AYOJAKARTA.COM - Mantan Menko Polhukam Mahfud MD mengaku dirinya sudah siap untuk gabung dalam Komite Reformasi Kepolisian yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.
Namun, Mahfud mengatakan jika sampai saat ini masih belum dihubungi lagi terkait permintaan dirinya untuk gabung dalam komite kepolisian tersebut.
Ia menyebut sudah lama tidak melakukan komunikasi dengan istana mengenai hal ini.
"Sampai sekarang saya belum tahu perkembangannya apa, karena komunikasi resmi saya sudah selesai lama," ujar Mahfud dikutip dari tayangan Kompas TV.
Saat itu Mahfud menyatakan dirinya memang bersedia untuk bergabung dalam Komite Reformasi Kepolisian.
Lebih lanjut, Mahfud mengatakan dirinya tidak ingin menanyakan perkembangan hal ini sebab dirinya tak mau dianggap menginginkan jabatan.
Sebelumnya, Mahfud sempat mengungkapkan bahwa dirinya ditawari untuk bergabung dalam Komite Reformasi Kepolisian melalui kanal YouTube Mahfud MD Official.
Saat itu Mahfud menyampaikan bahwa dirinya dihubungi oleh Sekkab Teddy Indra Wijaya.
Teddy menghubungi Mahfud pada 15 September jam 17.00 WIB.
Namun, saat itu Mahfud belum bisa menemui Teddy karena dirinya sedang berada di Yogyakarta.
Hingga akhirnya pada 16 September sore, Mahfud dan Teddy bertemu.
Baca Juga: LPG Bakal Diganti dengan DME, Kapan?
Keduanya berdiskusi terkait ajakan untuk bergabung dalam Komite Reformasi Kepolisian.
"Dari diskusi yang panjang itu saya hanya menyampaikan konfirmasi satu hal, bahwa saya menyetujui seluruh rencana Pak Prabowo untuk reformasi dan saya bisa ikut membantu dalam Tim reformasi Polri saja," katanya.***