AYOJAKARTA.COM – Pada bulan kedua periode penyaluran tahap ketiga atau Juli-September, kabar baik mulai menyapa KPM bansos PKH atau BPNT.
Selain karena proses Ground Checking atau Uji Petik yang saat ini telah berjalan, kabar baik bagi para KPM bansos PKH atau BPNT juga karena adanya sejumlah rencana penyesuaian.
Beberapa penyesuaian tersebut, menurut Kemensos perlu dilakukan guna memastikan peruntukan dan ketepatan program bagi para KPM bansos PKH atau BPNT.
Baca Juga: KPM Terima Saldo Rp2,1 Juta di KKS, Apakah Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Sudah Cair? Ini Penjelasannya
Salah satu upaya pemerintah untuk mempercepat proses penyaluran bansos reguler bagi KPM adalah dengan melakukan pemanfaatan teknologi digital.
Adapun jenis pemanfaatan teknologi digital yang direncanakan akan diterapkan Kemensos bagi para penerima bansos adalah penggunaan Payment ID.
Payment ID merupakan sistem keuangan yang mengacu pada kepemilikan Nomor Induk Kependudukan atau NIK masing-masing calon KPM.
Dengan adanya penggunaan metode baru tersebut, seluruh rekam jejak transaksi keuangan digital setiap KPM dapat terintegrasi ke pemilik identitas.
Bukan hanya dompet elektronik dan transaksi pinjol, Payment ID juga memungkinkan riwayat transaksi berbasis elektronik terbaca secara lebih jernih.
Selain bermanfaat untuk memastikan penggunaan dana bansos, hasil integrasi dan penggunaan NIK juga dapat mengetahui riwayat transaksi keuangan.
Pengaplikasian Payment ID, juga disebut-sebut akan membawa dampak jera bagi KPM bansos PKH atau BPNT yang mengalokasikan dana bantuan untuk judi online.
Melalui sistem penyaluran terbaru tersebut, dana bantuan sosial bagi masing-masing KPM akan lebih mudah tersalurkan kepada para penerima.
Para KPM bansos PKH atau BPNT yang telah melalui prose verifikasi, akan secara otomatis menerima pemberitahuan melalui perangkat digitalnya setelah dana bansos disalurkan.
Berbekal informasi tersebut, setiap KPM bansos dapat segera melakukan transaksi yang tujuannya sejalan dengan peruntukan bantuan.
Saldo bantuan digital yang dialokasikan oleh penerima untuk Deposit ke akun judi online, akan membuat status kelayakannya sebagai KPM dipertanyakan.
Baca Juga: Cek Fakta! Status PKH BPNT Tahap 3 di Sistem SIKS-NG - Ini yang Sebenarnya Terjadi Agustus 2025
Disamping memastikan efisiensi, rencana penggunaan Payment ID sebagai proses penyaluran bansos juga akan memangkas waktu tunggu bagi para KPM.
Terkait dengan pelaksanaan uji coba penyaluran bansos menggunakan Payment ID, Kemensos akan memulai rencana tersebut pada 17 Agustus 2025 mendatang.
Untuk memastikan uji coba penerapan Payment ID sebagai metode salur bansos reguler dapat berjalan baik, Saifullah Yusuf akan terlebih dahulu mengoptimasi data penerima.
Pernyataan tersebut disampaikan Mensos saat mengunjungi Sekolah Rakyat yang berada di kawasan Jakarta Selatan pada Sabtu, 9 Agustus akhir pekan lalu. ***
Share this article
Salah satu upaya pemerintah untuk mempercepat proses penyaluran bansos reguler bagi KPM dengan melakukan pemanfaatan teknologi digital