wni positif corona
Amnesia 30 Tahun, Zhu Melihat Berita Corona Jadi Pulih dan Ingat Rumahnya
- Ada hikmah dibalik pandemi corona yang sedang melanda seluruh negara. Zhu Jiaming memiliki kisah tak terduga karena pemberitaan corona. Lelaki yang mengalami amnesia selama 30 tahun kembali mengingat rumahnya saat ia sering melihat tayangan berita corona yang menampilkan kota kelahirannya di Chishui, Provinsi Guizhou, bagian barat China
Konsumsi Ini Biar Awet Muda
Kunci sebenarnya untuk terlihat awet muda adalah dengan memperhatikan apa yang Anda konsumsi. Banyak senyum aja gak cupuk. Beberapa jenis makanan berikut dapat membantu Anda terlihat awet muda dan juga sehat, lho!
Butuh untuk Pemetaan, Anies Desak Kemenkes Transparan Soal Data Pasien COVID-19
Lompatannya cepat, kami di Jakarta perlu mengetahui siapa saja, di mana saja.
Begini Cara Isolasi Diri saat Wabah Melanda
Mengisolasi diri diartikan sebagai mengurangi kontak dengan dunia luar secara fisik. Isolasi diri bukan berarti ikut mengurung dari aktifitas sosial. Anda masih bisa berkomunikasi secara daring atau mebatasi komunikasi dengan lingkungan paling dekat. Baru-baru ini, Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, menyarankan orang masyarakatnya untuk mengisolasi diri untuk mencegah penyebaran virus corona Covid-19. Apa itu isolasi diri?
Tips Anti Panik Hadapi Informasi Corona
Kecemasan karena mendengar kabar virus corona yang semakin merebak adalah hal yang normal. Namun, kecemasan tersebut jangan sampai menimbulkan kepanikan yang berakibat buruk bagi diri dan lingkungan. Psikolog UC San Francisco Elissa Epel, PhD mengatakan membagikan tips agar bisa mengendalikan emosi di tengah mewabahnya virus corona. Menurutnya, kecemasan dapat menumbuhkan perilaku pencegahan dan pengamanan, dan pencegahan ini dapat mengurangi kecemasan. "Ketika ada ancaman yang tidak pasti, seperti situasi virus corona saat ini, pikiran cemas kita dapat dengan mudah melebih-lebihkan ancaman yang sebenarnya, dan meremehkan kemampuan kita untuk mengatasinya," ujar Epel dikutip dari laman University of California San Francisco. Mengurangi kecemasan tersebut bisa dilakukan dengan mengurangi risiko
Jakarta Tidak Lockdown
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan Jakarta tidak akan melakukan penutupan wilayah atau lockdown meski virus corona melonjak. Ia memberikan imbauan agar warga mengurangi potensi penularan seperti menahan untuk berkerumun, membeli kebutuhan hidup secukupnya, serta tidak panik.
Akhirnya, Semua Stasiun MRT Sudah Punya Alat Pengukur Suhu Tubuh
Peningkatan pengawasan dilakukan di lingkungan stasiun dan kereta MRT Jakarta.
Kemenkes Tambahkan Laboratorium Tes Corona
Juru Bicara Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto mengatakan akan menambah laboratorium untuk membantu melakukan tes virus corona. Laboratorium tersebut dapat mulai digunakan per Senin (16/3/2020). Pihaknya mengatakan, selama ini pemeriksaan tes corona hanya bisa dilaksanakan di Balitbangkes Kementerian Kesehatan.
Gubernur DKI Jakarta Minta Perusahaan Longgarkan Karyawan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta perusahaan menyiapkan protokol bekerja jarak jauh bagi karyawannya. Itu dikarenakan virus corona di Indonesia mengalami pelonjakan signifikan di Jakarta. Hampir seluruh kecamatan di DKI ada pasien positiv Covid-19. Menurutnya, pekerja bisa bekerja dari rumah di atur dalam sebuah peraturan internal perusahaan.
Pencucian Bus Transjakarta Menjadi 2 Kali dalam Sehari
PT Transjakarta juga sudah menambah pengadaan hand sanitizer di 88 halte dari yang sebelumnya hanya di 80 halte bus.
Corona Merebak, Anies Baswedan Tutup Tempat Hiburan di Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menutup semua tempat hiburan dan wisata yang dikelola Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Penutupan akan dilakukan mulai Sabtu (14/3/2020). Beberapa tempat wisata yang ditutup yakni Monas, Ancol, hingga Ragunan. "Itu artinya, Ancol tutup, Ragunan tutup, Monas tutup, musuem yang dipegang oleh DKI tutup," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2020).
