demo 22 mei
PN Jakbar Gelar Putusan Perkara Salah Tangkap Siang Ini
Pengadilan Negeri Jakarta Barat akan membacakan putusan sela atas eksepsi Lenbaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta dalam perkara salah tangkap warga sipil oleh kepolisian, Selasa (3/9/2019) siang.
Komnas HAM Serahkan Data dan Video Kericuhan 22 Mei pada Polisi
omnas Hak Asasi Manusia (HAM) menyerahkan empat temuan video baru yang diduga terjadi tindak kekerasan kepada korban kericuhan 22 Mei 2019 oleh oknum aparat kepolisian kepada Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri.
Polda Metro Limpahkan Berkas Tersangka Kericuhan 21 Mei
Polda Metro Jaya melimpahkan berkas perkara tahap dua ratusan tersangka kericuhan tanggal 21 dan 22 Mei ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta setelah berkas tersebut dinilai lengkap atau P21.
Penyidikan Tahap I Kericuhan 21 Mei Sudah Tuntas
Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat telah menuntaskan penyidikan tahap satu terhadap 75 tersangka kericuhan 21-22 Mei 2019 di Jakarta.
KPAI Tangani 41 Anak Korban Kerusuhan 22 Mei
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bermitra lintas sektor menangani 41 anak korban akibat kericuhan massa 22 dan 23 Mei di Balai Rehabilitasi Sosial Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) Handayani.
Chairawan: Jangan Sebut-sebut yang Sudah Tidak Ada
Mantan Komandan Tim Mawar Mayjen TNI (Purn) Chairawan menegaskan bahwa Tim Mawar yang dikenal sebagai bagian dalam Kesatuan Komando Pasukan Khusus Grup IV TNI AD sudah tidak ada sejak dibubarkan pada 1999.
Korban Kericuhan 22 Mei Masih Kontrol ke RS Pelni
Direktur Rumah Sakit (RS) Pelni, dr Dewi Fankhuningdyah mengatakan sebagian korban setelah kericuhan 21-22 Mei 2019 masih melakukan kontrol pascaoperasi di RS Pelni, Jakarta.
Sofyan Jacob Penuhi Pemeriksaan Polisi
Mantan Kapolda Metro Jaya, Komjen (Purn) Sofyan Jacob memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya pada Senin (17/6/2019).
Kapolri Duga Ada pihak Lain dalam Kerusuhan 22 Mei
Kapolri Jenderal Tito Karnavian menduga kemungkinan ada pihak lain yang menunggangi aksi kisruh yang terjadi pada 21-22 Mei lalu hingga melakukan aksi perusakan di berbagai tempat, sebab, sebelum tanggal tersebut, ada tiga kelompok yang memiliki senjata ilegal yang diduga berkaitan dengan peristiwa di Jakarta.
Kapolri: Kami Tak Pernah Nyatakan kivlan Zen Sebagai Dalang Kerusuhan 22 Mei
Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan, Polri tak pernah mengatakan Mayjen (Purn) Kivlan Zen sebagai pelaku dalang kisruh pada aksi 21-22 Mei lalu, namun yang dikatakan anggotanya di Kemenko Polhukam adalah kronologis peristiwa.
Kasus Habil Marati Tak Ada Sakut Paut dengan PPP
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menegaskan urusan hukum yang menimpa kadernya Habil Marati merupakan ranah pribadi yang tidak berkaitan dengan partai.
Chairawan Tak Suka Tempo Gunakan Istilah 'Tim Mawar'
Mantan Komandan Tim Mawar Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD Mayjen TNI Purnawirawan Chairawan Nusyirwan mengaku keberatan dengan penyebutan Tim Mawar oleh Majalah Tempo, padahal pelaku yang diduga terlibat kericuhan 22 Mei hanya perorangan.
Polri akan Ungkap Dalang Kerusuhan 22 Mei
Aparat kepolisian berencana mengungkap dalang kerusuhan 21 sampai 22 Mei 2019 yang terjadi saat aksi ke jalan memrotes hasil Pilpres 2019. Dalam agenda dari Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) menyebutkan, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Mohammad Iqbal bersama Kapuspen TNI Mayjen TNI Sisriadi akan menggelar jumpa pers di Media Center Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (11/6) siang.
Sebut Soal Korban Meninggal Kericuhan 22 Mei, Ustad Lancip Diperiksa Polisi
Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah menjadwalkan kembali pemeriksaan kedua untuk Ahmad Rifky Umar Said Barayis (ustaz Lancip) pekan depan sebagai saksi atas ceramah yang menyebutkan 60 orang mati saat kericuhan 21 sampai 22 Mei 2019.
Tersangka Pembunuhan Berencana Ternyata Supir Kivlan Zen
Salah satu dari enam tersangka yang diduga berencana membunuh empat tokoh nasional, Armi, disebut pernah bekerja sebagai sopir pribadi Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen yang kini juga sudah tersangka dalam kasus kepemilikan senjata api ilegal.
Kivlan Jadi Tersangka Kepemilikan Senjata Api
Mayjen Purnawirawan TNI Kivlan Zen ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka kasus kepemilikan senjata api, oleh penyidik Polda Metro Jaya, sejak Rabu (29/5) petang selepas menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri.
Dampak Aksi 22 Mei, Kapolri Larang Unjuk Rasa Sampai Malam
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan, pihaknya belajar dari kejadian rusuh pada 21 dan 22 Mei 2019, sehingga tak akan memberikan lagi diskresi kepada pihak-pihak yang ingin melakukan unjuk rasa sampai malam.
10 Kasus Hoaks Selama Kerusuhan Jakarta Ditangani Polisi
Direktorat Siber Bareskrim Polri dan jajaran Polda telah menangani 10 kasus penyebaran informasi bohong atau hoaks yang dapat menimbulkan provokasi di masyarakat.
HMI Bekasi Minta Usut Korban Mati Aksi 22 Mei
Sekelompok massa tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HmI) Cabang Bekasi menggeruduk gedung DPRR Kota Bekasi, Senin (27/5/2019). Mereka melakukan aksi simpati terhadap para korban dalam peristiwa aksi 21-22 Mei di Jakarta.
Korban Kercuhan Jakarta Berjualan Lagi Setelah Lebaran
Usma (64) seorang pedagang di Jalan Wahid Hasyim Jakarta, korban kericuhan 22 Mei 2019, akan berjualan lagi setelah merayakan Lebaran 2019 di kampung halamannya.