Deretan 8 Fakta Sejarah Tsunami di Selatan Jawa, Seluruhnya Diawali dengan Kejadian Gempa Dahsyat

Deretan 8 Fakta Sejarah Tsunami di Selatan Jawa, Seluruhnya Diawali dengan Kejadian Gempa Dahsyat

Deretan 8 Fakta Sejarah Tsunami di Selatan Jawa, Seluruhnya Diawali dengan Kejadian Gempa Dahsyat

AYOJAKARTA.COM - Sejarah terjadinya tsunami di selatan Jawa berkaitan dengan adanya kejadian gempa dahsyat.

Berdasarkan katalog tsunami, wilayah pantai selatan Jawa telah beberapa kali dilanda tsunami

Dilansir AyoJakarta.com dari Youtube Daryono BMKG pada Minggu (25/12/2022), berikut ini adalah fakta sejarah tsunami di selatan pulau Jawa:

Baca Juga: Gempa Bumi 5,1 M Guncang Kebumen, BMKG: Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia, Tak Potensi Tsunami

1. Tsunami Banyuwangi tahun 1818

Tsunami ini terjadi pada tanggal 8 November 1828 diawali dengan gempa kuat yang melanda pulau Jawa dengan episentrum gempa yang diduga terletak di Selat Bali.

Guncangan gempa paling kuat dilaporkan terjadi di Banyuwangi dan Pasuruan pada pukul dan diikuti sekitar enam atau tujuh kali kunjungan gempa susulan.

Akibat kuatnya guncangan gempa, banyak bangunan tembok yang dilaporkan mengalami kerusakan.

Usai terjadi gempa, air laut disebut naik sekitar 3,5 meter dan menerjang daratan hingga menyebabkan peristiwa tsunami

Baca Juga: 5 Kota di Indonesia yang Paling Aman dari Gempa Bumi dan Tsunami, Mana Saja?

2. Tsunami Selatan Jawa tahun 1840

Pada tanggal 4 Januari 1840, tepatnya pada jam 13.15 waktu setempat terjadi gempa kuat yang mengguncang pulau Jawa.

Gempa tersebut menimbulkan kerusakan di Semarang, Jepara, Yogyakarta, Madiun, Pekalongan, Kediri, Banyumas, Purworejo, Kendal, Wonosobo, dan Pacitan

Tak lama usai guncangan gempa berakhir, dilaporkan terjadi tsunami di Pantai Selatan Jawa.

Baca Juga: Terpopuler! 3 Wilayah Indonesia Ini Diramal Hard Gumay Akan Diterjang Tsunami Pada 2023 Nanti, Mana Saja?

3. Tsunami Pacitan tahun 1859

Pada tanggal 20 okt 1859, tepatnya pukul 17.30 waktu setempat terjadi gempa yang mengguncang pulau Jawa.

Gempa tersebut menyebabkan kerusakan di Kebumen, Purworejo, Bantul, Salatiga, Demak, Semarang, Kendal, dan Banjarnegara.

Setelah guncangan gempa berakhir, tsunami menerjang Teluk Pacitan hingga menyebabkan beberapa korban jiwa.

Baca Juga: Camat Labuan Banten Minta Warga Waspada Potensi Gempa Megathrust dan Tsunami! Ini Kata Dokter Tifa

4. Tsunami Kebumen tahun 1944

Di Cilacap, pada tanggal 7 September 1947 terjadi guncangan gempa yang dirasakan cukup kuat pada siang hari.

Setelah guncangan gempa berakhir, seorang saksi mata di Pantai Selatan Jawa melihat munculnya ombak besar di laut yang berwarna putih yang diduga sebagai tsunami.

Baca Juga: BREAKING NEWS! Gempa Susulan Magnitudo 2.7 Guncang Cianjur Jawa Barat, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

5. Tsunami Selatan Jawa tahun 1921

Pada tanggal 11 September 1921 pukul 11.00 terjadi gempa dengan magnitudo 7,5 yang berpusat di Samudera Hindia Selatan Jawa.

Gempa kuat ini dirasakan hingga Krui Sumatra dan Taliwang di Sumbawa. Bahkan sampai wilayah Cilacap hingga Blitar yang menyebabkan banyak rumah tembok mengalami kerusakan

Gempa ini diikuti dengan peristiwa tsunami yang teramati terjadi di pantai Parangtritis dan Cilacap.

