Bekasi •
"Besok baru ujicoba dua minggu. Bukan semua sekolah dibuka ya," kata Inayatullah kepada Ayobekasi.net - bagian dari Ayo Media Network, Minggu (12/7/2020).
Dia merinci, kegiatan belajar mengajar secara daring ini dilakukan melalui Google Meet dua kali seminggu dan penugasan melalui Whatsapp empat kali seminggu.
Pada Rabu (8/7/2020), jumlah total kasus positif Covid-19 tercatat 449 orang. Kemudian pada Kamis (9/7/2020), naik menjadi 453 orang. Dan, hari ini kembali bertambah 4 menjadi 457 orang. Singkatnya, kondisi terkini ada 18 orang yang masih menjalani perawatan.
“Menurut saya agak aneh kebijakan yang dikeluarkan itu (mengizinkan pembukaan sekolah). Jangan alih-alih new normal, kita tutup mata sama fakta yang ada sekarang,” ujarnya.
"Besok baru ujicoba dua minggu. Bukan semua sekolah dibuka ya," kata Inayatullah kepada Ayobekasi.net - bagian dari Ayo Media Network, Minggu (12/7/2020).
Dia merinci, kegiatan belajar mengajar secara daring ini dilakukan melalui Google Meet dua kali seminggu dan penugasan melalui Whatsapp empat kali seminggu.
Pada Rabu (8/7/2020), jumlah total kasus positif Covid-19 tercatat 449 orang. Kemudian pada Kamis (9/7/2020), naik menjadi 453 orang. Dan, hari ini kembali bertambah 4 menjadi 457 orang. Singkatnya, kondisi terkini ada 18 orang yang masih menjalani perawatan.
“Menurut saya agak aneh kebijakan yang dikeluarkan itu (mengizinkan pembukaan sekolah). Jangan alih-alih new normal, kita tutup mata sama fakta yang ada sekarang,” ujarnya.
“Mungkin harus lebih sabar lagi, maklumi aja kan baru kemarin dibuka lagi (layanan penumpang),” ujarnya.
Tinggi Muka Air (TMA) di hulu Sungai Cileungsi dan Cikeas, juga Kali Bekasi terpantau normal, Jumat (10/7/2020) pagi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan informasi prakiraan cuaca untuk wilayah Kota Bekasi dan sekitarnya, Jumat (10/7/2020).
“Terkait adanya klaster baru di Kabupaten Bekasi, tempat ini adalah salah satu episentrum, kita menemukan konfirmasi positif 7 orang di sini, dan ini memang tempat tinggal teman-teman yang bekerja pada wilayah Cikarang dan sekitarnya,” kata dr Ivan di Komplek Perumahan Cikarang Baru 1, Sertajaya, Cikarang Timur, Kamis (9/7/2020).
“Jadi sebelum menjalankan aktivitasnya,pengemudi wajib mask selfie (selfie menggunakan masker) lebih dulu. Kalau enggak, ya enggak bisa jalan,” kata pria yang akrab disapa Nano tersebut di Giant Mega Bekasi Hypermall, Kamis (9/7/2020).
“Mitra pengemudi wajib melakukan cek kesehatan, kami undang mereka untuk itu. Paling tidak satu minggu sekali mereka harus datang (cek kesehatan),” kata Becquini.
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menjadi 'penumpang' pertama yang menjajal layanan ojol berbasis fitur kesehatan lengkap, di sela seremoni pembukaan kembali layanan ojek daring di Giant Mega Bekasi Hypermall, Kamis (9/7/2020).
Sekolah yang berada di Kota Bekasi direncanakan kembali dibuka pada 13 Juli mendatang.
Warga Kota Bekasi akhirnya bisa kembali bepergian menggunakan layanan transportasi online, Grab dan Gojek mulai Kamis (9/7/2020).
Tinggi Muka Air (TMA) di hulu Sungai Cileungsi dan Cikeas, juga Kali Bekasi terpantau normal, Kamis (9/7/2020) pagi. Adapun cuaca di Bekasi hari ini mendung dan berpotensi hujan pada siang dan malam hari.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan informasi prakiraan cuaca untuk wilayah Kota Bekasi dan sekitarnya, Kamis (9/7/2020).
Peluncuran GrabProtect dijadwalkan pada Kamis (9/7/2020) di Mega Bekasi Hypermall dan dihadiri oleh Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dan Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Dadang Ginanjar.
“Gempa Banten selatan terjadi akibat adanya deformasi batuan pada slab Lempeng Indo-Australia di Zona Benioff di kedalaman 87 kilometer, sementara Gempa Selatan Garut dipicu oleh adanya deformasi batuan pada slab Lempeng Indo-Australia di Zona Megathrust,” ujarnya.
Inayatullah juga menjelaskan bahwa PPDB jalur afirmasi memang ditujukan untuk siswa kurang mampu dimana datanya akan diverifikasi ulang. Selain itu, terdapat kuota pada masing-masing sekolah, juga persyaratan lainnya.
“Sekarang anaknya belum keterima dimana-mana, belum sekolah lagi. Mudah-mudahan ke depan ada solusi, jangan sampai kesalahan teknis seperti ini mempertaruhkan masa depan anak,” kata dia.