JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Panther, mobil yang sudah akrab dengan keluarga Indonesia sejak tahun 1990-an, kini hanya sedang menjaga penjualan hingga saat nanti regulasi baru hadir. Jika regulasi baru sudah terbit, akan memaksa Panther harus berhenti produksi.
PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) fokus pada pengembangan Isuzu MU-X, merupakan generasi terbaru jenis mobil SUV. MU-X menjadi andalan menggantikan peran Panther di pasar otomotif.
AYO BACA : Panasonic – Toyota Siap Luncurkan Baterai Mobil Listrik Berbentuk Kotak
General Manager Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) Attias Asril menjelaskan, regulasi yang akan datang, kendaraan sudah harus menggunakan mesin Euro4, sementara Panther masih menggunakan mesin berteknologi Euro2.
Jika memang prinsipal dari Jepang menginginkan untuk mengembangkan mobil ini, IAMI sebagai agen pemegang merek di Indonesia akan siap untuk menjalankan.
AYO BACA : PT APL Bangun Warehouse Rp 300 Miliar di Jababeka
\"Kalau kita bicara Panther itu masalahnya tidak hanya mesin, kita ketahui mobil ini memang yang masih tersedia itu hanya di Indonesia. Kalau di Filipina itu sudah beralih ke MU-X dan prinsipal sepertinya akan fokus ke mobil SUV itu,\" ucap dia.
Jika melihat data penjualan, Isuzu Panther itu hanya mencapai volume sekitar 60-an unit per bulan dan jika dilihat selama perjalanannya satu tahun itu hanya di angka 763 unit. Isuzu Panther terakhir kali mendapatkan sentuhan pada 2013 lalu, itu pun berupa sentuhan ringan pada desain dan sama sekali tak ada ubahan pada sektor mesin.
Attias menambahkan, jika Isuzu memaksakan untuk mengembangkan Panther, itu akan memakan biaya yang besar, adapun saat ini versi terbaru juga sudah terisi oleh Isuzu MU-X.
AYO BACA : Rumitnya Isi Formulir Pajak, Coba Aja Pakai Hipajak
![Isuzu Panther Grand Touring. [Dok Isuzu Astra]](https://cdn.ayojakarta.com/fill/1200:675/medias/2025/08/20/24123-isuzu-panther-grand-touring.jpg)
Share this article
Panther, mobil yang sudah akrab dengan keluarga Indonesia sejak tahun 1990-an, kini hanya sedang menjaga penjualan hingga saat nanti regulasi baru hadir. Jika regulasi baru sudah terbit, akan memaksa Panther harus berhenti produksi.