AYOJAKARTA.COM - Bahan bakar BOBIBOS saat ini tengah menyiapkan kejutan, di tengah memanasnya konflik geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Seperti diketahui, konflik antara tiga negara tersebut memicu lonjakan harga minyak dunia.
Bahkan saat ini, ketahanan energi di Indonesia pun disorot di tengah konflik yang memanas.
Hal ini lantas, menjadikan wacana mengenai kemandirian energi kembali menguat.
Salah satu inovasi energi menjadi sorotan adalah BOBIBOS.
BOBIBOS merupakan bahan bakar yang terbuat dari jerami.
Saat ini BOBIBOS dikabarkan tengah produksi bahan bakar di negara tetangga yakni Timor Leste.
BOBIBOS menjadi bahan bakar alternatif karya anak bangsa yang diklaim ramah lingkungan dan beroktan tinggi.
Kehadiran bahan bakar ini disebut-sebut dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor minyak.
BOBIBOS sendiri merupakan singkatan dari Bahan Bakar Original Buatan Indonesia Bos, sebuah inovasi biofuel yang dikembangkan dari limbah pertanian, khususnya jerami.
Selain itu, bahan bakar ini diklaim memiliki angka oktan mencapai RON 98, setara dengan bahan bakar premium kelas atas.
BOBIBOS juga disebut menghasilkan emisi karbon yang jauh lebih rendah dibandingkan BBM konvensional.
Baca Juga: Update Tragedi Longsor Sampah Bantargebang: 7 Korban Meninggal Dunia, 1 Korban Masih Dalam Pencarian
Di tengah konflik tiga negara yang memanas, BOBIBOS mengumumkan pihaknya akan siap memberi kejutan dalam waktu dekat.
Hal ini disampaikan melalui unggahan di Instagram @bobibos_, Senin (9/3).
"Sabar ya, akan ada update dari kami sebentar lagi. Inilah yang ditunggu-tunggu. Akhirnya selesai," tulis tim BOBIBOS.
Dari unggahan tersebut, BOBIBOS seakan memberi sinyal bahwa produk bensin dan solar buatnnya akan segera di launching dalam waktu dekat.
Sebelumnya, BOBIBOS sempat mengatakan bahwa produk bahan bakar ini akan dilaunching di Timor Leste pada Februari 2026.
Baca Juga: Capaian Sustainable Loans BRI Tembus Rp811,9 Triliun, Wujud Nyata Dorong Ekonomi Hijau dan Inklusif
Namun, hingga kini telah memasuki bulan Maret 2026, produk tersebut belum juga didistribusikan kepada rakyat Timor Leste.
Maka dengan pengumuman, publik menduga bahwa BOBIBOS akan segera mendistribusikan bensin dan solar buatannya dalam waktu dekat.
Kita tunggu saja ya, pengumuman resmi dari BOBIBOS akan akan launching bahan bakar dari jerami ini.
Tentunya, dengan kondisi dunia yang semakin rentan terhadap gejolak geopolitik, inovasi energi lokal seperti BOBIBOS dinilai dapat membuka peluang baru untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus mengembangkan sumber energi yang lebih ramah lingkungan.***