News

Di Tengah Krisis Energi, Legislator Gerindra Dorong BBM Merah Putih BOBIBOS jadi Bahan Bakar Alternatif

Oleh: Desi Kris Kamis 02 Apr 2026, 16:57 WIB
Bahan Bakar Nabati, BOBIBOS (Sumber: Instagram @bobibos_)

AYOJAKARTA.COM - Di tengah bayang-bayang krisis energi global akibat terjadinya konflik Timur Tengah, legislator dari Partai Gerindra mendorong pengembangan Energi Merah Putih BOBIBOS sebagai bahan bakar minyak (BBM) alternatif.

Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Bahkan Indonesia sendiri menetapkan kebijakan work from home (WFH) demi menghemat BBM.

Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia perlu memiliki opsi alternatif energi di tengah ancaman krisis saat ini.

Salah satu upaya pengembangan alternatif energi di tengah ancaman krisis ialah melalui "Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, Bos" atau BOBIBOS.

BOBIBOS sendiri merupakan inovasi energi baru yang lahir dari tangan anak muda Indonesia bisa menjadi pilihan masyarakat.

Bahan bakar ini berbahan dasar dari jerami yang diolah menjadi bensin dan solar.

BOBIBOS lahir melalui riset panjang selama satu dekade yang dilakukan oleh Founder BOBIBOS M. Ikhlas Thamrin bersama timnya.

BOBIBOS merupakan bahan bakar alternatif dari jerami yang ramah lingkungan dan diklaim mampu mengurangi emisi hingga mendekati nol.

Anggota DPR Fraksi Partai Gerindra Mulyadi pun mendorong BOBIBOS untuk jadi BBM alternatif.

Ia memaparkan sejumlah manfaat jika bahan bakar nabti ini bisa jadi bagian roadmap transisi energi sumber bioenergi dengan bahan baku jerami di Indonesia.

Menurutnya, jika BOBIBOS mulai diproduksi dan didistribusikan, masyarakat akan terbantu dengan kehadiran BBM murah dan berkualitas.

“Masyarakat terbantu, murah dan berkualitas(biaya produksi kurang dari 5 ribu rupiah),” ujar Mulyadi.

Selain itu, pengembangan BOBIBOS sebagai BBM alternatif juga akan meningkatkan pendapatan para petani.

Ia juga menegaskan bahwa pengembangan BBM ini tidak sampai dengan melakukan alih fungsi hutan.

"Tidak perlu alih fungsi hutan, luas sawah Indonesia 11 juta menurut BPS, satu Hektar menghasilkan 2000 liter)," imbuhnya.

Mulyadi juga menyampaikan bahwa kehadiran BOBIBOS akan membantu negara untuk melakukan penghematan sebab bisa mengurangi impor BBM.

Dengan adanya BOBIBOS ini, kata Mulyadi, akan menyerap lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Nantinya, Indonesia akan menjadi mandarin energi.***

Reporter Desi Kris
Editor Desi Kris