AYOJAKARTA.COM - Usai tragedi maut KA Argo Bromo vs KRL di Stasiun Bekasi Timur, Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan membangun flyover atau jalan layang guna menutup perlintasan sebidang kereta api di kawasan tersebut.
Sebagai informasi, telah terjadi tragedi maut KA Argo Bromo vs KRL pada Senin, 27 April 2026.
Insiden ini diduga dipicu tertempernya taksi Green SM yang mogok diperlintasan sebidang.

"Pemkot Bekasi minta dibuatkan flyover, dan bilang untuk keperluan kereta api dan sangat mendesak, saya setuju langsung dari bantuan presiden," ujar Prabowo ketika menjenguk korban kecelakaan di RSUD Kota Bekasi, Jawa Barat pada Selasa, 28 April 2026.
Prabowo diketahui tiba dilokasi sekitar pukul 08.39 WIB.
Dikutip ayojakarta.com dari situs resmi Sekretariat Kabinet RI, Prabowo langsung menuju poli bedah dan tuang perawan Bougenville.

Prabowo pun menyampaikan duka cita yang mendalam atas tragedi ini, dan menginstruksikan agar perawatan para korban optimal hingga pulih.
"Saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi, atas nama pemerintah, kita segera akan mengadakan investigasi kejadian," bebernya.***

Share this article
Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan membangun flyover atau jalan layang guna menutup perlintasan sebidang kereta api di kawasan tersebut.