tragedi semanggi
Perjuangan Sumarsih, Keteguhan Sikap dalam Hilangnya Harapan
Sumarsih sudah berjuang 21 tahun untuk membuat pemerintah RI mau menyelesaikan kasus kematian anaknya oleh peluru aparat. Kiprah dan semangat juangnya sudah amat dikenal oleh para aktivis.
Baju Almarhum Wawan Jadi Pengingat Betapa Represifnya Aparat Negara
Almarhum Wawan adalah mahasiswa Universitas Atma Jaya korban tewas Tragedi Semanggi I, yang ditembak aparat keamanan pada Jumat 13 November 1998. Sedangkan Antologi adalah sebuah peringatan 21 tahun Tragedi Semanggi I.
'Demokrasi Dikorupsi' Jangan Bernasib Sama dengan Tragedi Semanggi
Selain menampilkan foto, cerita dan memorabilia Tragedi Semanggi I, pameran bertajuk Antologi juga menampilkan dokumentasi rangkaian aksi unjuk rasa mahasiswa September 2019 lalu di depan gedung DPR/MPR RI. "Iya, dalam peringatan kali ini. Kami ingin mengaitkan dengan represi terhadap gerakan mahasiswa yang baru-baru ini terjadi pada bulan September," ujar Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid di M Bloc Space, Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, Selasa (12/11/2019).
Pameran Antologi, Kenangan dan Harapan untuk Generasi Kini
Pameran bertajuk Antologi dalam peringatan 21 tahun Tragedi Semanggi I diharapkan menjadi pelajaran penting bagi generasi saat ini. "Dalam pameran kali ini, kami tampilkan memorabilia, mulai dari foto, KTP, baju dan barang-barang yang dimiliki oleh mahasiswa yang gugur pada 1998, untuk dikenang dan dijadikan pembelajaran bagi generasi hari ini," ujar Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, di M Bloc Space, Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, Selasa (12/11/2019).
Tahu Lebih Jauh Tragedi Semanggi I di Pameran Antologi
Pameran Antologi menampilkan cerita, memorabilia sekaligus memperingati 21 tahun Tragedi Semanggi I menarik perhatian masyarakat luas.