Kasus Melonjak, Pemerintah Keluarkan Protokol Pintu Masuk Negara
Lonjakan dramatis pasien positif Covid-19 di Indonesia membuat pemerintah memperketat pintu masuk negara. Salah satu protokol yang dikeluarkan oleh Kantor Staf Presiden itu adalah Protokol Pintu Masuk Wilayah Indonesia. Protokol ini akan menjelaskan bagaimana manajemen mencegah corona di Pintu Masuk Negara, seperti bandara, pelabuhan, hingga pos lintas batas negara. Protokol ini bertujuan untuk mengantisipasi infeksi corona melalui Pintu Masuk Negara, dengan cara: a. Deteksi dini Pelaku Perjalanan yang diduga sakit ;
Pasien 35 hingga 69 Hasil Pelacakan, Dua di Antaranya Balita
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengumumkan pasien positif Covid-19 di Indonesia menjadi 69 orang pada Jumat (13/3/2020). Dua di antaranya merupakan balita. Keduanya berjenis kelamin lelaki, usia 3 tahun dan 2 tahun. Penambahan 35 kasus baru pasien positif Covid-19 merupakan hasil dari pelacakan pihaknya sejak dua hari lalu.
Sembuh, Pasien 01 Covid-19 Pulang
Pasien positif covis-19 kasus 01 dinyatakan sembuh dan dipulangkan ke rumahnya di Kota Depok pada Jumat (13/3/2020) sore. Pasien tersebut telah menjalani proses iisolasi di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta Utara. Dalam menjaga privasi dan keamanan, pihak keamanan perumahan kediaman pasien tersebut tidak memperbolehkan jurnalis meliput. Bahkan, ada surat imbauan dari pengurus lingkungan perumahan setempat untuk tidak mengizinkan wartawan atau jurnalis masuk ke dalam wilayah Perumahan Studio Alam Indah (PSAI) .
Pasien Positif Corona yang Kabur Diklaim Sudah Kembali Diisolasi
Seorang pasien wanita berprofesi sebagai waitress yang dinyatakan positif Covid-19 kabur sepakan lalu dari isolasi dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan. Kini, pasien tersebut diklaim sudah kembali diisolasi. Juru bicara (Jubir) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan dr Erlina Burhan tidak menyebut pihak yang menjemput dan waktu penjemputan dilakukan. "Sudah dijemput lagi," ujar Erlina di RSUP Persahabatan, Jumat (13/3/2020).
Jadi 69 Kasus, Ini Daftar Pasien Positif Covid-19
Pasien positif virus corona di Indonesia melonjak dramatis menjadi 69 orang pada Jumat (13/3/2020) sore. Jumlah ini melonjak dari 34 orang di hari sebelumnya. Hal itu diungkapkan Juru Bicara Wabah Corona Indonesia, Achmad Yurianto. Tambahan pasien mulai dari pasien kasus 35 sampai pasien kasus 69. Berikut data lengkapnya:
Jubir Pemerintah: Jumlah Pasien Positif COVID-19 Bertambah Jadi 69 Orang
Dari pengumuman dua hari lalu, berarti orang di Indonesia yang dinyatakan positif virus corona bertambah 35 orang.
Sudah Sepekan, Pasien Positif Covid-19 Kabur dari Karantina
Satu pasien positif Covid-19 di RSUP Persahabatan Jakarta Selatan kabur sejak sepekan lalu. Hingga kini, keberadaan pasien dengan identitas perempuan dan berdomisili di Jakarta tersebut belum diketahui. Pasien tersebut kabur dijemput keluarganya. "Begitu masuk petugas meleng, sudah keluar, sudah ada keluarga. Mungkin minggu yang lalu (kaburnya)," ujar Juru bicara (Jubir) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan dr Erlina Burhan di RSUP Persahabatan, Jumat (13/3/2020).
Jelang Ramadan, DMI Bagikan Dua Juta Cairan Pembersih Lantai ke Seluruh Masjid di Indonesia
Virus corona ini adalah musuh yang tidak kelihatan dan bahayanya tidak ketahuan.
Corona, Menag Pastikan Ramadan Seperti Biasa
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan corona sebagai pandemik. Namun, Menteri Agama Fachrul Razi memastikan aktifitas keagamaan selama Ramadan tetap berjalan seperti biasanya. Salat taraweh berjamaah dan buka puasa bersama tetap diselenggarakan. Meski organisasi kesehatan dunia, WHO menetapkan Virus Corona sebagai pandemik global, namun Pemerintah Indonesia menyatakan kegiatan tarawih dan buka puasa tetap berlangsung selama Ramadan.