Baca Juga: Pajang Edaran Camat Labuan Tentang Gempa Megathurst dan Tsunami, Dokter Tifa: Kenapa Kalau Saya Di-bully

6. Tsunami Pangandaran tahun 1957

Di Pangandaran pada tanggal 26 Sep 1957 pukul 12.00 terjadi gempa yang berpusat di Samudera Hindia, Selatan Jawa.

Gempa ini mengguncang kuat hingga wilayah Bogor, Bandung, dan Banyumas. Tidak lama berselang terjadi tsunami yang melanda pantai.

Baca Juga: Pajang Edaran Camat Labuan Tentang Gempa Megathurst dan Tsunami, Dokter Tifa: Kenapa Kalau Saya Di-bully

7. Tsunami di Banyuwangi tahun 1994

Gempa yang terjadi di Banyuwangi pada tanggal 3 Juni 1994 pukul 01.18 dengan magnitude 7,8 yang berpusat di Samudera Hindia Selatan Jawa Timur.

Gempa ini dirasakan hingga Jawa Tengah, Bali, dan Lombok. Bahkan tak lama kemudian muncul tsunami yang menerjang pantai Banyuwangi hingga Tulungagung.

Tsunami ini disebut menelan korban jiwa sebanyak 250 orang meninggal dan 15 orang lainnya dinyatakan hilang.

Baca Juga: Ada Ancaman Gempa Megathrust di Banten, Bupati : Jika Ada Tsunami 30 M, Habis Mereka

8. Tsunami Pangandaran tahun 2006

Pada tanggal 17 Juli 2016 terjadi gempa dengan magnitudo 7,7 yang berpusat di Samudera Hindia Selatan Pangandaran.

Lebih lanjut sekitar 20 menit setelah gempa, tsunami menerjang Pantai Pangandaran Tasikmalaya, Ciamis, Cipatujah, Cilacap, dan Kebumen

Tsunami ini dilaporkan merusak kawasan rekreasi Pantai Pangandaran dan menelan korban jiwa sebanyak 668 orang meninggal dunia.*** 

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Nasional 07 Jun 2026, 13:08 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Jasa Marga Tegaskan Aksi Nyata Kurangi Emisi Karbon

Jasa Marga memperkuat komitmen iklim melalui Roadmap Net Zero Emission dan berbagai aksi pengurangan emisi.

Nasional 07 Jun 2026, 12:56 WIB

PNM Dorong Pemberdayaan dan Kenaikan Pendapatan Nasabah untuk Lawan Rentenir

PNM Mekaar hadir dengan pembiayaan dan pendampingan untuk membantu nasabah berkembang serta menjauhi rentenir.

Bisnis 07 Jun 2026, 12:46 WIB

HR Asia Anugerahkan BNI Predikat Best Companies to Work for in Asia 2026

BNI kembali meraih Best Companies to Work for in Asia 2026 dari HR Asia berkat budaya kerja dan SDM unggul.

News 07 Jun 2026, 12:36 WIB

Pertamina Patra Niaga JBB Tegaskan Distribusi BBM Publik Normal usai Kecelakaan Mobil Tangki Industri di Cipali

Pertamina memastikan pasokan dan distribusi BBM masyarakat tetap aman pascainsiden mobil tangki industri di Tol Cipali.

Metropolitan 07 Jun 2026, 12:34 WIB

CFD Rasuna Said Bukan Hanya Tempat Olahraga, Turut Jadi Ruang Sosialisasi Pilah Sampah!

Selain menjadi tempat baru untuk berolahraga, CFD Rasuna Said menjadi tepat untuk memberikan informasi terkait Gerakan memilih sampah.

Metropolitan 07 Jun 2026, 12:23 WIB

CFD Rasuna Said Resmi Dibuka, Pramono Anung: Potensi Jadi Landmark Baru

Resmi dibuka rutin tiap minggu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung hadir di Car Free Day (CFD) dengan berolahraga di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (7/6).

Sport 07 Jun 2026, 11:38 WIB

Raymond-Joaquin ke Final Indonesia Open 2026, BNI Tegaskan Pentingnya Pembinaan

BNI mengapresiasi Raymond-Joaquin yang lolos ke final Indonesia Open 2026 sebagai hasil pembinaan berkelanjutan.

Metropolitan 07 Jun 2026, 10:43 WIB

Pemprov DKI Bekerjasama dengan BMKG Siapkan EWS, Ini Deretan Fungsinya!

Upaya menjadi sistem peringatan dini kualitas udara, Pemprov DKI Jakarta bekerjasama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sedang menyiapkan early warning system (EWS).

