AYOJAKARTA.COM - Ramai viral kasus bullying bocah oleh remaja hingga tersetrum, Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin bersama jajarannya, diketahui membesuk korban di kediamannya pada Jumat, 12 Juni 2026.
Bocah berusia enam tahun ini, merupakan korban perudungan dua remaja di Taman Kramat Pulo, Minggu, 7 Juni 2026 lalu.
Sudin Tamhut dan Satpol PP serta pengurus lembaga masyarakat agar rutin melakukan pengawasan di ruang publik

Sebagai informasi, ketika kejadian Wildan ditemukan pingsan akibat tersengat listrik di salah satu tiang dalam areal Taman Kramat Pulo. Wildan pun dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk mendapatkan pertolongan medis.
Arifin yang datang menjenguk, bersyukur melihat kondisi kesehatan Wildan yang semakin membaik.
"Alhamdulilah, saya sempat bercengkrama dengan Wildan yang terlihat ceria. Senang berinteraksi saat kami datang ke rumahnya. Insya Allah, kesehatan ananda semakin membaik," ujar Arifin.
Ditegaskan Arifin, dirinya sudah mengintruksikan tim medis Puskesmas Kecamatan Menteng untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan fisik Wildan.
"Saya juga minta psikolog dari rumah sakit untuk terus melakukan pemulihan psikis Wildan. Kami juga memberikan sedikit bantuan bagi orang tua untuk membantu selama proses pemulihan," ungkapnya.

Menurut Arifin, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, sudah menegaskan tidak ada ruang untuk kasus perundungan di kota Jakarta. Untuk itu, Arifin meminta warga Jakarta Pusat memberikan edukasi agar tidak melakukan aksi perundungan. ***

Share this article
Ramai viral kasus bullying bocah oleh remaja hingga tersetrum, Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin bersama jajarannya, diketahui membesuk korban di kediamannya pada Jumat, 12 Juni 2026.