AYOJAKARTA.COM - BOBIBOS kembali menanggapi oknum-oknum yang masih meragukan inovasi bahan bakar dari jerami.
Kali ini BOBIBOS memberi balasan yang cukup pedas kepada para pembenci.
Diketahui, banyak pihak entah itu dari sejumlah tokoh atau buzzer tidak yakin dengan inovasi BOBIBOS ini.
Tim BOBIBOS lantas membahas terkait gagasan dari Nikola Tesla yang sudah lebih dari seabad lalu.
Baca Juga: Hari Kedua Tahun 2026, Monas Dikunjungi 4.404 Wisatawan Nusantara dan 53 Turis Mancanegara!
Kala itu, Nikola Tesla membayangkan dunia di mana energi dapat mengalir bebas, tanpa kabel, tanpa batas.
Pada masanya, gagasan itu dianggap terlalu jauh, terlalu rumit, bahkan mustahil.
Namun, lewat riset dan rekayasa yang terus berkembang seperti yang ditunjukkan Finlandia, dunia mulai mendekati apa yang dulu hanya ada di kepala Tesla.
Apa yang berawal dari eksperimen di laboratorium kini perlahan menjadi fondasi nyata bagi sistem energi masa depan.
"Sejarah mengingatkan kita bahwa inovasi besar hampir selalu lahir lebih dulu dari pemahaman publik. Ia sering diragukan sebelum akhirnya diterima," ujar BOBIBOS.
Baca Juga: Tiket Planetarium Jadi Sasaran Empuk Calo, Jakpro Lakukan Pengawasan Ketat
Kala itu, Tesla percaya pada satu hal sederhana yakni energi seharusnya bisa diakses tanpa batas, tanpa kabel, dan tanpa monopoli.
Ia bahkan sempat membayangkan listrik mengalir bebas melalui udara, menjangkau siapa pun, di mana pun atau yang disebut dengan wireless electricity.
Bagi banyak orang di masa itu, gagasan Tesla memang terdengar mustahil.
Bukan karena salah, tapi karena terlalu jauh melampaui pemahaman zaman.
Kala itu Tezla tidak gagal, namun dunia yang memang belum siap.
Hingga akhirnya lebih dari seratus tahun kemudian, dunia mulai paham apa yang dimaksud oleh Tesla.
Di Finlandia, para peneliti dari Aalto University berhasil mengembangkan sistem transmisi listrik nirkabel yang efisien dan aman.
Meski masih dalam tahap pengembangan, mereka berupaya energi bisa ditransfer melalui udara tanpa harus menempelkan perangkat secara presisi pada sumber daya.
Kini kemajuan yang dicapai Finlandia pun lahir dari perpaduan antara kreativitas ilmiah dan penerapan teknologi.
BOBIBOS pun mengatakan bahwa energi masa depan bukan tentang sensasi.
Melainkan tentang konsistensi mengerjakan hal yang benar, bahkan ketika belum semua orang percaya.
Belajar dari sejarah, menurut BOBIBOS inovasi yang datang terlalu awal selalu saja ditertawakan.
Ketike riset bertemu produksi, ketika teknoligi bertemu dengan kebutuhan rakyat dan ketika kepercayaan internasional mulai hadir sejarah akan menempatkan inovasi pada tempatnya.
Menurut BOBIBOS, energi tidak pernah lahir instan, inovasi tidak pernah muncul tanpa resistensi dan perubahan besar selalu dimulai dari pihak yang dianggap 'tidak masuk akal'.***
Share this article
Belajar dari sejarah, BOBIBOS sindir pihak-pihak yang tak yakin dengan inovasi bahan bakar jerami dan dikaitkan dengan gagasan