AYOJAKARTA.COM - Sebanyak 150 petugas gabungan melakukan penataan terpadu di kawasan Pasar Angke, Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Rabu (6/5).
Kegiatan ini difokuskan pada penertiban pedagang kaki lima (PKL), pembersihan lingkungan, pemangkasan pohon rawan tumbang, pengangkutan sampah di Kali Cibubur dan memberikan layanan kesehatan kepada warga.
Penataan di kawasan Pasar Angke ini menjadi bagian dari program Tampan (Tambora Tertib, Aman, Mandiri, Peduli, Asri, dan Nyaman).
Camat Tambora, Pangestu Aji Swandanu, mengatakan meski kawasan tersebut adalah milik KAI, pihaknya akan menertibkan PKL agra tidak turun ke jalanan dan mengganggu lalu lintas.

Dari data yang ada, tercatat ada 150 PKL yang berdagang di kawasan Jalan Stasiun Angke.
Sedangkan untuk UMKM milik warga mencapai 100 lapak.
"Kami menghalau PKL yang memakan bahu jalan dan mengganggu lalu lintas," ujar Pangestu.
Selain itu, penataan dilakukan pada depo sampah RW 07 Keluhan Jembatan Lima dengan mengatur gerobak sampah dan menerapkan waktu pengangkutan.
Petugas gabungan juga akan melakukan pemangkasan lima pohon rawan tumbang di Jalan Krendang Utara.

Sampa-sampah dari Kali Cibubur juga akan diangkut dan saluran di sepanjang jalan akan dikuras.
"Kami juga berikan layanan kesehatan ke permukiman warga di sekitar Pasar Angke," terangnya.
Dengan adanya penataan terpadu ini, diharapkan bisa mengatasi berbagai permasalahan di kawasan Pasar Angke seperti kemacetan, penumpukan sampah serta ketertiban lingkungan.***

Share this article
Penataan di kawasan Pasar Angke ini menjadi bagian dari program Tampan (Tambora Tertib, Aman, Mandiri, Peduli, Asri, dan Nyaman).