AYOJAKARTA.COM - Mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), menilai bahwa Presiden Prabowo Subianto tak banyak memberikan komentar soal konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
Menurutnya, sikap Prabowo itu tidak lepas dari adanya perjanjian antara Indonesia dan AS yang dinilai mengikat kebijakan pemerintah Indonesia.
JK mengatakan bahwa dalam perjanjian, Indonesia harus mengikuti kebijakan Amerika dan tidak bisa bertentangan.
"Presiden kan sudah terikat dengan perjanjian dengan Amerika," ujar JK.
Baca Juga: Catat! Jadwal Jam Operasional Transjakarta di Hari H Lebaran 2026
Ia juga menilai bahwa Indonesia telah memberikan hak kepada AS terlalu banyak, sehingga hal itulah yang mengikat Indonesia.
Kesepakatan inilah, yang menurut JK, membuat ruang gerak pemerintah Indonesia menjadi terbatas dalam menyampaikan sikap tegas terhadap konflik yang melibatkan Iran.
JK mengatakan, sikap Prabowo yang memilih tak banyak berbicara soal Iran karena khawatir sikap keras terhadap AS bisa berdampak pada hubungan ekonomi kedua negara, termasuk kebijakan tarif perdagangan.
Baca Juga: Konflik Iran-AS vs Iran, Mentan Amran Sulaiman Pastikan Stok Pangan Aman hingga 10 Bulan!
Oleh sebab itu, pemerintah Indonesia harus lebih hati-hati dalam merespons berbagai isu geopolitik, termasuk konflik yang melibatkan Iran.***