AYOJAKARTA.COM - Mengikuti seleksi kesehatan untuk masuk sekolah kedinasan bisa menjadi salah satu tahapan yang paling menegangkan.
Tes ini sangat penting karena menentukan apakah calon peserta memiliki kondisi fisik yang sesuai dengan standar yang diperlukan.
Untuk membantu kamu mempersiapkan diri, berikut panduan mengenai apa saja yang diperiksa dalam seleksi kesehatan dan tips untuk lolos seleksi ini.
Dikutip AyoJakarta.com dari video YouTube Putta Perhubungan, Sabtu (8/6/2024) berikut informasi tentang tes kesehatan di sekolah kedinasan.
Tes kesehatan di sekolah kedinasan dilakukan dengan tujuan sebagai berikut:
• Untuk mendeteksi peserta yang memiliki penyakit serius sehingga tidak bisa melanjutkan ke tahapan selanjutnya.
• Untuk mengetahui apakah peserta memiliki pola hidup sehat atau tidak.
• Pendidikan di sekolah kedinasan memerlukan kekuatan fisik dan mental yang prima.
Jenis - jenis tes kesehatan
Baca Juga: ALHAMDULILLAH! KJP Plus Juni 2024 Cair Tanggal Segini, Cair Dobel?
1. Tes Kesehatan Luar (Fisik) yang mencakup beberapa aspek berikut:
- Tinggi Badan harus sesuai dengan persyaratan masing-masing sekolah kedinasan. Jika tinggi badan kurang dari standar, peserta akan langsung gugur.
Tips yang harus dilakukan yaitu rajin berolahraga seperti basket, renang, dan pull-up, serta konsumsi vitamin D untuk meningkatkan pertumbuhan tinggi badan.
- Berat badan harus proporsional dengan tinggi badan.
Tips menambah berat dengan meningkatkan frekuensi makan, konsumsi protein tinggi, hindari minum sebelum makan.
Sedangkan tips mengurangi berat yaitu haurs defisit kalori, rajin berolahraga, hindari makan malam.
- Postur Badan tegap, tidak bungkuk, jari tangan dan kaki lengkap, kaki tidak membentuk huruf X atau O, tidak bertato, pria tidak bertindik, wanita maksimal sepasang tindik.
Tips yang perlu dilakuakn yaitu badan tegap saat pemeriksaan dan hindari gerakan yang bisa merugikan.
- Pemeriksaan mata sesuai dengan persyaratan sekolah kedinasan, tidak boleh buta warna.
Disarankan untuk konsumsi makanan kaya vitamin A, senam mata, lakukan operasi lasik jauh-jauh hari jika perlu.
- Pemeriksaan gigi untuk mengetahui tidak berlubang, tidak berkarang, tidak renggang.
Tips yang disarankan yaitu melakukan perawatan gigi ke dokter sebelum tes, gunakan mouthwash.
- Pemeriksaan pendengaran (THT). Tips yang perlu dilakukan yaitu bersihkan telinga, hidung, tenggorokan sebelum tes.
Baca Juga: Trik Psikologi: 5 Tanda Orang yang Kamu Suka Tidak Tertarik denganmu, Salah Satunya Lama Membalas Pesan
- Varises tidak boleh ada pembengkakan pembuluh darah vena. Lakukan pola hidup sehat, kurangi berat badan, hindari berdiri atau duduk terlalu lama.
- Tensi atau tekanan darah harus normal. Tips tekanan darah rendah yaitu duduk setelah makan, hindari minum kafein malam hari, perbanyak minum air.
Sedangkan tips tekanan darah tinggi mengurangi garam, rajin olahraga, kurangi berat badan.
- Pemeriksaan kulit yaitu bebas dari flek, bekas jerawat, panu, kadas, kurap. Lakukan perawatan ke dokter kulit sebelum tes.
- Pemeriksaan kelamin dan anus dengan kriteria tidak ada penyakit kelamin seperti varikokel, sifilis, atau ambeien. Lakukan pengobatan sebelum tes.
2. Tes kesehatan dalam mencakup beberapa pemeriksaan berikut:
- Tes pemeriksaan darah dengan kriteria ntuk mendeteksi penyakit dan mengetahui fungsi organ. Jaga pola makan dan kesehatan sebelum tes.
- Tes pemeriksaan urine untuk mendiagnosis penyakit saluran kemih dan penggunaan obat terlarang. Hindari obat-obatan terlarang dan jaga kesehatan ginjal.
- Tes Rontgen untuk mendeteksi keluhan paru-paru dan masalah jantung. Tisnya Hindari merokok dan jaga kesehatan paru - paru.
- Tes pemeriksaan detak jantung untuk mendeteksi irama detak jantung, posisi jantung, penebalan otot jantung, dan penyakit jantung.
Disarankan untuk menjada kesehatan jantung dengan olahraga teratur dan pola makan sehat.
Baca Juga: 15 SMP Terbaik di Jawa Timur Selama 6 Tahun Berturut-turut, Rekomendasi Untuk Dipilih Pada PPDB 2024
3. Anamnesis
Anamnesis adalah proses menelusuri riwayat penyakit yang diderita oleh anggota keluarga.
Peserta diminta mengisi form tentang riwayat penyakit turunan seperti hipertensi, diabetes, dan asma.
Seleksi kesehatan sekolah kedinasan sangat penting dan memerlukan persiapan yang matang. Pastikan kamu menjaga pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan kesehatan jauh - jauh hari sebelum tes.
Dengan mempersiapkan diri dengan baik, peluang untuk lolos seleksi kesehatan akan semakin besar.***
Share this article
Berikut ini adalah tiga tips untuk calon taruna agar lolos seleksi kesehatan tes masuk sekolah kedinasan, apa saja?