Metropolitan 07 Jun 2026, 10:14 WIB

Imbauan Gunakan Masker! Kualitas Udara DKI Jakarta Terburuk ke 2 di Dunia, Bisa Picu Penyakit ISPA

Imbauan bagi masyarakat yang akan beraktivitas di luar rumah pada Minggu, 7 Juni 2026 untuk menggunakan masker.

Metropolitan 07 Jun 2026, 09:58 WIB

Dipastikan Cerah! BMKG Prediksi Cuaca DKI Jakarta Minggu 7 Juni Tidak Ada Hujan, Suhu Capai 35 Derajat!

Informasi prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Minggu, 7 Juni 2026.

Ekonomi 07 Jun 2026, 06:31 WIB

Satu Dekade, Public Gold Indonesia Targetkan 10 Juta Pelanggan di 2030

Public Gold Indonesia tidak hanya dipercaya menjadi layanan penyedia logam mulia bagi individu maupun korporasi, tetapi secara aktif mengedukasi masyarakat untuk memahami emas

Internasional 06 Jun 2026, 23:15 WIB

Iran Balas Serang Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Selat Hormuz Terancam Ditutup Total

Iran menyerang pangkalan militer AS di Kuwait & Bahrain dengan rudal balistik. Dampaknya, pasar energi global terguncang, Selat Hormuz terancam ditutup, dan Rupiah sempat anjlok ke Rp18.095 per dolar

Metropolitan 06 Jun 2026, 21:16 WIB

Info Lengkap Reading Hours Jakarta Future Festival 2026: Lokasi, Jadwal, dan Cara Ikut

Jakarta Future Festival (JFF) 2026 di TIM gelar sesi gratis "Reading Hours" bersama Silent Book Club Jakarta pada Minggu, 7 Juni, jam 09.00-10.00 WIB. Cukup bawa buku sendiri ke Lobi Gedung Trisno.

Ekonomi 06 Jun 2026, 19:40 WIB

Makan Bergizi Gratis Bikin APBN Jebol? Ini Jawaban Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Menkeu Purbaya tegaskan program Makan Bergizi Gratis tak ancam APBN, defisit aman 2-3%. Meski ada sentimen negatif, ekonomi kuat. Program libatkan UMKM & disinergikan dengan BI demi stabilitas Rupiah.

Jakarta Selatan 06 Jun 2026, 17:20 WIB

Jadwal HBKB Rasuna Said Minggu Ini, Ada Cinta Laura hingga Bazar Murah!

HBKB Rasuna Said dimulai Minggu, 7 Juni 2026 pukul 05.30-09.00 WIB. Acara dimeriahkan Cinta Laura, parade sampah, bazar pangan murah, festival UMKM, ondel-ondel, dan pendaftaran KLG lansia/disabilitas

Bisnis 06 Jun 2026, 16:49 WIB

PNM Bangun Budaya Kerja Apresiatif Lewat PNM Excellence Awards 2026

27 tahun PNM bareng 70 ribu insan luncurkan PNM Excellence Awards 2026. Simak langkah besar bangun budaya kerja apresiatif di sini!

Ekonomi 06 Jun 2026, 16:35 WIB

PNM Siapkan Langkah Transformasi Berbasis Kebermanfaatan yang Berkelanjutan

PNM mulai babak baru transformasi berbasis kebermanfaatan. Temukan strategi pemberdayaan UMKM dan komitmen sosiokultural untuk Indonesia maju!

Gadget 06 Jun 2026, 15:31 WIB

Bocoran Galaxy Z Fold 8 Ultra Muncul di Bluetooth SIG, Samsung Siap Rilis HP Lipat Kasta Tertinggi!

Samsung rilis Galaxy Z Fold 8 standar (desain paspor 201g) & Z Fold 8 Ultra (Snapdragon 8 Elite Gen 5, kamera 200MP) pada 22 Juli 2026 di London guna hadapi Huawei & Apple.

Gadget 06 Jun 2026, 14:42 WIB

Xiaomi 17T, HP Midrange Rasa Flagship yang dengan Sistem Operasi Bersih Tanpa Iklan

Xiaomi 17T rilis Rp8-9 juta dengan Dimensity 8500 (AnTuTu 2M+) & periskop Leica 5x. Diulas GadgetIn, HP 6,59 inci ini punya baterai jumbo 6.500 mAh serta OS bersih tanpa iklan.

Metropolitan 06 Jun 2026, 13:51 WIB

Nggak Hanya di Kalender, Nama-nama Hari ini Juga Jadi Nama Pasar di Jakarta, Ada yang Sudah Tutup

Penamaan pasar di Jakarta ini berdasarkan hari merupakan tradisi yang berkembang sejak masa kolonial.