status virus corona
Tim Peneliti ITB: Pandemi COVID-19 di RI Berakhir April 2020
Pandemi diperkirakan berakhir pada pertengahan April 2020, dengan kasus harian baru terbesar berada di angka sekitar 600.
Warga Jakarta Bisa Urus Perizinan #BisaDariRumah
Kampanye Publik #BisaDariRumah DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta mengusung Kampanye Publik #BisaDariRumah dengan mengajak warga Jakarta untuk tetap melakukan berbagai hal berharga dan penting dari rumah mereka.
Dibatasi! Hanya 200 Orang Boleh Hadiri Pemilihan Wagub DKI
Pemilihan hanya boleh dihadiri oleh 200 orang. Tujuannya untuk memberikan jarak antara orang-orang yang hadir dalam ruangan rapat, sesuai dengan arahan dari Dinas Kesehatan (Dinkes).
Bupati Gowa: Isolasi Ribuan Peserta Itjima Dunia Demi Kebaikan Bersama
Penundaan kegiatan Itjima Dunia berdasarkan hasil kesepakatan antara panitia inti bersama Dewan Syuro Ijtima Zona Asia. Kesepakatan penundaan ini juga disampaikan langsung oleh panitia inti, Ustaz Abdurrahman kepada pemerintah kabupaten.
Pemprov DKI Pasok 1 Juta Masker, Harga Jual Rp 1.950 Per Lembar
Pemprov DKI Jakarta membatasi pembelian masker sebanyak lima lembar untuk setiap konsumen khusus di Gerai JakMart, dan sebanyak 20 lembar di pasar-pasar yang dikelola Perumda Pasar Jaya setiap harinya.
Instruksi Social Distancing Tidaklah Cukup, Simak Saran Sehat dari PB IDI
Sayur-sayuran dan buah-buahan yang tumbuh subur dari negeri tropis ini harus dikonsumsi rutin oleh masyarakat Indonesia. Sebab upaya terbaik untuk kita dapat terhindar dari penyakit tubuh harus sehat wal'afiat dan memiliki imunitas yang baik.
Wartawan Pahlawan Penanggulangan Corona
Siapakah sosok pejuang tangguh yang berada pada barisan terdepan sehingga seluruh kita, mulai dari pejabat sampai masyarakat umum, dapat mengikuti perkembangan penyebaran virus corona tersebut?
Jaksa Agung: Pidana Maksimal Bagi Penimbun Masker dan Sembako!
Salah satu perintah yang diinstruksikan dia agar para jaksa menindak tegas setiap pelaku penimbunan kebutuhan pokok atau sembako, masker, hand sanitizer, obat-obatan dan berbagai kebutuhan dasar masyarakat.
Mengharukan Bab 2
Sungguh memprihatinkan bahwa di tengah malapetaka yang sedang ganas menyengsarakan umat manusia ternyata masih ada insan manusia yang sedemikian rendah kadar peradabannya sehingga mampu dan mau melakukan sambil menikmati perbuatan biadab dan keji seperti itu.
Peduli Orang Sekitar, Anggota DPRD DKI Jakarta Ini Lakukan Tes COVID-19 Mandiri
Orang yang positif terjangkit virus corona (COVID-19) terkadang tidak menunjukkan gejala apapun.
Doni Monardo Minta Para Lurah Lebih Berperan Mengatasi Wabah COVID-19
"Kita punya RT RW yang selama ini kurang diberdayakan. Kita punya kelurahan, kita punya desa yang mungkin juga dilibatkan," ujar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini.
Ini Keterangan BNI Tentang Karyawannya yang Dikabarkan Wafat karena COVID-19
BNI masih memantau perkembangan pegawai yang tengah dirawat di rumah sakit dengan status berbeda.
Anies: Pencegahan COVID-19 Tidak Bisa Dilakukan Pemerintah Sendiri
Pemprov DKI juga memastikan setiap kebijakan sejalan dengan pemerintah pusat.
Gus Nabil Dukung Riset Rempah Skala Internasional untuk Obati COVID-19
Terkait belum cairnya dana penelitian untuk vaksin corona, menurutnya masih dalam proses
Riwayat Interaksi Mahasiswa IPB Positif COVID-19 Masih Ditelusuri
Sejak mengetahui bahwa ayahnya positif, IPB langsung berkoordinasi dengan Dinkes Kota dan Kabupaten Bogor.
WHO Soroti Tenaga Medis yang Tangani Corona
JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyoroti kondisi tenaga medis yang melakukan penanganan terhadap pasien positif Covid-19 di berbagai negara. Pasalnya, penularan virus corona bisa melalui udara. Itu setelah corona dinyatakan bisa bertahan di udara selama 3 jam. Maria Van Kerkhove, kepala unit penyakit dan zoonosis WHO, menekankan pentingnya petugas kesehatan mengambil langkah tambahan untuk melindungi diri sendiri ketika melakukan prosedur medis pada pasien yang terinfeksi. Van Kerkhove menegaskan, staf medis sangat rentan tertular virus corona Covid-19 melalui aerosol (udara) ketika melakukan prosedur seperti intubasi.
Garda Indonesia: Lockdown Rugikan Ojol, Bisa Kisruh Berdampak Fatal
Igun meminta pemerintah memberikan solusi bagi pekerja informal. Misalnya, dengan menyalurkan bantuan tunai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Rapid Test untuk Corona, Bisa Tes Massal
JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Juru Bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto mengatakan akan mengkaji cara tes corona yang memungkinkan untuk dilakukan secara masal. Metode rapid test akan digunakan dengan menjalin lini dengan seluruh rumah sakit dan fasilitas kesehatan. Rapid test sendiri menggunakan spesimen darah yang akan diperiksa kepada seseorang yang ditengarai terjangkit corona. Hal ini berbeda dengan tes yang sudah dilakukan sebelumnya yakni mengambil sampel apusan tenggorokan. Keuntungannya, lanjut Yurianto, dalam proses pemeriksaan tidak membutuhkan saran laboratorium pada bio security level dua. Artinya, pemeriksaan bisa digunakan di hampir semua laboratorium kesehatan yang ada di semua rumah sakit di seluruh Indonesia.
Balai Kota Disemprot Cairan Disinfektan
Penyemprotan dilakukan berdasarkan permintaan masing-masing bidang ke Biro Umum.