Pro-Kontra! Program Barak Militer Dedi Mulyadi Ternyata Tak Hanya untuk Pelajar, Orang Dewasa Bermasalah Juga akan Dibina

Tidak hanya ditujukan bagi siswa yang berperilaku menyimpang, program ini kini juga akan menjangkau masyarakat dewasa yang bermasalah
Tidak hanya ditujukan bagi siswa yang berperilaku menyimpang, program ini kini juga akan menjangkau masyarakat dewasa yang bermasalah

AYOJAKARTA.COM – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menjadi sorotan publik usai mengumumkan perluasan program pembinaan kedisiplinan di barak militer.

Tidak hanya ditujukan bagi siswa yang berperilaku menyimpang, program ini kini juga akan menjangkau masyarakat dewasa yang dianggap bermasalah dalam kehidupan sosial.

"Program ini akan saya kembangkan, tidak hanya untuk pelajar, tapi juga untuk orang dewasa," ujar Dedi Mulyadi dikutip ayojakarta.com dari berbagai sumber. 

Baca Juga: Fakta Menarik Tung Tung Tung Sahur, Meme Brainrot Asal Indonesia yang Viral di TikTok

Sasaran: Orang Dewasa yang Kerap Buat Onar

Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa banyak perilaku menyimpang di kalangan orang dewasa yang tidak bisa dijerat dengan hukum pidana, namun tetap mengganggu ketertiban sosial.

Contohnya seperti perilaku mabuk-mabukan, meninggalkan tanggung jawab keluarga, atau terlibat dalam aktivitas geng jalanan.

Diberi Keterampilan dan Dilibatkan dalam Proyek Pemda

Berbeda dengan siswa, warga dewasa yang ikut program ini akan diberi pelatihan keterampilan praktis seperti pertanian, perikanan, hingga keterlibatan dalam proyek-proyek pembangunan infrastruktur.

"Misalnya pembangunan jalan, irigasi, atau sekolah. Mereka bisa kita arahkan bekerja sama dengan kontraktor sebagai tenaga kerja. Gaji mereka akan diserahkan langsung ke keluarga agar tidak disalahgunakan," jelasnya.

Program ini juga akan diawasi ketat oleh unsur TNI selama proses pembinaan berlangsung.

Baca Juga: Cari HP Baru? Rekomendasi 3 HP Keluaran Terbaru 2025 Spesifikasi Tinggi: Chipset, Kamera, Baterai Juara

Pro dan Kontra: Militerisasi atau Solusi Kedisiplinan?

Langkah Dedi Mulyadi mengirim pelajar bermasalah ke barak militer sebelumnya telah memicu perdebatan publik.

Para siswa yang sering tawuran, bolos sekolah, hingga kecanduan bermain game disebut menjadi target program kedisiplinan ini.

Namun, sejumlah pihak menilai pendekatan ini terlalu keras. Ketua Komnas HAM, Atnike Nova Sigiro, mempertanyakan kewenangan TNI dalam memberikan pendidikan kewarganegaraan kepada anak-anak.

"Ini bukan ranah TNI untuk memberikan civic education. Perlu ditinjau ulang, jangan sampai melanggar hak anak," tegas Atnike di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Jumat (2/5).

Ia juga menekankan bahwa penanganan terhadap anak seharusnya mengikuti prosedur hukum anak, bukan intervensi yang bersifat militeristik.

Anggota Komisi X DPR, Bonnie Triyana, juga mengingatkan bahwa tidak semua permasalahan sosial dapat diselesaikan dengan pendekatan militer. Ia menyarankan agar pemerintah mencari solusi yang lebih komprehensif.

Evaluasi Diperlukan Sebelum Implementasi Luas

Di tengah respons yang beragam, program Dedi Mulyadi ini tetap berjalan dan sedang dalam tahap pengembangan.

Terlepas dari niat membangun karakter dan menanamkan kedisiplinan, pendekatan ini tetap perlu dikaji mendalam agar tidak melanggar hak asasi dan tetap berada dalam koridor hukum yang berlaku.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# program barak militer
# sasaran
# orang dewasa
# KDM
# pelajar
# Dedi Mulyadi

News Update

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).