OGAN KOMERING ULU, AYOJAKARTA.COM - Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Teddy Meilwansyah melakukan penandatanganan kerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta dalam bidang pendidikan.
Peresmian kerja sama tersebut juga dihadiri oleh Asisten I Indra Susanto, Asisten II Hasan, Asisten III Romson Fitri, Kepala Dinas Pendidikan OKU Kadarisman, Kadin Kominfo Mirdaili, Kepala BKPSDM Nanang Nurjaman, Kepala Bapenda Priyatno Darmadi, hingga Kepala Bepelitbangda Yoyin Arifianto.
Penandatanganan ini untuk menghasilkan dokter-dokter berprestasi dari daerah yang merupakan arahan Presiden RI, Prabowo Subianto sekaligus salah satu program dalam kampanyenya.
Saat kampanye Teddy Meilwansyah bercita-cita ingin memberikan beasiswa kedokteran untuk anak-anak di Kabupaten OKU yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Programnya tersebut pun sejalan dengan arahan Prabowo Subianto yang meminta agar dilakukan percepatan menambah dokter hingga 100 ribu orang karena kekurangan.
Demi menindaklanjuti kerja sama ini maka Teddy Meilwansyah pun melakukan sosialisasi kepada semua Kepala Sekolah di Kabupaten OKU agar siswa berprestasi bisa ikut tes di UIN Jakarta pada Juni 2026.
“Pemda OKU mendukung penuh instruksi Bapak Presiden Prabowo yang menginginkan percepatan penambahan dokter di Indonesia sehingga terciptalah program Gapai Mimpi Wujudkan Harapan Jadi Dokter Untuk OKU Maju dan Terdepan Beasiswa Kedokteran,” katanya.
Dia pun menjelaskan cara menemukan siswa berprestasi untuk mendapatkan beasiswa kedokteran dengan mengirim surat kepada Kepala Sekolah di Kabupaten OKU.
Syarat siswa yang diajukan yaitu berprestasi dalam hal pendidikan tapi berasal dari keluarga tidak mampu sehingga bisa dibantu oleh pemerintah.
“Kemudian masuk ke dalam persyaratan seleksi, setelah itu tim akan turun langsung mengecek anak-anak tersebut hingga mencapai 20 orang untuk di bawa ke UIN untuk dididik menjadi dokter,” ucap Teddy Meilwansyah.
Dia juga menegaskan jika program beasiswa kedokteran gratis ini akan dijalankan secara adil tanpa adanya unsur KKN sehingga yang mendapatkannya memang layak.
Agar program ini tepat sasaran dia pun menetapkan sejumlah syarat yang harus dipenuhi seperti peserta merupakan siswa kelas XII SMA swasta maupun negeri di Kabupaten OKU.
Lalu berprestasi dalam di tingkat kabupaten/provinsi/nasional dan internasional, berasal dari keluarga kurang mampu, WNI, memiliki KTP/KK di Kabupaten OKU, berdomisili di Kabupaten OKU setidaknya tiga tahun, dan bersedia mengikuti pendidikan sampai dengan selesai.
“Pada intinya jika nilai pelajaran Biologi, Kimia dan Bahasa Inggris 80 dan tidak mampu bisa ikut,” ucap Teddy Meilwansyah.
“Semoga dengan program ini Kabupaten OKU tidak lagi kekurangan dokter, dan memang dokter keluaran UIN asal OKU dapat bekerja dengan baik dan memang dapat mengabdi untuk OKU,” lanjutnya
Share this article
Pemkab OKU kerja sama dengan UIN Jakarta membuka beasiswa kedokteran gratis bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.