AYOJAKARTA.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Pada pembukaan KTT ke-42 ASEAN, Presiden Jokowi berkesempatan menyampaikan pidato.
Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menyampaikan berbagai hal yang salah satunya adalah isu perdamaian di kawasan ASEAN.
Pada pertemuan ini, Presiden Jokowi mengaku senang karena bisa bertemu dengan generasi muda yang ingin memajukan kawasan ASEAN.
Presiden Jokowi berharap generasi muda ASEAN bisa ikut berperan untuk keberlangsungan Asia Tenggara.
Ini karena, Presiden Jokowi melihat bahwa generasi muda ASEAN memiliki potensi untuk mewujudkannya.
“Kami berharap peran besar generasi muda ASEAN untuk keberlangsungan Asia Tenggara sebagai kawasan yang stabil dan damai, tetap jadi epicentrum of growth, dan ASEAN punya modal kuat untuk mencapainya,” kata Presiden Jokowi dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV, Kamis (11/05/2023).
Presiden Jokowi yakin bahwa pemuda ASEAN mampu menciptakan Asia Tenggara sebagai pusat pertumbuhan dunia.
Ini karena, Presiden Jokowi melihat bahwa pemuda ASEAN memiliki modal yang kuat untuk mewujudkannya.
Hal ini karena tidak lepas dari jumlah populasi pemuda di kawasan ASEAN yang mencapai 34 persen.
Oleh karenanya, Presiden Jokowi berharap pemuda ASEAN mampu merumuskan strategi yang tepat untuk memaksimalkan potensi yang ada.
“Ekonomi yang tumbuh jauh di atas rata-rata dunia, kestabilan kawasan yang terjaga, dan tentu saja karena 34 persen populasi ASEAN adalah pemuda,” jelasnya.
“Oleh sebab itu generasi muda ASEAN perlu merumuskan langkah-langkah terbaik untuk memaksimalkan potensi tersebut,” tutupnya.***

Share this article
Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menyampaikan berbagai hal yang salah satunya adalah isu perdamaian di kawasan ASEAN.