progres vaksin merah putih
Vaksin Merah Putih Ditargetkan Dapat Izin Darurat Juni 2022
Vaksin Merah Putih Ditargetkan Dapat Izin Darurat Juni 2022
VAKSIN COVID-19: Apa Kabar Vaksin Merah Putih? Ini Perkembangannya!
“Mengecek bagaimana kesiapan dari Universitas Airlangga untuk segera memproduksi Vaksin Merah Putih ini. Targetnya adalah Desember ini. Ini construction, adenovirus, spike, and RBD di Februari 2021 dan ini bisa dipercepat, lalu clinical trial di sekitar Mei dan Juni 2021,” jelas Ghufron dalam diskusi virtualnya di YouTube FMB9ID_IKP, Jumat (13/11/2020).
Survei KedaiKOPI: Vaksin Merah Putih Diyakini akan Akhiri Covid-19
Survei KedaiKOPI: Vaksin Merah Putih Diyakini akan Akhiri Covid-19
November, Vaksin Merah Putih Disuntik ke Hewan
"(mutasi) virus ini lebih menular lebih ganas. walaupun itu belum ada bukti scientific yang kuat," ucapnya.
Vaksinasi Covid-19 Kemungkinan Lebih Dari Sekali Tiap Individu
"Untuk menunjang produksinya, selain Bio Farma yang tahun depan berencana memproduksi 250 juta dosis pertahun, kami dalam konsorsium vaksin merah putih juga akan mengundang beberapa perusahaan farmasi swasta untuk ikut memproduksi vaksin Covid-19," jelasnya.
Pemerintah Gandeng Perusahaan Swasta Produksi Vaksin Covid-19
"Sejauh ini sudah ada tiga perusahaan yang potensial, tapi tentunya mereka harus segera mengurus izin ke BPOM untuk mengurus penbuatan vaksin yang baik. Mereka juga harus menyiapkan line of production khusus untuk vaksin Covid-19 ini," jelasnya.
Gunakan Bibit Virus di Indonesia, Vaksin Merah Putih Bakal Diproduksi Massal Tahun Depan
"Bibit vaksin yang dikembangkan menggunkaan isolat virus yang berkembang di Indonesia. Sehingga kita berharap vaksin merah putih cocok untuk menjaga daya tahan tubuh WNI dari Covid-19," ujarnya.
Pengembangan Vaksin Merah Putih Capai 50 Persen, Akhir Tahun Diujicoba Pada Hewan
"Tadi pagi kami sampaikan kepada bapak Presiden bahwa lembaga Eijkman sudah memulai upaya pengembangan vaksin merah putih dengan platform protein rekombinan. Saat ini prosesnya sudah mencapai 50%," kata Bambang di Istana Bogor, Rabu (9/9/2020).