pagelaran wayang
Kedaulatan Kebudayaan Nasional
Wayang orang siap didayagunakan sebagai senjata pamungkas dalam gelora perjuangan mempertahankan Kedaulatan Kebudayaan Nasional di gugus terdepan bersama mahakarya-mahakarya warisan kebudayaan bangsa Indonesia lain-lainnya.
Nonton Bareng Sang Sukrasana
Wayang Orang menampilkan kisah Wayang Purwa merupakan mahakarya seni teater Indonesia setara Kathakali India, Kabuki Jepang, Opera China, Opera Italia, Opera Prancis, Opera Jerman, Musical Broadway dll .
Maudy Ceritakan Kisah Rahwana kepada Anak Sebagai Pelajaran Hidup
Kisah Rahwana yang memiliki banyak versi dapat memberi banyak pelajaran tentang kehidupan kepada sang anak.
Maudy: Kalau Sudah Disuruh Nembang, Mampus Deh...
Ia mengaku, bernyanyi diiringi gamelan jauh berbeda dengan bernyanyi diiringi alat musik modern seperti piano.
Cara Melestarikan Budaya Indonesia Menurut Maudy Koesnaedi
Maudy menekankan, dukungan terhadap kebudayaan Indonesia bukan berarti harus terlibat sebagai pemain atau produser dalam pementasan. Ada cara lain yang lebih mudah untuk dilakukan.
Lukman Sardi Bangga Terlibat Pementasan Wayang Orang Sang Sukrasana
Aktor Lukman Sardi akan ambil bagian dalam pementasan Wayang Orang, Sang Sukrasana. Terlibat dalam proyek milik Laskar Indonesia Pusaka dan Djarum Foundation ini, diakui Lukman sebagai kebanggaan tersendiri.
Wayang Orang 'Sang Sukrasana' dan Kondisi Indonesia
Bertepatan dengan Hari Wayang Nasional yang jatuh pada 7 November mendatang, Laskar Indonesia Pusaka menggelar pertunjukan wayang orang, Sang Sukrasana. Sang Sukrasana adalah tokoh wayang asli Indonesia bukan dari Mahabharata. Sukrasana adalah kesatria sakti mandraguna yang dilatih oleh salah satu dewa terkuat di khayangan, Barata Indra. Walaupun memiliki kekuatan, Sukrasana memiliki wajah yang menyeramkan dan buruk rupa, berbeda dengan sang kakak Sumantri. Tak jarang, Sukrasana sering dimanfaatkan oleh orang lain.