TEBET, AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Indonesia terus mengembangkan Vaksin Merah Putih untuk mengatasi pandemi Covid-19. Pada akhir tahun ini, pemerintah berharap ada kemajuan dalam pengembangan Vaksin Merah Putih yang saat ini sedang memasuki tahapan uji pra klinis.
Sehingga, nantinya pada triwulan I tahun 2021 dapat dilakukan uji klinis tahap pertama. Hal ini disampaikan oleh Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi Penanganan Covid-19, Ali Ghufron Mukti.
AYO BACA : Belajar dari Pandemi, Saatnya Manusia Kembali Menghargai Kehidupan dan Kesehatan
“Mengecek bagaimana kesiapan dari Universitas Airlangga untuk segera memproduksi Vaksin Merah Putih ini. Targetnya adalah Desember ini. Ini construction, adenovirus, spike, and RBD di Februari 2021 dan ini bisa dipercepat, lalu clinical trial di sekitar Mei dan Juni 2021,” jelas Ghufron dalam diskusi virtualnya di YouTube FMB9ID_IKP, Jumat (13/11/2020).
Dia mengatakan target untuk produksi massal Vaksin Merah Putih akan terjadi pada Desember 2021. Ghufron menjelaskan, Vaksin Merah Putih dikembangkan dengan menggunakan platform yang berbeda.
AYO BACA : Uji Coba Vaksin Besutan Oxford dan AstraZeneca Masuki Tahap 90 Persen
“Ini dikembangkan tidak hanya oleh Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, tetapi juga dikembangkan oleh beberapa pihak lain, seperti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), UI, ITB, UNAIR, dan UGM,” katanya.
Dia berharap, Vaksin Merah Putih yang dikembangkan sendiri oleh bangsa Indonesia diharapkan bisa lebih manjur dan aman dibandingkan vaksin buatan luar negeri. Sebab, kata Ghufron, pengembangannya diambil dari virus yang bersirkulasi di Indonesia.
“Vaksin Merah Putih yang masih dikembangkan ini merupakan simbol kemandirian bangsa. Masyarakat diharapkan dapat menerima Vaksin Merah Putih dengan baik. Sehingga, kegiatan perekonomian dapat kembali berjalan seperti sebelum pandemi Covid-19,” lanjut dia.
“Kita juga berharap bahwa Indonesia itu mampu untuk bisa menghasilkan dan berinovasi vaksin Covid-19, vaksin anak bangsa, yaitu Vaksin Merah Putih yang tentu terjaga keamanannya. Kemudian herd immunity, lalu mengembalikkan perekonomian masyarakat dan kita harapkan vaksin yang dikembangkan ini memang efikasinya tinggi kemudian juga tentu halal. Kemudian bisa terjangkau dan lebih murah dan aman,” tegas Ghufron.
AYO BACA : Uji Coba Vaksin Besutan Oxford dan AstraZeneca Masuki Tahap 90 Persen

Share this article
“Mengecek bagaimana kesiapan dari Universitas Airlangga untuk segera memproduksi Vaksin Merah Putih ini. Targetnya adalah Desember ini. Ini construction, adenovirus, spike, and RBD di Februari 2021 dan ini bisa dipercepat, lalu clinical trial di sekitar Mei dan Juni 2021,” jelas Ghufron dalam diskusi virtualnya di YouTube FMB9ID_IKP, Jumat (13/11/2020).