JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta mencatat, komoditas cabai menjadi salah satu penyumbang deflasi dari bahan pangan di Jakarta selama September 2019.
''Dari tujuh kelompok pengeluaran, (cabai) kelompok bahan makanan penyumbang deflasi tertinggi sebesar 1,47 persen,'' kata Kepala BPS DKI Jakarta Buyung Airlangga, Jumat (4/10/2019).
Buyung mengatakan, selama September, cabai mengalami penurunan harga rata-rata dibandingkan Agustus. Komoditas cabai rawit per September sebesar Rp 76.642 per kilogram turun dari Rp 87.416 per kilogram. Kemudian cabai merah turun Rp 71.169 per kilogram dari harga Rp 79.596 per kilogram serta cabai hijau turun Rp 41.301 per kilogram dari harga Rp44.094 per kilogram.
Selain cabai, komoditas lainnya mengalami penurunan harga rata-rata yakni daging ayam ras sebesar Rp 40.261 dari harga Rp 42.388. Kemudian telur ayam ras turun Rp 24.665 dari harga Rp 25.528.
AYO BACA : BI Sebut Cabai Jadi Penyumbang Inflasi Terbesari
BPS DKI Jakarta mencatat, sebagian harga komoditi di Jakarta mengalami penurunan yang menyebabkan deflasi sebesar 0,04 persen selama September 2019.
''Laju inflasi tahunan 2019 mencapai 2,51 persen,'' ujar Buyung.
Sementara, laju inflasi tahunan September 2018 hingga September 2019 mencapai 3,72 persen. Buyung menyatakan, deflasi DKI Jakarta peringkat ketiga jika dibandingkan daerah satelit yang berada di sekitar yakni Kota Depok sebesar 0,25 persen, Kota Bogor sebesar 0,48 persen, Kota Bekasi sebesar 0,06 persen dan Kota Tangerang sebesar 0,03 persen.
''DKI Jakarta menempati urutan 66 dari seluruh kota yang mengalami deflasi,'' pungkas Buyung.
AYO BACA : Pasar Ekspor Terbuka Lebar, Kementan Rangsang Pengembangan Talas Asal Banten
.jpg)
Share this article
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta mencatat, komoditas cabai menjadi salah satu penyumbang deflasi dari bahan pangan di Jakarta selama September 2019. ''Dari tujuh kelompok pengeluaran, (cabai) kelompok bahan makanan penyumbang deflasi tertinggi sebesar 1,47 persen,'' kata Kepala BPS DKI Jakarta Buyung Airlangga, Jumat (4/10/2019).