Bobibos Kirim Surat terbuka untuk Presiden Prabowo, Berharap Dapat Mandat untuk Kelola Sawah di Indonesia

Bobibos, Bahan Bakar Ramah Lingkungan dari Jerami. (Sumber: Instagram.com/@bobibos_)
Bobibos, Bahan Bakar Ramah Lingkungan dari Jerami. (Sumber: Instagram.com/@bobibos_)
Poin Penting
  • Bobibos tawarkan solusi energi lokal lewat olahan limbah jerami jadi BBM RON 98 guna dukung ketahanan energi nasional.

  • Melalui surat terbuka ke Presiden, Bobibos klaim mampu produksi 689 ribu barel per hari untuk tekan ketergantungan impor.

  • Inovasi ini butuh dukungan regulasi dan investasi agar potensi biomassa domestik bisa bersaing di kancah pasar global.

AYOJAKARTA.COM - Di tengah krisis energi global yang kian memanas, inovasi energi lokal kembali mencuri perhatian.

Kali ini datang dari Bobibos, bahan bakar berbasis jerami yang mengklaim mampu menjadi solusi strategis bagi ketahanan energi nasional.

Melalui surat terbuka di media sosial Instagram yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto, Bobibos menyampaikan ambisi besar untuk mengelola jutaan hektare sawah untuk produksi bahan bakar nasional.

Dalam unggahan resminya, Bobibos menyoroti potensi besar jerami sebagai bahan baku energi.

"Dunia krisis energi: Pak Prabowo, andai Bobibos diperintah kelola sawah. Andai BOBIBOS diberi mandat untuk mengelola potensi sawah Indonesia," tulis pengelola Bobibos di media sosial Instagram.

Selama ini dianggap limbah, jerami justru dinilai mampu diolah menjadi bahan bakar berkualitas tinggi dengan angka oktan mencapai RON 98 serta emisi karbon lebih rendah dibandingkan BBM konvensional.

Bobibos bahkan memaparkan simulasi ambisius. Jika diberikan mandat mengelola 5 juta hektare sawah, produksi bisa mencapai 20 miliar liter bahan bakar per tahun.

Angka ini setara dengan 125,7 juta barel atau sekitar 344 ribu barel per hari.

Jika cakupan diperluas hingga 10 juta hektare, produksi harian berpotensi menembus 689 ribu barel.

Sebagai perbandingan, konsumsi BBM Indonesia saat ini mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari, sementara produksi domestik hanya berkisar 580 ribu barel.

Artinya, ketergantungan impor masih sangat tinggi. Dengan skenario Bobibos, impor bisa ditekan drastis, bahkan berpotensi dihilangkan jika produksi pertanian mampu mencapai tiga kali panen dalam setahun.

Momentum ini semakin relevan di tengah ketegangan geopolitik global, khususnya di kawasan Selat Hormuz yang menjadi jalur vital distribusi minyak dunia.

Konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel terus mendorong volatilitas harga minyak global, membuat negara importir seperti Indonesia berada dalam posisi rentan.

Di sinilah Bobibos menawarkan keunggulan berbasis sumber daya lokal. Dengan bahan baku dari sektor pertanian domestik, rantai pasok energi menjadi lebih stabil dan tidak terpengaruh gejolak eksternal.

Namun, tantangan besar masih membayangi. Hingga kini, jerami belum masuk dalam peta jalan energi nasional.

Regulasi masih berfokus pada komoditas seperti sawit, tebu, dan aren. Dukungan kebijakan menjadi kunci utama agar inovasi ini dapat berkembang.

Anggota DPR RI, Mulyadi, menegaskan kesiapan teknologi Bobibos. “Kami siap, yang kami butuhkan itu regulasi, investasi, dan proteksi,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa Bobibos adalah energi pelengkap, bukan pengganti BBM.

Menariknya, ketika regulasi dalam negeri belum siap, Bobibos justru melangkah ke luar negeri dengan rencana produksi di Timor Leste.

Ini menjadi sinyal kuat bahwa inovasi energi berbasis biomassa memiliki daya saing global.

Jika pemerintah merespons surat terbuka ini dengan kebijakan konkret, bukan tidak mungkin Indonesia akan memasuki era baru, dari importir energi menjadi negara yang mandiri, bahkan eksportir energi berbasis sumber daya lokal.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# energi
# jerami
# Bobibos

Berita Terkait

News Update

Sport

Mau Nobar Final Piala Dunia? Polda Metro Jaya: Dilarang Bawa Miras!

Jelang final Piala Dunia Spanyol vs Argentina, Polda Metro Jaya mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat yang berencana menggelar nonton bareng (nobar).

Pendidikan

Hore! Pramono Anung Pastikan 85 Mahasiswa ITB Asal Jakarta akan Dapat Bantuan Beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta

Sebanyak 85 mahasiswa asal DKI Jakarta dari keluarga kurang mampu yang telah diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) dipastikan akan mendapatkan dukungan beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta.

News

Baru 2 Hari Dimulai Kembali, Dugaan Keracunan Akibat Konsumsi MBG di Jember! BGN Janji akan Evaluasi

dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jember, Jawa Timur.

Metropolitan

Demi Atasi Kemiskinan, Presiden Prabowo Siap Pangkas Anggaran TNI-Polri: Rela Ya?

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan penghapusan kemiskinan dan kelaparan di tanah air.

News

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung.

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.