kriminalitas

Depok

Masa Pandemi Corona, Perampok Ini Gasak Harta dan Bunuh Korbannya di Kota Depok

Mereka adalah enam tersangka pelaku perampokan sadis dengan senjata tajam yang biasa beraksi di kawasan Depok. Salah satu aksi sadis yang dilakukan kelompok tersebut terjadi baru-baru ini hingga menewaskan pemilik warung klontong berinisial F (33) di Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Jakarta Pusat

Waspada Modus Kejahatan Semprot Disinfektan

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Pelaku kriminalitas tak kehilangan akal untuk melakukan kejahatan. Polisi mengingatkan modus kejahatan yang memanfaatkan situasi pandemi corona. Modus tersebut yakni dengan berpura-pura menjadi petugas penyemprot disinfektan, yang bisa mengakibatkan hal-hal yang tak diinginkan. Kapolri Jenderal Idham Azis mengungkapkan ada modus perampokan baru yang memanfaatkan situasi dan kewaspadaan masyarakat dalam menghadapi pandemi virus corona Covid-19.

Jakarta Pusat

51 Pelaku Hoaks Corona Jadi Tersangka

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Sebanyak 51 pelaku pelaku hoaks corona di Indonesia dinaikan statusnya menjadi tersangka dalam kurun waktu Maret ini. Dari tanggal 2 sampai 27 Maret, pihak Kepolisian juga telah melakukan penyelidikan terhadap 153 informasi, memblokir 38 akun, monitoring 59 akun, pelimpahan 31 akun dan penyelidikan lebih lanjut terhadap 25 akun. Kapolri Jenderal Idham Azis menyampaikan, hal itu dilakukan untuk menunjukkan keseriusan Polri dalam memerangi hoaks. Pihak kepolisian juga memblokir akun media sosial penyebar hoaks tersebut.

Jakarta Pusat

Awas, Penipuan Masker Gunakan Gopay dan OVO

Pelaku memakai GoPay dan OVO karena dua hal, pertama mudah dibuat, cukup dengan email dan nomor seluler, berbeda dengan membuat rekening.

Jakarta Pusat

Meski Tak Banyak, Angka Kriminalitas Menurun saat Pandemi Corona

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono, mengungkapkan, pandemi corona yang terjadi ikut menurunkan angka kriminalitas secara nasional. Hal itu beriringan dengan kebijakan di rumah saja untuk mencegah penularan virus corona. "Tingkat kriminalitas selama mewabahnya virus corona mengalami penurunan," kata Argo dalam keterangan persnya, Senin (30/3/2020). Argo menjelaskan, berdasarkan data Polri terdapat penurunan 48 kasus atau sebesar 1,43%.

Nasional

3 Karyawan Freeport Ditembak OTK, 1 Tewas

MIMIKA, AYOJAKARTA.COM - Sebanyak 3 karyawan PT Freeport Indonesia ditembak orang tidak dikenal (OTK), Senin (30/3/2020). Satu di antaranya tewas. Kepala Polda Papua, Inspektur Jenderal Polisi Paulus Waterpauw mengatakan, mereka yang ditembak di antaranya Jibril MA Bahar, dan Ucok Simanungkalit. Satu orang meninggal yakni seorang WNA bernama Greme Thomas Wall, yang merupakan konsultan layanan pusat.

Jakarta Utara

Tak Takut Corona, Bocah SMP Tawuran di Tanjung Priok Satu Nyawa Melayang

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Sekelompok bocah yang masih duduk di bangku SMP diciduk polisi karena tawuran di kolong tol Jalan Warakas VI, Gang 17, Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (18/3/2020) pekan lalu. Bukanya belajar di rumah saat pandemi virus corona, mereka malah mengaku tawuran untuk mencari hiburan. Nahasnya, tawuran itu juga menyebabkan satu rekannya tewas. Kapolsek Tanjung Priok Komisaris Budi Cahyono mengatakan, tawuran tersebut melibatkan sembilan orang remaja. Satu di antaranya berinisial MH (14) meninggal dunia akibat bacokan senjata tajam oleh tersangka HF (14), yang tak lain adalah teman satu sekolahnya sendiri.

