basarnas
Sampai Malam Ini Basarnas Jakarta Siagakan Tim di Sejumlah Titik Rawan Banjir
Sampai saat ini tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta masih standby di wilayah tersebut sebagai antisipasi apabila ada warga yang membutuhkan evakuasi.
Banjir di Cipinang Melayu, Basarnas Evakuasi 1 Warga Kena Sesak Nafas
Warga Cipinang Melayu sebagian besar sudah ada yang melakukan evakuasi mandiri ke posko pengungsian
Kedinginan dan Lapar Berhari-hari, Ratusan Warga Terjebak di Hutan Cibanung Akhirnya Bisa Dievakuasi
Masyarakat yang terjebak di kawasan hutan tersebut sebanyak 150 orang dan kondisi mereka cukup lemas dan di antaranya sakit. Mereka selama terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor persediaan kebutuhan logistik relatif terbatas, juga curah hujan cenderung meningkat.
Pemilik Gedung Ambruk di Slipi Sedang Diperiksa Polisi
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Teuku Arsya Khadafi mengatakan, pemeriksaan baru bisa dilakukan karena BB tidak berada di Jakarta saat gedungnya roboh.
Pemprov DKI Duga Gedung Roboh di Slipi karena Struktur Pondasinya Rapuh
Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) DKI Jakarta Heru Hermawanto melihat sepintas kondisi bangunan berlantai tiga memang sudah rapuh.
2 Eskavator Bersiap Ratakan Gedung Ambruk di Slipi
Sebelum melakukan pembongkaran, petugas Pemadam Kebakaran bersama Kementerian PUPR terlihat beberapa kali naik crane ke atas untuk menganalisa cara pembongkaran yang rapi.
Kesaksian Pegawai Alfamart, Detik-detik Saat Gedung Roboh di Slipi
Awalnya mendengar suara gemuruh seperti tikus lewat dari atap minimarket, tujuh hingga sepuluh menit sebelum bangunan itu ambruk.
Gedung Roboh di Slipi, 13 Korban Terluka Pegawai Alfarmart Hingga Pengemudi Ojol
Tiga orang dievakuasi mandiri oleh warga dan lima korban yang terjebak di dalam gedung dievakuasi oleh anggota kepolisian. Delapan orang tersebut sebelumnya terjebak di lantai dua gedung pasca-roboh.
Jasa Raharja Santuni Seluruh Korban Bus 'Nahas' Sriwijaya
Jasa Raharja telah menyerahkan santunan ke 10 korban meninggal dunia dengan cara mentransfer dana santunan ke rekening ahli waris, sementara korban lainnya segera menyusul.
Ini Penyebab Bus Sriwijaya yang Terjun ke Jurang di Pagaralam
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyimpulkan penyebab kecelakaan bus Sriwijaya Mitsubishi Fuso BM dengan nomor polisi BD 7031 AU di Kota Dempo Tengah, Pagaralam, Sumatera Selatan, Senin kemarin (23/12/2019). Investigator Sub Komite Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) KNKT Achmad Wildan mengatakan bus mengalami rem blong. Hanya saja, penyebab rem blong bukan lantaran kondisi bus tidak baik. “Bus secara administratif masih laik jalan,” kata Wildan, Rabu (25/12/2019).
Korban Meninggal Bus Sriwijaya Masuk Jurang Bertambah 3 Orang
Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Palembang, Benteng Telau, Rabu (25/12/2/2019), mengatakan, korban terbaru sebanyak tiga orang ditemukan sekitar pukul 10.35 WIB dari dalam sungai dan telah dibawa ke RSUD Basemah Pagaralam. "Namun ketiganya belum bisa teridentifikasi jenis kelaminnya," ujar Benteng sebagaimana dilansir Antara.
Korban Tewas Bus Masuk Jurang di Pagaralam Jadi 25 Jiwa, 7 Sudah Teridentifikasi
Kepala Kantor Basarnas Palembang, Berty DJ Kowaas di Palembang, Selasa menyebutkan, berdasarkan informasi timnya, tercatat 25 korban meninggal dunia dalam kecelakaan bus nahas itu. Berdasarkan data RSUD Besemah Pagaralam, Selasa (25/12), dari tujuh korban meninggal dunia termasuk di antaranya sopir bus atas nama Fery dan kernet bus atas nama Yuda.
Inilah Daftar 13 Nama Korban Selamat Bus Sriwijaya Masuk Jurang
Berdasarkan informasi sementara, bus Sriwijaya Jenis Mitsubishi Fuso nomor polisi Polisi BD 7031 AU dilaporkan sebelumnya mengangkut 27 orang. Namun, bus yang dikendarai sopir bernama Very ini menambah penumpang hingga 54 orang dalam perjalanan.
Bus Sriwijaya Masuk Jurang di Pagaralam Sumsel: 24 Penumpang Tewas, 13 Terluka
Saat ini proses evakuasi masih dilakukan tim SAR gabungan. Tim terdiri dari tim Rescue Pos SAR Pagaralam, Polres Pagaralam, Satpol PP Kota Pagaralam, BPBD Kota Pagaralam, Tagana Kota Pagaralam. Bus yang masuk ke jurang tersebut bernomor polisi BD 7031 AU.