat kasus pembunuhan Brigadir Yosua atau Brigadir J.
Belakangan keterangan dari para tersangka dalam kasus pembunuhan berencana terhadapa Brigadir J berbeda.
Putri Candarawathi mengaku jika dirinya adalah korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J.
Kemudian Bharada E mengaku jika dirinya tak yakin ada pelecehan seksual yang dialami Putri Candrawathi.
Baca Juga: Bharada E Bongkar Kunci Skenario Awal Ferdy Sambo Habisi Brigadir J
Sementara itu Bharada E juga mengaku jika dirinya merupakan penembak pertama serta Ferdy Sambo menembak terakhir.
Namun sayangnya Ferdy Sambo tak mengaku jika dirinya tidak ikut menembak Brigadir J.
Hal itu seperti yang dikutip pada Polri TV, ada beberapa adegan rekonstruksi yang tak diperankan oleh Ferdy Sambo dan digantikan oleh pemeran pengganti.
Baca Juga: Bharada E Bongkar Habis Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J: Skenario Berantakan
Hal tersebut karena Ferdy Sambo tetap pada pengakuannya jika dirinya tidak melakukan adegan-adegan yang diperankan itu.
Bharada E pun semakin berani ungkap alat bukti dan beri pengakuan mengejutkan.
Pengacara Bharada E kemudian selalu mengingatkankan agar dia tetap konsisten pada keterangannya.
Karena seperti yang kita tahu sebelumnya bahwa, Bharada E merasa ketakutan dan mengikuti skenario Ferdy Sambo.
Namun belakangan ini Bharada E justru semakin berani untuk terbuka, terutama mengungkap alat bukti yang ia punya.
Tidak hanya alat bukti yang ada, Bharada E juga memberi keterangan yang berbeda dengan Putri Candrawathi.
Bharada E yang akrab disapa Icad itu mengungkap sosok yang paling bertanggung jawab atas kematian Brigadir J kepada pengacaranya.
Selain itu Bharada E juga turut memiliki rekaman video yang berisi bukti rekaman Putri Candrawathi.
Bharada E berharap bahwa jika dirinya bisa membuka tabir dengan menunjukkan alat bukti di persidangan tanpa ada yang ditutup-tutupi.
Video itu juga pernah ditunjukkan Bharada E kepada Deolipa Yumara yang merupakan mantan pengacaranya.
Video dari Bharada E tersebutlah yang membuat Deolipa Yumara berani buka-bukaan ke public soal hubungan intim Putri Candrawathi dan Kuat Maruf.
Sementara itu, Bharada E juga sangat berharap agar Putri Candrawathi jujur dalam kasus ini.
Baca Juga: Jalani Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J, Bharada E Sempat Tertekan
Namun pada kenyatannya Putri Candrawathi tak seperti yang diharapkan.
Istri Ferdy Sambo ini tetap mengaku jika dirinya merupakan korban pelecehan yang dilakukan oleh Brigadir J.
Tidak hanya soal pelecehan seksual, Putri Candrawathi juga mengaku jika ada percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh Brigadir J kepadanya.
Saat ini Bharada E semakin tak disenangi oleh keluarga Ferdy Sambo.
Hal itu karena Bharada E telah memberi keterangan yang sudah meruntuhkan skenario-skenario yang sebelumnya telah disusun oleh Ferdy Sambo.
Bharada E juga mengaku jika dirinya memang penembak pertama atas perintah dan Ferdy Sambo menembak terakhir.
Namun pernyataan Bharada E tersebut justru ditepis Ferdy Sambo, belakangan mantan Kadiv Propam Polri ini mengaku jika dirinya tidak ikut menembak.
"Klien kami dan tersangka yang lain membantah hal tersebut sehingga atas keterangan Bharade E tersebut semuanya akan diuji fakta-faktanya dalam persidangan," ungkap Kuasa Hukum Ferdy Sambo, Arman Hanis kepada wartawan, Sabtu 10 September 2022, seperti yang dikutip Teras Gorontalo dari PMJ News.
Para tersangka pun sudah diperiksa menggunakan lie detector, penyidik kemudian mengungkap jika hasil pemeriksaan para tersangka jujur.
Bharada E mengungkap sosok yang paling bertanggung jawab atas kematian Brigadir J adalah Putri Candrawathi dan Kuat Maruf.
Baca Juga: Bharada E Bakal Bertemu Ferdy Sambo di Rekonstruksi Kematian Brigadir J?
Dia mengatakan akan menbuka alat bukti video yang dimilikinya ke pengadilan nanti untuk membuktikan jika Brigadir J tidak bersalah.
Salah satu alat bukti video yang menunjukkan kedekatan antara Kuat Maruf dan Putri Candrawathi yang dia kantongi, nantinya akan dibuka di pengadilan.
