AYOJAKARTA.COM -- Rismon Sianipar yang merupakan saksi ahli digital forensik dalam kasus Jessica Wongso secara khusus menyoroti portal berita online yakni Ayojakarta.com dan Ayobandung.com.
Menurut Rismon Sianipar, kedua portal berita tersebut sangat banyak membantu dalam upaya menyuarakan keadilan bagi Jessica Wongso.
Karena konsistensi tersebut, Rismon Sianipar selaku saksi ahli digital forensik yang berdiri bersama Jessica Wongso menyampaikan terima kasih.
Pernyataan terkait dukungan bagi Jessica Wongso tersebut disampaikan langsung oleh Rismon melalui kanal Youtube pribadinya, Youtube Balige Academy.
Menjadi salah satu orang yang banyak terlibat dalam perkara kopi sianida, Rismon banyak menyoroti sejumlah nama.
Di samping mempertanyakan tanggung jawab para petinggi kepolisian yang terlibat, Rismon juga sering menyebut nama M Nuh Al Azhar serta Hariman Rianto.
Kedua nama tersebut, menurut Rismon merupakan sosok paling bertanggung jawab sebagai penyebab ketidakadilan bagi Jessica.
Keterlibatan kedua nama tersebut, menurut Rismon sangat merugikan bagi proses keadilan di Indonesia sehingga membuat citra hukum tercemar.
Terkait dengan kasus kopi sianida yang menggemparkan di tahun 2016, melalui kanal Youtube-nya Rismon kerap menyoroti sejumlah kejanggalan.
Melalui pendekatan secara keahlian, Rismon yang merupakan sosok mumpuni di bidang informasi teknologi kerap menampilkan sejumlah pembuktian.
Upaya manipulasi melalui pengrusakan alat bukti digital yang dilakukan M Nuh Al Azhar serta Hariman Rianto membawa dampak merusak.
Kendati demikian, Rismon juga kerap menyayangkan upaya penegakan hukum yang dinilainya tidak berjalan seimbang.
Untuk itu Rismon juga kerap mengajak kepada seluruh pencari keadilan untuk terus menyuarakan kebenaran.
“Kita jangan pernah lelah, sampai didengar oleh mereka yang memiliki kewenangan, kita bongkar rekayasa yang maha tragis, barbar dan memalukan,” ungkapnya.
Nasib malang yang dialami Jessica sejak 2016, menurut Rismon tidak lepas dari keterlibatan M Nuh Al Azhar serta Hariman Rianto.
Namun demikian, Rismon memastikan akan tetap melakukan upaya-upaya terbaik untuk bisa mengembalikan nilai keadilan yang kini mengalami hambatan.
“Inilah harga dari sebuah keadilan, bahwa keadilan bukan turun dari langit tetapi harus kita perjuangkan, khususnya di Indonesia,” jelas Rismon.
Terkait dengan banyaknya ketidakadilan di Indonesia khususnya dalam kasus kopi sianida, Rismon secara khusus memberi penghargaan bagi Patriot Literasi.
Menurut Rismon, portal berita Ayojakarta.com dan Ayobandung.com merupakan corong keadilan dalam menyuarakan kebenaran untuk diketahui oleh semua pihak.
“Jadi saya sangat salut kepada para pejuang literasi yang sama-sama ingin menegakan keadilan di Indonesia,” ungkap Rismon.***