AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta bergerak cepat menangani genangan yang terjadi di sejumlah wilayah akibat tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengaktifkan seluruh pompa air di titik-titik rawan genangan.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan dirinya telah menginstruksikan jajaran untuk segera mengoperasikan seluruh pompa air begitu genangan terjadi.
"Jadi ketika banjir terjadi, saya sudah langsung memerintahkan untuk semua pompa diaktifkan," ujar Pramono.

Menurut Pramono dengan langkah ini, genangan yang terjadi di sejumlah wilayah mulai surut dalam waktu tiga sampai empat jam.
Selain curah hujan yang tinggi, kata Pramono, pemicu terjadinya banjir di Jakarta juga disebabkan karena masalah sampah yang menghambat efektivitas sistem drainase Jakarta.
Oleh sebab itu, Pemprov DKI memasifkan upaya pengerukan sedimen di berbagai sungai di Jakarta.
Seperti di Sungai Krukut, Pesanggrahan, Ciliwung, dan lainnya.
Lebih lanjut, Pram mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.

Langkah ini dilakukan guna meminimalisir dampak banjir saat curah hujan kembali tinggi.
"Saya juga berharap betul bahwa jangan kemudian ketika tidak ada hujan selama dua minggu, sampah itu akhirnya menyumbat di beberapa tempat," katanya.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan dampak genangan di ibu kota bisa diminimalkan dan aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan lancar.***

Share this article
Pramono Anung, menginstruksikan jajaran untuk segera mengoperasikan seluruh pompa air begitu genangan terjadi.