ppdb zonasi bina rw dki jakarta
DPRD DKI Jakarta Minta Evaluasi Penyelenggaraan PPDB
Penyelenggaraan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021 mendapatkan sorotan tajam dari DPRD Provinsi DKI Jakarta. Kebijakan jalu zonasi pada PPDB tahun ini dikeluhkan warga.
PPDB DKI Jakarta: Sekolah Swasta Unggulan Jadi Rebutan
Kritik PPDB tahun ini masif ditujukan ke Pemprov DKI karena menggunakan usia sebagai salah satu syarat.
Jadwal Pendaftaran PPDB Online Zonasi Bina RW
Jalur bina RW ini sendiri dikeluarkan setelah jalur zonasi mengalami pertentangan karena menggunakan usia sebagai syarat seleksi. Kepala Disdik DKI Nahdiana mengakui penambahan kuota bagi warga yang rumahnya dekat dengan sekolah perlu ditambah.
Demo Emak-emak Soal PPDB di DKI Mulai Mendekat Istana Presiden
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di DKI Jakarta 2020 yang memasuki detik-detik akhir masih terus memunculkan keresahan sebagian orangtua murid. Ekspresi keresahan itu diwujudkan dalam aksi demonstrasi.
Ombudsman Sebut Zonasi Bina RW Munculkan Masalah Baru, Ini Penjelasannya!
"Kalau Jakarta mendapatkan kompensasi seperti ini, ini artinya memeberikan justifikasi kepada sekolah-sekolah di daerah-daerah lain untuk menambah rombel," tambahnya.
Kata Mendikbud Soal Zonasi Bina RW PPDB DKI Jakarta
"Jadi penambahan siswa dari standard yang ditetapkan itu boleh. Sepanjang memang ada alasan yang meyakinkan. Misalnya 2 tahun lalu, Surabaya selalu usulkan minta tambah. Jadi bu Risma 2 tahun berturut minta siswa SMP dari 32 menjadi 36. Itu saya perbolehkan, karena kalau tidak, itu kan aspirasi masyarakat untuk masuk sekolah negeri tidak akan tertampung," kata Hamid dalam dalam konferensi pers virtual, Selasa (30/6/2020).
KPAI Sambut Baik Disdik DKI Tambah Jalur Zonasi Bina RW dalam PPDB
Namun, jika seleksi utamanya tetap dengan menggunakan umur lagi, bukan jarak, maka hal ini akan tetap berpotensi anak-anak yang usianya muda juga tidak tertampung di sekolah negeri paling dekat dengan rumahnya