Disamping isu perselingkuhan Putri Candrawathi dan Om Kuat muncul saat dibongkar oleh mantan pengacara Bharada E, Deolipa Yumara beberapa waktu lalu.
Istri mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi tengah santer diisukan memiliki hubungan spesial dengan sang sopir, yakni Kuat Maruf.
Belakangan, terkuak besaran gaji Kuat Maruf yang dinilai publik sebagai fantastis dengan berprofesi seorang sopir, yakni berkisar Rp 7 juta-Rp 10 juta per bulan.
Selain nilai gaji yang cukup besar, Kuat Maruf juga disebut-sebut adalah sosok kepercayaan Ferdy Sambo.
Baca Juga: Ferdy Sambo Ngaku Ingin Hapus Jejak Bharada E dari Kasus Pembunuhan Brigadir J, Ini Alasannya
Kuat Ma'ruf bahkan memiliki pengaruh kuat dibandingkan dengan ajudan Ferdy Sambo yang lainnya.
Berdasarkan spekulasi yang beredar, laporan Kuat Ma'ruf kepada Ferdy Sambo lah yang menjadi cikal bakal pembunuhan terhadap Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Kala itu, Kuat Ma'ruf disebut-sebut telah melaporkan kedekatan antara Brigadir J dengan Putri Candrawathi kepada Ferdy Sambo ketika berada di Magelang, Jawa Tengah.
Baca Juga: Ini Janji Ferdy Sambo Kepada Bharada E yang Tak Bisa Dipenuhi hingga Berbalik Melawan Dirinya
Saat ini Kuat Ma'ruf sudah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J bersama empat orang lainnya.
Mereka ialah Bharada E, Bripka Ricky Rizal, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Bahkan kini fakta akhirnya terungkap, mengenai Putri Candrawathi sudah 14 tahun bersama Om Kuat.
Bahkan kebersamaan Putri Candrawathi dan Kuat Ma'ruf itu sejak Ferdy Sambo belum menjadi seorang jenderal bintang dua.
Kini isu perselingkuhan Putri Candrawathi dan Om Kuat senter berhembus sangat kencang.
Om Kuat alias Kuat Ma'ruf hangat diperbincangkan setelah isu perselingkuhannya dengan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi terungkap publik.
Baca Juga: Ferdy Sambo Akui Salah Perintahkan Bharada E Tembak Brigadir J hingga Tewas
Disebutkan Om Kuat ternyata sudah 14 tahun lebih bersama keluarga Putri Candrawathi.
Bukan orang baru, Om Kuat alias Kuat Ma'ruf merupakan orang terlama yang menjadi bagian dari keluarga Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo.
Dikatakan, Om Kuat alias Kuat Ma'ruf bekerja bersama Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi sejak sekitar tahun 2008.
Baca Juga: Pengacara Bharada E Bongkar Soal Dugaan LGBT di Kasus Brigadir J, Sebut B nya Adalah Ferdy Sambo
Di mana Om Kuat bekerja di keluarga Putri Candrawathi saat Ferdy Sambo belum menjadi seorang berpangkat jenderal.
Bahkan baru-baru ini Bripka RR alias Ricky Rizal membongkar soal dugaan pelecehan seksual yang dialami Putri Candrawathi.
Pasalnya, Bripka RR atau Ricky Rizal salah satu tersangka yang berada di Magelang.
Baca Juga: LPSK Tolak Perlindungan Bharada E Terkait Percobaan Pembunuhan karena Tak Ada Ancaman Bahaya
Desas-desus peristiwa di Magelang, Jawa Tengah disebut menjadi pemicu terjadinya kasus pembunuhan Brigadir J.
Bahkan, Komnas HAM kembali ‘hidupkan' dugaan pelecehan seksual yang diduga telah dilakukan oleh Brigadir J.
Setelah didatangi istri dan keluarga akhirnya Bripka RR merubah haluan melawan skenario Ferdy Sambo.
Baca Juga: Bharada E Bukan Pelaku Utama Kasus Brigadir J, Bagamaina Nasib Ferdy Sambo?
Awalnya, dugaan pelecehan seksual yang diklaim Putri Candrawathi tersebut sudah di SP3 oleh penyidik.
Berubah-ubahnya keterangan dari istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi soal dugaan pelecehan seksual tersebut.
Seakan-akan menambah panjang drama kasus pembunuhan yang menewaskan Brigadir Yosua atau Brigadir J.
Yang mana, dituding Brigadir J, sudah melukai harkat dan martabat keluarga Ferdy Sambo.
Berikut pengakuan Bripka RR, tentang kejadian di Magelang, Jawa Tengah. ***(Tim Teras Gorontalo 04/ Teras Gorontalo)

Share this article
Bharada E mengaku memiliki bukti video kedekatan Putri Candrawathi dan Kuat Maruf dan siap diungkap di pengadilan nanti.