Jakarta Timur

Paksa Berhubungan Sesama Jenis, Warga di Cililitan Jaktim Dibunuh

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Seorang pria ditemukan tewas dengan luka sayatan pada leher di kos-kosan Jalan Buluh R10/RW16 Kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (19/3/2020) pekan ini. Pria berinisial MH (26), warga asal Brebes, Jawa tengah tewas dibunuh oleh SB (24) di kamar indekos karena terus memaksanya berhubungan intim sesama jenis. "Keterangan tersangka setelah kami tangkap, motifnya sakit hati karena dia disuruh untuk berhubungan sesama jenis sehingga timbullah ide melakukan pembunuhan," ujar Kanit Reskrim Polsek Kramat Jati, Iptu Dicky Agri Kurniawan, Sabtu (21/3/2020).

Jakarta Selatan

Gasak 10 Motor, Komplotan Maling di Setiabudi Jaksel Diringkus

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Komplotan pencuri motor yang sudah menggasak 10 unit motor selama 1,5 bulan akhirnya diringkus polisi. Sebanyak 7 orang ini menjual hasil curiannya dengan harga murah. Kapolsek Metro Setiabudi Jakarta Selatan, AKBP I Made Bayu Sutha Santana mengatakan, 7 tersangka yakni RP, H, GH, AA, MS, MI, dan PK. Mereka kerap melancarkan aksinya di wilayah Pasar Manggis, Setiabudi, dan di depan Gedung Menara Bank Mega, Kuningan, Jakarta Selatan sebagai target operasi. Sebab, kata dia, kondisi pengamanan di lokasi tersebut terbilang minim. Sehingga membuat para tersangka dengan leluasa melakukan aksi pencurian.

Bekasi

Berawal Dari Media Sosial, Pelajar SMP Tawuran Hingga Memakan Korban

Kelompok siswa yang masih duduk di bangku SMP di Kota Bekasi tawuran hingga menelan satu korban tewas, dan satu luka berat. Berawal dari tantangan di media sosial, para bocah tersebut tersulut dan merencanakan tawuran di Jalan Underpas, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur. Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Wijonarko mengatakan korban tewas berinisial TI. Korban tewas itu sebelumnya sempat mendapatkan perawatan medis di RSUD Kota Bekasi. Nahas, karena luka bacokan yang mengenai punggung sangat serius, nyawa TI tak bisa selamat. Satu korban luka parah yakni RD yang terkena bacok di lengan masih dirawat di rumah sakit.

Jakarta Pusat

Diperiksa Kejiwaannya, NF Artikan Gambar Miliknya

Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait menyebut, menjenguk NF, remaja yang membunuh APA (15), di hari keempatnya menjalani tes kejiwaan. Arist mengatakan, NF senang diberikan peralatan menggambar, dan menjelaskan apa yang ia gambar. "Dia berada di satu ruangan khusus tidak ada temannya. Tapi dia sangat enjoy. Dia suka menggambar, disediakan kertas. Dia gambar lagi," kata Arist di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Kamis (12/3/2020).

Jakarta Pusat

NF Jelaskan Kronologi Pembunuhan dengan Lancar

NF (15) pelaku pembunuhan di Sawah Beasar Jakarta Pusat mampu menjelaskan kronologi kejadian saat ia melakukan pembunuhan kepada APA (5). Itu dilakukannya dalam pemeriksaan kejiwaan di hari ke-4. Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mengatakan, memasuki hari keempat tes kejiwaan, NF membeberkan kronologis pembunuhan terhadap anak berinisial APA secara detil.

Jakarta Pusat

Tak Bergaul, NF Siksa Diri dan Introvert

Gadis remaja NF yang menjadi pelaku pembunuhan di Sawah Besar Jakarta Pusat ternyata sering melukai diri sendiri. Ia juga menutup diri dan memilih menjadi introvert, serta mengasingkan diri dari kondisi sosialnya. Hal itu dibeberkan Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait seusai mengunjungi NF yang sedang menjalani pemeriksaan kejiwaan di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (12/3/2020).

