AYOJAKARTA.COM -- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang belakangan sering mewarnai medsos ternyata punya sisi lain yang jarang diketahui orang.
Siapa sangka ternyata Dedi Mulyadi memiliki kecintaan yang besar terhadap lingkungan dan peternakan.
Salah satu yang kini ramai dibicarakan adalah peternakan sapi milik Dedi yang berada di kawasan Lembur Pakuan.
Tempat ini bukan sekadar peternakan biasa tapi benar-benar jadi contoh soal kebersihan, kerapihan, dan pengelolaan modern yang inspiratif.
Saat memasuki kawasan Lembur Pakuan suasana sejuk dan bersih langsung menyambut. Tidak ada sampah berserakan jalanan kampung rapi dan area pemukiman warga terjaga kebersihannya.
Tidaklah heran kalau banyak pengunjung yang datang dibuat kagum dengan lingkungan di sekitar peternakan ini.
Lingkungan yang asri dan bersih seperti ini jelas bisa jadi motivasi bagi daerah-daerah lain untuk ikut menjaga kebersihan.
Baca Juga: Respons Fatwa Haram MUI, Begini Jawaban Dedi Mulyadi Soal Vasektomi yang Jadi Syarat Bansos
Peternakan sapi milik Kang Dedi Mulyadi di dalamnya terdapat sekitar 139 ekor sapi.
Berbagai jenis sapi seperti Limousin, Brahman dan Simental semua sapi di sini tampak sehat, gemuk, dan bersih.
Setiap kandang diatur rapi dengan sirkulasi udara yang baik serta alas yang rutin diganti agar tetap bersih dan nyaman untuk sapi.
Uniknya setiap sapi di peternakan ini dilengkapi barcode khusus di telinganya.
Barcode tersebut berisi identitas sapi, mulai dari usia, jenis, hingga riwayat vaksinasi.
Ini menjadi bukti bahwa sistem peternakan di sini sudah sangat modern dan terdata dengan baik.
Kang Dedi menerapkan pola makan teratur untuk sapi-sapinya dan setiap pagi sore, sapi diberi pakan konsentrat sedangkan malam hari diberikan rumput segar, seperti rumput gajah dan jerami.
Menurut pengelola disana sapi-sapi Kang Dedi Mulyadi bukan hanya untuk konsumsi biasa, tapi juga sering jadi pilihan utama saat Idul Adha tiba.
Banyak warga dan kolega Kang Dedi yang memesan sapi kurban langsung dari peternakan ini karena kualitasnya yang sudah terbukti.
Selain unggul dari segi kebersihan dan manajemen peternakan keberadaan peternakan ini juga membawa dampak positif bagi warga sekitar.
Banyak warga Lembur Pakuan yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan kini direkrut untuk ikut serta merawat sapi, membersihkan kandang, hingga mengelola kebun durian yang berada di sekitar area peternakan.
Langkah ini sejalan dengan prinsip Kang Dedi yang memang dikenal peduli sosial.
Peternakan ini tidak hanya menjadi ladang usaha pribadi tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.***