Tangerang

Cetak Upal, 2 Orang Dibekuk di Tangerang

Wakapolres Tangsel, Kompol Didik Putra Kuncoro bersama jajarannya di Kepolisian Resort (Polres) Tangerang Selatan (Tangsel) membekuk dua pelaku pemalsuan uang. Dari hasil sitaan, polisi mengamankan uang pecahan Rp 100 ribu palsu sebanyak 400 lembar dan 500 lembar uang palsu yang belum di potong. Pelaku bahkan sudah menjual uang palsu senilai Rp300 juta.

Jakarta Pusat

Perilaku NF Dikategorikan Conduct Disorders

NF, remaja berusia 15 tahun yang mengaku puas usai membunuh bocah usia 5 tahun belum bisa dikategorikan sebagai psikopat. Meski hingga kini NF masih menjalani pemeriksaan kejiwaan yang membutuhkan waktu panjang. Psikolog Klinis Melissa Grace menjelaskan, tindakan kejahatan seperti NF yang masih di bawah umur lebih tepat disebut conduct disorders. Conduct disorders atau gangguan perilaku adalah kondisi yang menyebabkan perilaku agresif, destruktif dan menipu yang bisa melanggar hak orang lain. Kondisi ini biasanya terjadi di masa kanak-kanak hingga remaja.

Jakarta Pusat

Ketakutan KPAI Jika NF Dibui

Komisioner KPAI Bidang Anak Berhadapan Hukum Putu Elvina mengatakan, ada kekhawatiran jika pelaku pembunuhan yang masih remaja, NF, di Sawah Besar dibui. Menurutnya, gadis yang membunuh korban dan mayatnya disimpan di lemari baju perlu direhabilitasi. Putu Elfina mengatakan, rehabilitasi harus dilakukan agar ke depannya kejadian serupa tak terulang. Pasalnya, kasus NF ini disebut bukan kasus biasa.

Jakarta Pusat

KPAI Haruskan Psikolog Dampingi Kasus Remaja Bunuh Balita

Pihak kepolisian belum menentukan apakah adih dari NF, pelaku pembunuhan di Sawah Besar akan dijadikan saksi. Pasalnya, adik pelaku masih berusia 5 tahun, dan belum diketahui apakah berada di lokasi saat kejadian. Meski begitu, KPAI menyarankan agar orangtua si anak mendapat arahan dari psikolog.

Jakarta Pusat

Kemen PPPA Minta Pelaku Pembunuhan Bocah 6 Tahun Didampingi Psikolog

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) memastikan terus mengawal kasus pembunuhan yang dilakukan oleh remaja berusia 15 (NF). NF merupakan pelaku pembunuhan yang menewaskan APA, bocah berusia 6 tahun Deputi Perlindungan Anak Kemen PPPA, Nahar mengatakan, pelaku akan didampingi psikolog selama kasusnya berjalan. Menurutnya, sebelum menjalani proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP), psikis NF telah diperiksa di RS Bhayangkara.

Sehat

Kenali Ciri Awal Psikopat

Psikopat disebut sebagai salah satu gangguan penyakit kejiwaan yang berbeda dengan penyakit gila. Pasalnya, penderita psikopat cenderung menyadari dengan apa yang dilakukannya. Psikopat sendiri berasal dari kata psyche yang berarti jiwa dan pathos artinya penyakit. Mengidentifikasi seseorang apakah mengalami gangguan tersebut, harus dilakukan pemeriksaan. Namun, ada gejala awal yang bisa dikenali sebagai tanda seseorang mengarah pada psikopat.

Jakarta Pusat

Gadis 15 Tahun Bunuh Bocah 6 Tahun dengan Sadis, Terinspirasi Chucky?

NF mengaku pembunuhan sadis yang ia lakukan terinspirasi dari film.